MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 21 Agustus 2018 08:58
Berbicara Bisnis dengan Pedagang Hewan Kurban Jelang Iduladha

Datangkan dari Madura, Jual Tak Pakai Medsos

SIGAP: Hakim, pekerja yang berada di Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarmasin, bersiap mengganti air minum sapi-sapi yang ditanganinya. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Hari raya Iduladha jadi momen paling ditunggu pedagang hewan kurban. Mereka menangguk keuntungan dari penjualan sapi dan kambing.Tak tanggung, omzetnya capai miliaran rupiah.

ENDANG dan WAHYU RAMADHAN, Radar Banjarmasin.

Wartawan yang menemui beberapa orang pedagang sapi kurban di Banjarmasin. Salah satunya adalah H Budi Wijaya. Pedagang sapi kurban ini mendatangkan sapi kurban dari Madura. Tak tanggung-tanggung jumlah sapi yang didatangkan musim kurban ini mencapai 300 ekor. “Alhamdulillah biasanya terjual semuanya,” kata Budi.

Dia mengatakan bisnis daging kurban adalah bisnis keluarga. Ada yang diserahi mengelola sapi potong yang dijual setiap hari kepada pedagang, ada juga yang mengelola sapi kurban.

Biasanya kata Budi sapaan akrab pria berkacamata ini, dia sengaja berangkat ke Madura beberapa bulan sebelumnya untuk memilih sendiri sapi-sapi yang akan didatangkan. Pasca Idulfitri, sapi-sapi ini dikirim dari Madura ke Banjarmasin. Setibanya di Banjarmasin, semua hewan itu langsung dikarantina oleh pihak berwenang untuk menjalani pemeriksaan. “Nanti sapi-sapi itu diberi surat keterangan kesehatan,” ujar pria kelahiran 2 April 1971 ini.

Berapa harga sapi yang dia jual?

Budi mengatakan harga bervariasi. Mulai harga Rp12,5 juta hingga puluhan juta. Tergantung besar kecilnya sapi. “Setiap tahun harga sapi memang naik, tapi tidak banyak, paling-paling Rp500 ribu, tidak terlalu mempengaruhi pasar,” ucapnya.

Cara pemasaran Budi pun tergolong cukup sederhana. Tidak lewat media sosial (medsos). Dia hanya menawarkan langsung kepada masyarakat yang akan melaksanakan kurban. Atau lewat telepon. Karena kebetulan usahanya sudah lebih dari 50 tahun, tentu banyak memiliki langganan.

Kalau langganan yang baru ada yang datang langsung ke kandang yang berada di Jalan Veteran Kompleks Al Anshar RT 29 Banjarmasin TImur maupun di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Banjarmasin Selatan. “Jualannya masih pakai cara tradisional, enggak lewat online,” ucapnya seraya tersenyum.

Ditanya berapa omzet yang bisa diraih, Budi hanya tersenyum. Namun jika diasumsikan harga sapi yang dijual rata-rata Rp15 juta, dikalikan 300 ekor. Total penjualan yang bisa diperoleh sekitar Rp4,5 miliar.

Hampir serupa dengan Budi, Suhidi juga mengaku sudah menyiapkan 30 ekor pada lebaran tahun ini. Setiap lebaran, pedagang hewan kurban ini selalu mengalami peningkatan permintaan. Banyaknya pembelian membuat harga sedikit dinaikan. Tapi tidak banyak. Hanya sekitar Rp500 ribu saja.

“Meski mengalami kenaikan, alhamdulillah sapi milik saya yang saya datangkan dari Madura habis terjual semua,” katanya.

Warga Jalan Sultan Adam, Banjarmasin Utara ini mencontohkan, hewan kurban per ekor 210 kilo atau dengan berat daging 70 kilogram harganya pada tahun sebelumnya seharga Rp14 juta sekarang naik menjadi Rp14,5 juta. Begitu pula sapi yang beratnya 240 kilogram per ekor yang semula Rp15 juta menjadi Rp15,5 juta.

