MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 Agustus 2018 14:50
Demi Makan Gratis, Ada Warga yang Rela Berjalan Kaki Jauh

40 Ribu Porsi Makanan Dihidangkan

GAYENG, RAMAI: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bertepuk tangan saat seekor burung merpati yang sebelumnya dilepas bersama-sama ke udara, kembali dan bertengger di kepala Komandan Korem 101/Antasari yakni Kolonel Inf Yudianto Putra Jaya pada pembukaan Hari Jadi Ke-68 Provinsi Kalsel, Kamis (9/8) kemarin. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Nursyarifah melangkah bergegas. Membawa gadis kecilnya, warga Kuin Selatan ini jauh-jauh berjalan kaki sejak pagi buta, untuk menghadiri Hari Jadi (Harjad) Pemprov Kalsel ke-68 di Taman Siring Nol Kilometer, kemarin (9/8) pagi.

Motivasinya sederhana: tak ingin ketinggalan menyantap makanan gratis. Dengan menu-menu yang bervariatif. Ratusan masyarakat berjejal ikut berebut makanan yang sudah disiapkan.

Ia memilih menu masakan khas Banjar. Ikan patin dengan siraman gangan (kuah) keladi. Bersama anaknya, ia menyantap dengan lahap sambil duduk lesehan di trotoar Siring 0 Kilometer.

“Harus nunggu sampai jam 11 baru bisa dapat makanan. Tadi desak-desakan jadi harus menunggu dulu mengantre,” kata Nursyarifah. Ini merupakan kali kedua ia datang ke acara Harjad Provinsi Kalsel.

Menurutnya, sosok Paman Birin sangat merakyat dengan menggelar agenda makan-makan bersama di Harjad Pemprov Kalsel. “Sebelumnya, jarang ada yang seperti begini. Mudah-mudahan tiap tahun terus berlanjut. Senang bisa makan-makan gratis,” tandasnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Kalsel, Kurnadiansyah mengatakan, sebanyak 60 stan dan 40.000 porsi santapan (bukan 4.000 porsi seperti yang diberitakan kemarin) disiapkan untuk mewarnai pesta rakyat di Harjad Provinsi Kalsel kali ini.

Stan-stan diisi oleh masing-masing Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemprov Kalsel. Plus diikuti juga oleh masing-masing pemerintah daerah.

“Menu utamanya rata-rata nasi kuning dari berbagai lauk, nasi kebuli, soto Banjar, dan sate. Itu yang disiapkan masingmasing SOPD Pemprov Kalsel,” kata Kurnadiansyah.

Seperti stan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel. Mereka menyediakan 1.350 porsi makanan, mulai dari nasi kuning hingga sate. Atau stan dari Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel yang menyediakan nasi kuning itik Gambut berbungkus daun pisang. “Langsung ludes. Nggak sampai satu jam. Antusias sekali masyarakat,” kata Sekretaris Dishut Kalsel, Rahmaddin.

Stan dari 13 kabupaten dan kota lain lagi ceritanya. Mereka menyiapkan santapan khas dari daerah masing-masing. Ambil contoh Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang menghidangkan menu Ketupat Kandangan. Atau, Kabupaten Tabalong yang menyiapkan makanan khas Paliat, hidangan ikan segar dengan siraman santan kental, serta Kotabaru yang menyediakan pundut nasi dan telur asin.

Sekdakab Kotabaru, Said Akhmad yang ditemui Radar Banjarmasin tengah berada di stand Kotabaru mengatakan, meski Kotabaru kaya akan hasil lautnya, tapi juga banyak memiliki makanan khas tradisional. 

“Khas Kotabaru bukan hanya hasil laut saja, tapi juga kaya makanan khas lainnya, salah satunya ya pundut nasi dan telur asin,” ujarnya.

Di pesta rakyat ini Said Akhmad mengatakan, sudah menyiapkan seribu pundut nasi. Bagi masyarakat yang ingin mencoba bisa datang ke stand Kotabaru.

“Kita sengaja datangkan orang yang membuat pundut nasi dari Kotabaru,” ucapnya seraya tersenyum. (dom/gmp/by/ran)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .