MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 06 Agustus 2018 13:14
Pameran Seni Rupa Metamorfosis: Hargai Proses, Jangan Minta Murah
PERLU PROSES: Komunitas Borneo Art Enthusiast (Bartiast) menggelar pameran bertajuk metamorfosis. Mereka menyentil penikmat dan pelaku seni rupa agar lebih menghargai proses kreatif dari pembuatan sebuah karya. | Foto: Donny Muslim/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Pameran Metamorfosis menyentil pelaku dan penikmat seni rupa. Membuktikan bahwa proses kerja karya seni membutuhkan waktu panjang plus menguras tenaga. Tidak sekonyong-konyong selesai instan, dan dihargai ongkos murah.

DONNY MUSLIM, Banjarmasin

Pameran ini digagas oleh kumpulan perupa dari komunitas Borneo Art Enthusiast (Bartiast). Dibuka di Kafe Liwi's Bandarmasih dari Sabtu (4/8) hingga 12 Agustus mendatang. Totalnya ada sebelas perupa.
Karya seni mereka ditempel di dinding kafe berlatar putih. Tentu saja pameran menampilkan beragam aliran. Seperti portrait realistic, hyper realistic, surrealistic, botanical, hingga lettering.

Pementasan karya bertajuk Metamorfosis sebenarnya berasal dari persoalan para penikmat seni rupa minim di Kota Banjarmasin, dan minim apresiasi. Utamanya ketika ingin membeli karya seni dari para perupa. Sering kali diminta gratis, atau dihargai dengan harga murah. “Padahal, waktu dan tenaga habis banyak,” ungkap Ketua Bartiast, Tytae Djamal. “Kalau peralatan gambar sebenarnya nggak masalah. Intinya, kami ingin masyarakat lebih menghargai karya seni rupa di sini," tambahnya.

Karya-karya yang ditampilkan otomatis memamerkan perubahan skill dari para perupa dari waktu ke waktu. Ambil contoh, karya milik Tytae yang menggambar tokoh Lord Of The Rings, Legolas dengan aliran portrait realistic. Sosok fiksi karangan J.R.R Tolkien ini digambarnya sejak tahun 2006. "Terus diperbaharui. Sampai terakhir saya gambar tahun 2018 ini. Saya pengin menampilkan proses karya yang baik itu tidak instan," ujarnya.

Pameran ini juga bertujuan untuk memberikan dorongan semangat kepada pelaku seni rupa Kota Banjarmasin. "Kami ingin di sini pelaku seni rupa juga menghargai sebuah proses. Ambil kasus, baru belajar tiga bulan, jangan disama-samain dengan yang sudah bergelut dunia seni rupa selama tujuh tahun," ujarnya.

Menurutnya, kesalahan bukanlah menjadi sesuatu yang buruk jika para perupa memang baru belajar. Intinya ingin ditekankan hargailah sebuah proses kreatif seni rupa yang memerlukan waktu dan tenaga.(dom/at/dye)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 11:17
Mengikuti Trail Pustaka, Terobosan Dispersip Kalsel Menyebar Virus Membaca di Pelosok Kalsel

1 Motor Bawa 200 Buku, Menembus Akses Sulit di Pelosok

Akses kepada buku masih sangat kurang bagi anak-anak di pelosok.…

Selasa, 25 Juni 2019 11:58
Abdulrahman, Loper Koran Km 33 dalam Kenangan Para Kenalannya

Dikenal Rajin ke Masjid, Paksakan Bekerja Meski Kaki Patah

Pelintas Jalan A Yani Km 33, Banjarbaru tidak akan lagi…

Senin, 24 Juni 2019 11:18
Nasib Madihin di Tangan Anak Muda

Lebih Menghibur karena Dimainkan Ramai-ramai

Sekilas, penampilan Sabtu (22/6) malam itu mirip teater rakyat. Ternyata…

Senin, 24 Juni 2019 09:07
DI BALIK MENIPISNYA LAHAN PERTANIAN GAMBUT

GAMBUT TAK DIJUAL..! Kecuali Harganya Cocok

Gambut pernah menjadi lumbung padi yang menyangga kebutuhan pangan Kalimantan…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:49
Mengenal Ahmad Ahdal, Siswa MAN ICT yang Jago Kimia dan Hafal Quran 30 Juz

Murajaah di Sela Waktu Belajar, Tiga Semester Selesaikan Hafalan

Sorot mata optimis terlihat dari pandangan Ahmad Ahdal (15), wakil…

Jumat, 21 Juni 2019 16:00
Alana Ramadhan Supit Bikin Berlepotan Wajah Ketua DPRD Kota Banjarmasin

Ditayangkan di YouTube, Batasi Pegang Handhpone

Alana Ramadhan Supit justru tak tertarik mengikuti jejak sang bunda…

Jumat, 21 Juni 2019 10:39
Melihat Aktivitas Perajin Perahu Kayu di Desa Tapus Kabupaten HSU

Penjualan Jukung Tembus Sampai ke Singapura

Seni membuat jukung mulai hilang dari tradisi Urang Banjar. Padahal,…

Rabu, 19 Juni 2019 11:32

Tren ASN Minta Mutasi di Kantor-kantor Pemerintahan

Dengan berbagai alasan, para aparatur sipil negara (ASN) di Banua…

Rabu, 19 Juni 2019 11:28
Judinor, Petani Hortikultura yang Mengubah Lahan Pertanian Menjadi Objek Wisata

Awalnya Tak Seberapa, Sekarang Bisa Pekerjakan 12 Pemuda Desa

Apa yang dilakukan Judinor mungkin bisa ditiru. Petani kelahiran 1975…

Selasa, 18 Juni 2019 12:27
Melihat Penerapan Aturan Baru bagi Ojek Online

Lebih Aman, Penumpang Tidak Was-was

Peraturan Menteri Perhubungan No 118/2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*