“Kenaikan itu lantaran banyaknya permintaan masyarakat yang ingin membeli hewan kurban,” ucapnya.

Selain Suhidi, ada pula Hakim. Hakim, bekerja di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH), Banjarmasin. Lelaki yang sudah bekerja selama lebih dari tiga tahun ini juga menuturkan pengalamannya terkait memelihara sapi.

Sembari menambah air minum untuk sapi-sapi di kandang, Hakim mengatakan bahwa para pekerja yang bergelut di dunia hewan berkaki empat dan bertenaga yang cukup besar seperti sapi, tentu pernah mengalami tendangan dan ditanduk.

“Ditendang, atau di seruduk itu sudah biasa. Sebenarnya, ada cara yang dipercaya cukup ampuh kalau mau mengobati,” ungkapnya, kepada Radar Banjarmasin, Senin (20/8) siang.

Caranya, sangat sederhana. Yakni dengan mengoles bekas tendangan atau tandukan sapi dengan air liur sapi. Menurut kepercayaan masyarakat atau pekerja di kawasan RPH, hal itu merupakan sebuah kepercayaan yang sudah mendarah daging.

“Boleh percaya, boleh juga tidak. Tapi, bagi saya pribadi yang cukup sering merasakannya, ‘obat tradisional’ itu cukup mujarab,” tuntasnya.

Di RPH Banjarmasin, harga sapi bervariasi. Mulai dari belasan hingga puluhan juta per ekor. Tergantung dengan berat sapi yang dijual. Sebagai contoh, untuk jenis sapi Limosin, dijual dengan harga sekitar Rp 50juta bahkan lebih. (gmp/war/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 14:37
Parlementaria

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA dan PPAS 2020

PARINGIN – Rapat paripurna ke 19 masa sidang kedua tahun…

Selasa, 23 Juli 2019 10:04

Enam Hari "Banyu Mati" di Banjarmasin, Inilah Wilayah yang Terdampak

BANJARMASIN - PDAM Bandarmasih mulai bersiaga. Memasuki kemarau, Banjarmasin kerap…

Selasa, 23 Juli 2019 09:49

Makin Bikin Betah, 'Perpus Palnam' Tuai Pujian Pengunjung

BANJARMASIN - Apa yang dilakukan SMA IT Ukhuwah Banjarmasin ini…

Selasa, 23 Juli 2019 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

Kabupaten Layak HAM Disosialisasikan

BATULICIN - Bagian Hukum Setda mengadakan Sosialisasi Kabupaten Layak Hak…

Selasa, 23 Juli 2019 09:18

Pemkab Ramaikan Festival Banjar 2019

BATULICIN - Pemkab Tanbu menampilkan produk unggulan dari industri Usaha…

Selasa, 23 Juli 2019 09:15
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Membuka Harganas Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor menghadiri sekaligus membuka…

Selasa, 23 Juli 2019 09:13
Pemko Banjarbaru

Fungsikan KIA Layaknya ATM

BANJARBARU - Disdik Kota Banjarbaru punya banyak rencana dengan kehadiran…

Selasa, 23 Juli 2019 09:10
Pemko Banjarbaru

Salat Subuh Berjamaah Bersama Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah menghadiri dan…

Selasa, 23 Juli 2019 08:46

Kecewa Saat Bertemu Grab dan Go-Car, Driver Online: Mereka 'Enggak Nyambung'

BANJARMASIN - Buntut unjuk rasa driver online, kemarin (22/7) di…

Selasa, 23 Juli 2019 08:33

Diprotes Bawaslu, Pleno KPU Terpaksa Ditunda, Pengamat: Komunikasi KPU-Bawaslu Tak Berjalan Sejak Awal

BANJARMASIN – Rapat Pleno penetapan perolehan suara kursi parpol dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*