MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 14 Agustus 2018 12:49
Mahathir Muhammad, Siswa asal Tanah Laut yang Berhasil Juara Rubik Pakai Kaki

10 Besar di 2017, Medali Emas di 2018

JUARA: Mahathir Muhammad meraih medali emas World Cube Association Speedcubbing Competition 2018. | Foro: Ardian Hairiansyah

PROKAL.CO, Prestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) ini tergolong luar biasa. Dia berhasil menjadi juara pada kejuaraan rubik internasional di Surabaya. Dia menyusun rubik dengan kakinya.

Adalah Mahathir Muhammad. Putra pasangan Zainal Ilmi dan Herlinawaty itu berhasil mengungguli 100 peserta lain, dari Indonesia, Amerika Serikat serta Selandia Baru dalam Kompetisi World Cube Association Speedcubbing Competition 2018 di Ciputra World Surabaya, Minggu (12/8).

 

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Komunitas Rubik Indonesia atau NSA (Nusantara Speedcubing Community) dan didukung oleh WCA (World Cube Association) itu merupakan kompetisi rubik nasional dan terakbar di Indonesia. Mahathir meraih medali emas pada kategori 3x3 with feet atau menyusun rubik menggunakan kaki dan medali perunggu untuk kategori Square 1.



Sebelumnya Mahathir juga pernah pernah ikut lomba yang sejenis pada tahun 2017. Saat itu ia hanya masuk 10 besar dari 100 orang peserta lain. Tentu, belajar dari pengalaman tersebut, Mahathir terus berusaha untuk memperbaiki peringkat dan mencari informasi lomba rubik lain dengan bantuan internet. “Setelah mendapat persetujuan dari madrasah, lalu saya mendaftar,” ujar Mahathir.


Mahathir menggeluti permainan rubik sejak duduk di bangku SD dan terus berlatih secara otodidak untuk meningkatkan speed saat menyusun rubik. "Saya juga belajar dengan menonton video dari para pemain rubik dunia yang telah memenangkan banyak kejuaraan," katanya.


Kepala MAN ICT Kalimantan Selatan Hilal Najmi merasa bangga dengan siswanya itu. Hilal berharap, prestasi Mahathir dalam lomba World Cube Competition dapat diikuti siswa lain.

"Karena pihak sekolah konsisten mendukung pengembangan seluruh minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa, sebab setiap siswa memiliki bakat serta potensi yang berbeda-beda," tutupnya.(ard/ij/bin)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*