MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 Agustus 2018 15:15
Ini Penyebab Wisata Danau Sekarang Kurang Diminati Pengunjung
LENGANG: Kondisi Danau Caramin terlihat sepi, pengunjung yang datang pun tak sampai puluhan orang. | Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Masa kejayaan wisata danau di Banjarbaru nampaknya sudah habis. Semakin hari jumlah wisatawan yang berkunjung terus berkurang, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Seperti halnya Danau Seran. Kini, jumlah wisatawan yang datang bisa dihitung dengan jari. Padahal, tahun lalu selalu dikunjungi ratusan hingga ribuan orang saban harinya. Rabu (8/8) kemarin, saat Radar Banjarmasin berkunjung ke sana, danau bekas galian itu tampak lengang. Saking sepinya, salah seorang penjaga parkir terlihat tertidur di pos; tempat pengambilan karcis.

Sementara itu di lokasi parkir, cuma terlihat dua mobil dan lima sepeda motor yang terparkir. Menengok ke lokasi danau, pengunjung yang datang hanya sekitar belasan orang.

“Beginilah kondisi Danau Seran sekarang. Setiap harinya mungkin hanya dikunjungi puluhan hingga ratusan orang. Padahal, tahun lalu bisa sampai ribuan,” kata Abdul Hadi, selaku pengelola.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 02 Kelurahan Palam ini mengungkapkan, pengunjung mulai sepi sejak awal 2018. Dia menduga menurunnya minat masyarakat berwisata ke danau eks tambang intan milik PT Galuh Cempaka tersebut, lantaran kalah bersaing dengan tempat wisata baru yang mulai bermunculan.

“Sekarang ‘kan banyak destinasi wisata yang bermodal besar, seperti halnya waterpark dan lain-lain. Masyarakat lebih memilih ke sana, karena sudah bosan ke sini,” ungkapnya.

Padahal, dia menyebut banyak wahana yang sudah mereka sediakan untuk menarik minat pengunjung. Mulai dari perahu itik, puluhan ayunan yang ada di pulau dan beberapa lokasi untuk berfoto. “Kami tak henti-hentinya memikirkan hal baru untuk diaplikasikan ke danau, agar pengunjung tak bosan datang ke sini,” ucapnya.

Kondisi yang tak jauh berbeda juga dialami wisata danau lainnya: Danau Caramin. Bahkan, kemarin sore tampak tak ada satu pun pengunjung yang terlihat. Danau yang berlokasi di Jalan Guntung Manggis itu terlihat sepi, hanya ada tiga orang pengelola yang sedang tidur-tiduran di pos jaga.

Khairil, salah seorang pengelola mengatakan, Danau Caramin mulai sepi sejak awal tahun ini. Setiap harinya hanya dikunjungi puluhan orang. “Beda dengan tahun lalu, setiap hari didatangi ratusan pengunjung. Apalagi ketika hari libur, bisa ribuan orang yang datang,” katanya.

Dia menduga menurunnya minat masyarakat berwisata ke danau yang dibuka pada tahun 2017 itu, juga dikarenakan kalah bersaing dengan sejumlah destinasi wisata baru. “Sekarang ‘kan banyak tempat wisata, jadi masyarakat lebih memilih ke sana. Sudah bosan ke sini,” ujarnya.

Mereka sendiri tidak bisa berbuat apa-apa, untuk kembali menarik minat para pengunjung. “Kami mengelola danau ini secara swadaya, jadi tidak punya banyak anggaran guna menambah wahana permainan supaya pengunjung tidak bosan,” ungkap Khairil.

Meski dikelola seadanya, dia yakin masih banyak masyarakat yang ingin berkunjung ke Danau Caramin. “Nanti yang sudah bosan, pasti sewaktu-waktu ingin ke sini lagi. Sebab, di sini pemandangannya indah. Wisatawan bisa menikmatinya dengan menyewa perahu yang sudah kami sediakan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru Hidayaturrahman mengaku heran, kenapa tempat wisata danau peminatnya bisa berkurang. “Padahal wisata yang baru muncul di Banjarbaru tidak terlalu banyak. Kok, destinasi danau bisa sepi,” katanya.

Ditanya, apa support yang diberikan Pemko Banjarbaru untuk para pengelola wisata danau. Dia enggan menjawabnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 13:04

Ujian Kompetensi Wartawan, Hendro Beberkan Materi Tahun Depan Akan Semakin Sulit

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel setiap tahun memperbaiki kualitas wartawan.…

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .