MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 Agustus 2018 10:46
Terancam Kehilangan Hak Suara, 1.655 Penghuni Lapas Galau
PENGHUNI LAPAS: Komisioner KPU Banjarmasin memberi penyuluhan pada warga binaan Lapas Teluk Dalam, kemarin. KPU sedang menelusuri data penghuni lapas terkait ribuan warga binaan yang belum memperoleh hak mencoblos. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin dikejar waktu. Dua pekan lagi, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 disahkan. Sementara masih ada 1.655 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Teluk Dalam yang status hak pilihnya masih menggantung.

UNTUK memperoleh hak suara, syaratnya simpel. Sodorkan KK (Kartu Keluarga), e-KTP, atau akta kelahiran. Sekurang-kurangnya menunjukkan Suket (surat keterangan sementara untuk identitas diri). Namun, bagi narapidana atau tahanan di Lapas Teluk Dalam, masalahnya menjadi tidak sederhana.

"Ketika masuk penjara, mereka tidak membawa barang apapun. Boro-boro membawa dokumen kependudukan," kata Koordinator Program dan Data KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Perempuan berkerudung itu harus bolak-balik masuk lapas. Meminta warga binaan untuk menitipkan fotokopi dokumen kependudukan kepada kerabat yang datang menjenguk. Maklum, KPU sedang diburu waktu. Sebelum Idul Adha, DPT sudah ditetapkan.

Sedangkan di Lapas Teluk Dalam, masih ada ribuan orang yang belum memiliki hak suara. Data awal yang diterima KPU mencatat ada 2.684 penghuni lapas. Dengan prediksi 829 diantaranya telah tercatat sebagai pemilih di Banjarmasin. Atau ada 1.855 penghuni lapas yang status hak suaranya masih kabur.

Dalam proses input data ke Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih), aplikasi khusus yang dibangun KPU, tersaring hingga tersisa 2.383 saja. Selisih ini muncul karena Sidalih secara otomatis mencoret data yang dobel atau ganda. "Atau baru 728 penghuni lapas yang hak pilihnya sudah aman. Masih ada 1.655 penghuni lapas yang statusnya kosong. Dalam artian, NIK-nya harus dicari. Mereka belum terdaftar sebagai pemilih," bebernya.

Lantas, apakah dua pekan cukup untuk mengejar ribuan data tersebut? Rahmi tergagap. "KPU sekarang berharap besar dengan bantuan lapas dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk membantu pencarian data ini," tukasnya.

Dugaan sementara, dari pihak lapas menginformasikan sekitar 2.200 warga binaan mereka sudah tercatat sebagai warga Banjarmasin. Dugaan inilah yang sedang ditelusuri KPU.

Bukan hanya lapas di Jalan Sutoyo S itu yang harus dipikirkan KPU. Diprediksi, ada ribuan warga Banjarmasin yang sedang mendekam di lapas atau rutan tersebar di kabupaten tetangga.

Rahmi menerima informasi, hampir 700 warga Banjarmasin saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas Khusus Narkotika Karang Intan, Kabupaten Banjar. Status mereka juga sama galaunya dengan penghuni lapas di Banjarmasin. "Nah, bagaimana nasib mereka," tukasnya.

 

Bakal Jadi Masalah Belakangan Hari

SLAMET masih lama mendekam di Lapas Teluk Dalam. Masa hukumannya baru berakhir pada Desember 2020. Artinya, saat Pemilu 2019 digelar, dia masih berstatus narapidana.

Tercatat sebagai warga Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Barito Kuala, Slamet tampak setengah pasrah dengan hak suaranya. "Saya sudah pasti tidak bisa mencoblos untuk DPRD Batola," ujarnya.

Slamet tidaklah sendiri. Dia hanya satu contoh. Ada banyak warga dari Hulu Sungai dan pesisir Banua yang sedang mendekam di penjara ini.

Lelaki 46 tahun itu juga melihat, KPU terlalu menyepelekan permasalahan. Menurutnya, hanya hak suara untuk pemilihan capres-cawapres dan DPR RI yang aman. Selebihnya masih membingungkan. "Sebab, untuk DPRD provinsi ada dua dapil. Ada Dapil Kalsel I dan II. Kabupaten dan kotanya terpisah-pisah. Nah, ini bagaimana? Apakah mengikuti Dapil dari TPS atau Dapil dari alamat asal," tukasnya.

Pada Pemilu 2019, untuk pertama kalinya, Indonesia menggelar lima pemilu serempak. Pemilu yang paling akbar. Lantaran memilih presiden dan wakilnya, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten atau kota sekaligus.

Slamet sudah mengutarakan keresahannya kepada KPU. Namun, jawaban yang dia terima belum memuaskan. "Ini bakal jadi masalah," tukasnya.(fud/at/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:49

Ramah Tamah, Paman Biri Sambut Hangat Kedatangan Unsur Forkopimda

BANJAR - Pangdam VI / Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto terkesan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:35

Karyawan 15 Bulan Belum Terima Gaji, PT BIM Juga Diincar Kejaksaan Banjar

MARTAPURA – Perseroan Terbatas Banjar Intan Mandiri atau PT BIM…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

Dulunya Fan, Sekarang Dia Menjadi Bagian Penting Dalam Tim Barito

Berkat ilmunya, Dayan tak lagi menyaksikan laga Barito Putera dari…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:43

Serius, Atlet Dayung PODSI Ketika Jalani Sesi Latihan Jelang POPDA

BANJARMASIN – Atlet dayung Persatuan Olahraga Dayung seluruh Indonesia (PODSI)…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:16

Pastikan Tidak Ganggu Masyarakat, Polsek Banjarbaru Datangi Peternakan

BANJARBARU – Memasuki musim hujan, anggota Polsek Banjarbaru Timur gencar…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:05

Nadjmi Kukuhkan Brigade Bebas Nafza Cempaka

BANJARBARU - Sadar akan maraknya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:28

Target Retribusi Sampah Naik, DLH Jamin Retribusi Sampah Tidak Dinaikkan

BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin menaikkan target PAD (Pendapatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .