MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Selasa, 07 Agustus 2018 09:12
Buah Kerja Keras, Fantastic Four Jadi Jawaban
SEJARAH: Tim basket putra SMKN 3 Banjarmasin tampil impresif dalam gelaran Honda DBL South Kalimantan Series 2018 tahun ini.

PROKAL.CO, Bagaikan mimpi menjadi kenyataan, SMKN 3 Banjarmasin sukses mengguratkan tinta emas. Dalam kompetisi basket tingkat pelajar Honda DBL South Kalimantan Series 2018 tahun ini skuat asuhan Kembarul Yaqin sukses menembus babak fantastic four.

Sejak keikutsertaan dalam kompetisi akbar tingkat pelajar se-Indonesia 2010 silam. Skengha, julukan SMKN 3 Banjarmasin yang kala itu masih dibesut Rizal bisa dikatakan hanya sebagai tim pelengkap. Dua tahun pertama 2010 dan 2011 seakan menjadi awal perjalanan sekolah yang bermarkas di Jalan Pramuka tersebut.

Mulai berbenah, setelah absen tiga tahun. Skengha coba mendatangkan pelatih muda bernama Muhammad Kembarul Yaqin. Pelatih yang kini berusia 24 tahun itu secara perlahan membangun fudamental tim.

Hasilnya cukup berhsil, setelah vakum tiga tahun. 2015 menjadi awal kebangkitan Skengha. Yaqin sukses mengantarkan anak asuhnya melaju ke babak 16 besar. Masih konsisten, di tahun berikutnya torehan di tahun sebelumnya kembali tercapai meski gagal melangkah lebih jauh.

Prestasi Skengha sempat anjlok di tahun 2017 silam. Sial bagi mereka, bersua dengan tim kuat SMAN 1 Banjarbaru di fase awal. Namun, hal tersebut tentu tidak boleh menjadi alasan. "Kami mulai berbenah dengan serius sejak kegagalan total di series 2017," ungkap Yaqin.

Persiapan matang mulai dilakukan. Latihan yang biasanya hanya dijalani dua  sampai tiga kali sepekan. Demi, meraih prestasi tertinggi di Honda DBL. Latihan ekstra mereka jalani. Bahkan sampai lima kali dalam sepekan.

Suka duka memang banyak dijalani, akan tetapi yang selalu menjadi permasalahan tim sekolah dari kejuruaan adalah praktik kerja lapangan. Mengingat tahun ini seluruh pemain dari kelas X,XI hingga XII diperbolehkan turut serta.

"Bagi siswa kelas X mungkin masih bisa mengikuti latihan rutin, berbeda dengan kelas XI yang sudah memasuki praktik kerja lapangan dan XII yang fokusnya tentu akan terbagi dengan ujian kelulusan," ucap pelatih yang juga alumni SMA PGRI 4 Banjarmasin itu.

Benar saja, salah satu pebasket Skengha yang sukses menjadi bagian first team Honda DBL South Kalimantan Series tahun ini, Muhammad Noor Zeini mengaku harus pintar membagi waktu selama latihan.

Kewajibannya sebagai seorang siswa kelas XII yang akan menghadapi ujian nasional tentu tidak boleh dipinggirkan. "Meski baru saja duduk di kelas XII, belajar dan berlatih menjadi satu kesatuan yang tidak boleh terpisah," terang Zeini.

Terlebih selama proses latihan, Ia juga masih berada dalam situasi praktik kerja lapangan. Tentu menjadi pengorbanan besar baginya membagi waktu berlatih dan menjalani rutinitasnya sebagai anak magang.

Menyoal perjalanan Skengha di Honda DBL tahun ini tentu tak berjalan dengan mulus. Menjadi laga pembuka di hari perdana, mental bermain skuat asuhan Kembarul Yaqin tentu langsung dipacu. Sempat tertinggal, Skengha sukses menjungkalkan lawan dari Kabupaten Tanah Laut, SMAN 1 Pelaihari dengan keunggulan dua bola 29-25.

Di babak selanjutnya, perjuangan keras dilalui Zaini dkk. Menghadapi SMKN 1 Banjarmasin kemenangan kedua kembali diraih dengan kemenangan tipis 18-16. Begitu juga di babak big eight, SMKN 5 Banjarmasin menjadi korban selanjutnya  dengan angka 36-32.

Perjalanan fantastis mereka harus terhenti di fantastic four. SMAN 1 Banjarbaru kembali menjadi momok. Tanpa ampun finalis Honda DBL South Kalimantan Series 2018 itu memupus harapan Skengha dengan angka 57-35.

Meski tumbang, pencapaian tahun ini merupakan pencapaian terbaik Skengha yang akan menjadi sejarah sekolah kejuruan itu di kompetisi Honda DBL.

"Kami dari pihak sekolah tentu sangat mengapresiasi usaha serta perjuangan seluruh anak-anak maupun pelatih yang sukses menciptakan sejarah bagi SMKN 3 Banjarmasin dalam kompetisi basket pelajar terbesar se-Indonesia ini," ucap Kepala SMKN 3 Banjarmasin, H Muryadi.

Karena dukungan pihak sekolah sendiri lah, perlahan Skengha mulai menunjukkan bahwa mereka bukan sekedar pelengkap. "Motivasi terus diberikan mulai dari pihak guru, senior hingga para alumni yang selalu mengingatkan bahwa berlatihlah seperti bertanding dan bertanding lah seperti berlatih," ungkap Yaqin kembali.

So, menarik untuk melihat kiprah tim basket putra SMKN 3 Banjarmasin di periode Honda DBL South Kalimantan Series edisi selanjutnya. Mampukan mereka mempertahankan takhta sebagai wakil fantastic four atau mam melangkah lebih jau lagi?


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*