MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 26 Juli 2018 12:59
Selamatkan Uang Pensiun, Pemko Restui Dua Terdakwa Korupsi Pensiun Dini

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dua pejabat teras pemko, Kasman dan Mahmudi dikabarkan mengajukan permohonan pensiun dini. Setelah keduanya menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, Selasa (24/7).

Keduanya didakwa atas dugaan korupsi dalam pembangunan Terminal Induk Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani kilometer 6. Dengan nilai kerugian negara ditaksir mencapai Rp1,6 miliar.

Proyek itu dikerjakan dari tahun 2013 sampai 2015. Dengan alokasi dari APBD mencapai Rp24,5 miliar. Saat proyek berlangsung, Kasman menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin. Sementara Mahmudi adalah PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) proyek.

Menyandang status ASN (Aparatur Sipil Negara), kasus tersebut bakal berdampak serius. Seandainya nanti dijatuhi vonis bersalah, maka keduanya bisa dipecat. Bukan cuma karir yang berakhir. Segala fasilitas yang diberikan pemerintah bakal dihapuskan.

Salah satu bentuk fasilitas itu berupa uang pensiun. Demi menyelamatkan uang hari tua tersebut, keduanya mencoba mengusulkan pensiun dini kepada wali kota. Sebagai antisipasi jika hakim ternyata tak berpihak kepada nasib mereka.

Dikonfirmasi kemarin (25/7), Plh (Pelaksana Harian) Sekdako Banjarmasin, Hamdi membenarkannya. Dia juga tak menyangkal latar belakang permohonan tersebut. "Kalau kami menghalang-halangi pensiun dini mereka, kasihan juga," ujarnya.

Intinya, pemko merestui permohonan tersebut. Tentu tak semudah dan secepat itu. Diingatkan Hamdi, keduanya adalah pejabat Eselon IV. Artinya, dikabulkan atau tidak tergantung pada pemerintah pusat. Bukan semata-mata keputusan pemerintah daerah.

"Kalau karirnya sudah setinggi itu, harus menunggu persetujuan pusat. Yang bisa saya katakan sekarang, permohonan itu sedang diproses," imbuh Asisten II Ekonomi dan Pembangunan tersebut.

Ditekankannya, pemko menyetujui permohonan tersebut bukan hanya karena faktor kedekatan atau belas kasihan. Hamdi menegaskan, persyaratan minimal untuk pensiun dini telah dipenuhi Kasman dan Mahmudi.

ASN boleh mengajukan pensiun dini jika telah berumur 50 tahun. "Atau masa kerjanya sudah menginjak 25 tahun. Kedua syarat ini sudah mereka penuhi. Jadi pemko tak bisa melarang," terangnya.

Hamdi berharap, proses pensiun dini itu lekas rampung. Dia juga mendoakan agar jalan persidangan takkan berlarut-larut. "Apalagi status keduanya sekarang menjadi tahanan kota. Tentu tak mudah menghadapinya," ujarnya.

Saat kasus ini pertama kali mencuat, pemko telah menyatakan sikap. Bahwa kasus ini bukan tindak pidana korupsi. Melainkan kelalaian administrasi yang bisa diselesaikan lewat ganti rugi.

Pemko juga pernah menawarkan bantuan pendampingan hukum kepada Kasman dan Mahmudi. Belakangan hari, ternyata mereka lebih memilih untuk menyewa pengacara pribadi. "Tapi saya jamin, pemko takkan mengintervensi persidangan. Apapun keputusan hakim nanti kami terima," pungkasnya.

Sekarang, Kasman masih aktif berdinas sebagai Kepala Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Banjarmasin. Sedangkan Mahmudi sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Banjarmasin.

Diwartakan sebelumnya, kuasa hukum terdakwa, Jabir Fakhri tidak memberikan eksepsi atas pembacaan dakwaan. Terdakwa ketiga juga hadir. Yakni Fahmi Nurrahman sebagai kontraktor proyek.

Kasus ini bermula dari temuan auditor. Spesifikasi pekerjaan proyek tidak sesuai dengan yang tertera pada perjanjian kontrak. Setelah dihitung BPKP, muncul angka kerugian negara sebesar Rp1,6 miliar. Ketiganya sudah coba mengembalikan sebagian uang tersebut. Menyisakan sekitar Rp1,2 miliar. (fud/at/nur/ema)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Sebulan Diburu, Jambret ini Akhirnya Berhasil Diringkus

BANJARMASIN - Kerja keras selama sebulan, akhirnya berbuah manis. Personel Opsnal Polsekta Banjarmasin…

Selasa, 18 September 2018 09:58

Hery Sasmita Peluk Erat H Jainuri Saat Pemeriksaan

MARABAHAN - Pengadilan Negeri Marabahan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus pemukulan yang dilakukan…

Senin, 17 September 2018 13:03

NGERII..!! Orang Gila Mengamuk di PAUD, Begini Kejadiannya

BATULICIN - Warga sekitar lingkungan PAUD Ikhlas Membangun di Desa Sungai Danau Kecamatan Satui, mendadak…

Senin, 17 September 2018 12:59

Dibom 31 Kali Setiap Hari, Pilot Heli Sampai Geleng-Geleng

Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru selalu menjadi medan perang antara api dan pemadam. Api tak…

Senin, 17 September 2018 11:53

Asik Mabuk, Tiga Remaja Diamankan

BANJARBARU - Meski masih tergolong anak di bawah umur, ironisnya tiga remaja berinisial AH, 14, NIR,…

Senin, 17 September 2018 10:05

Sisir Jalan Dianggap Rawan, Belasan Pemuda Mabuk Dijaring

BANJARMASIN - Belasan pemuda terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar jajaran Polsekta…

Senin, 17 September 2018 09:45

Pejabat Polda Kalsel Pantau Personel yang Bertugas di Lombok

BANJARMASIN- Jajaran Polda Kalsel bertolak meninjau langsung personel yang ditugaskan ke Lombok NTB,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .