MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 13 Agustus 2018 14:15
Berbincang dengan Komunitas Cosplay Kandangan, Pamerkan Cosplay sambil Silaturrahmi
HOBI KEREN: Komunitas Cosplay Kandangan bergaya di sebuah spot foto di Kandangan, Hulu Sungai Selatan. | Foto: Salahudin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Tidak semua hobi yang disalurkan berakhir negatif, ada juga yang berakhir dengan kegiatan positif. Seperti yang dilakukan komunitas Cosplay Kandangan.

SALAHUDIN, Kandangan

COSPLAY atau hobi menirukan karakter anime atau tokoh super hero saat ini tak hanya ada di kota-kota besar. Di Kandangan Hulu Sungai Selatan, komunitas cosplayer juga berkembang.

Komunitas Cosplay Kandangan yang awalnya bernama Daikokuten Cosplay Kandangan ini pertama kali dibentuk awal tahun 2018 tadi.

Pendirinya adalah Muhammad Fajar Singgih (25), seorang wiraswasta muda.

Fajar – panggilan Muhammad Fajar Singgih menceritakan memiliki hobi yang bisa dibilang tak murah ini sejak kecil suka melihat tokoh super hero dan saat sudah dewasa ingin mengekspresikan kegemarannya terhadap tokoh tersebut.

“Awalnya dulu suka tokoh power ranger dan sejenisnya,” aku pengusaha ayam geprek ini kepada Radar Banjarmasin.

Hobi ingin memakai pakaian atau kostum super hero ini pun akhirnya kesampaian setelah pria kelahiran Agustus 1992 ini memiliki uang cukup untuk membeli satu kostum saja yang bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 juta.

“Belinya dari situs online. Pertama kali beli kostum Kamen Rider Eternal sekitar Rp 1,5 juta,” ucapnya.

Seiring berjalan waktu, kini Fajar kini sudah memiliki enam kostum. Yaitu Kamen Rider Dark Kabuto, Kamen Rider Dark Kiva, Spiderman 2, Gokaiger dan Kuga. “Paling mahal yang dibeli saat ini kostum Gokaiger harganya sekitar Rp 4,5 juta,” tuturnya.

Dari beberapa kostum cosplay yang dimilikinya, Fajar pun mengajak teman-teman dekatnya untuk mendirikan komunitas cosplay di Kandangan di awal tahun 2018 tadi. “Sekarang anggotanya sudah ada delapan orang dari berbagai profesi,” imbuhnya.

Keanggotaan komunitas ini tidak memiliki syarat khusus, cukup hanya menjadi penggemar cosplay saja. Siapa saja bisa bergabung dalam komunitas ini.

Namun, umumnya penggemar cosplay adalah para remaja hingga dewasa yang berusia 16-30 tahun. Mereka memiliki kesamaan hobi mengoleksi dan mengumpulkan referensi perkembangan terbaru tentang cosplay.

Sejak komunitas Cosplay Kandangan ini dibentuk, berbagai kegiatan postif sudah dilakukan Fajar bersama teman-temannya untuk membangun banua.

Mulai dari melakukan kegiatan berbagai sosial sampai ikut memeriahkan acara membaca saat gerakan nasional orang tua membaca buku (Gernas Baku) yang dilaksanakan Pemkab HSS. “Kegiatan sosialnya mulai dari bagi takjil dan kegiatan positif lainnya dilakukan Cosplay Kandangan,” ucap Fajar.

Setiap bulannya, komunitas Cosplay Kandangan ini rutin melakukan pertemuan di Taman Palidangan, Jalan Pemuda, Kandangan. Mereka bersilaturahmi dengan mengenakan cosplayer dan berkeliling di sejumlah jalan protokol. Sembari itu, mereka membahas aksi sosial atau kegiatan positif apa yang akan dilakukan.

“Dalam sebulan bisa tiga sampai empat kali berkumpulnya,” katanya.

Supaya kegiatan komunitas Cosplay Kandangan lebih menginspirasi, dalam waktu dekat bersama dengan para dermawan akan berbagi sembako dan lainnya untuk membantu warga kurang mampu.

“Waktunya masih dibicarakan, semoga dalam waktu segera dapat dilaksanakan,” ujar Fajar.(by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 05 September 2018 11:13

Jean, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Menang Lomba Monolog di Aceh

Kamera dokumentasi sudah dimatikan. Sebagian penonton juga telah beranjak pulang. Juri pun tampak capek.…

Selasa, 04 September 2018 13:18

Jasa Datu, Perguruan Kuntau yang Sudah Eksis 32 Tahun Lamanya

Pencak silat sedang naik daun di Asian Games 2018. Di Banua, para pendekar silat ternyata sudah lama…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:36

"First Love Never Die"

Hermansyah memutuskan tinggal di panti jompo atas pilihannya sendiri. Sebaliknya, Yulia terpaksa minggat…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:33

Yulia Minggat karena Merepotkan

Hermansyah boleh dibilang beruntung. Masih bisa berkumpul keluarga. Masuk panti pun juga atas pilihan…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .