MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 27 Agustus 2018 11:10
Festival Budaya Pasar Terapung Diklaim Naikkan Kunjungan Wisata
LEBIH BANYAK DITONTON: Seorang peserta dalam pawai budaya dan fashion carnival di Banjarmasin, kemarin. Pengunjung yang datang diklaim lebih banyak dari even serupa tahun lalu.| Foto: M Azhar/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengklaim, even Festival Budaya Pasar Terapung di Kalsel, mampu mendongkrak kunjungan wisatawan hingga 13 persen.

Menurutnya, aktivitas dalam Festival Budaya Pasar Terapung semakin tahun semakin banyak. Sehingga menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung khususnya para wisatawan untuk datang melihat langsung. “Banyak hal yang baru disajikan. Secara garis besar, kenaikan kunjungan wisatawan ke Kalsel dari 2016-2017 sebesar 13 persen. Ini sesuatu yang cukup positif dan sangat baik,” terang Esthy kemarin.

Dia mengapresiasi berbagai kegiatan baru pada Festival Budaya Pasar Terapung yang sudah berjalan sebanyak 11 kali ini. Seperti lomba memasak di atas sungai. “Ini menandakan pemerintah daerah terus berinovasi,” tukasnya.

Tugas pemerintah daerah tinggal mengemas cara promosi agar wisatawan yang datang semakin banyak. Pasalnya, yang disasar tak hanya wisatawan nusantara. Namun, menyasar wisatawan mancanegara. "Tanpa promosi, orang tak tahu ada even unggulan,” tekannya.

Senada, Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris yang menutup secara resmi Festival Budaya Pasar Terapung 2018 kemarin menuturkan, even ini harus dilakukan lebih profesional lagi, baik dari segi promosi maupun kemasannya.

Ia menilai, perkembangan pariwisata dapat dilihat dari banyaknya orang berkunjung dan lamanya wisatawan tinggal. Sehingga efek dominonya adalah, potensi ekonomi di Kalsel akan tumbuh. “Ini yang harus disasar, tidak hanya sekedar mengembangkan pariwisata, tapi kita juga harus mengembangkan potensi ekonomi yang ada,” kata Haris.

Di sisi lain, target pengunjung yang datang di Festival Budaya Pasar Terapung tahun ini untuk wisatawan nusantara mencapai 20 ribu dan untuk wisatawan mancanegara sebanyak 1.000 orang. Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Heriansyah menyebut, kunjungan wisatawan tersebut tak bisa dihitung langsung secara ril.

Angka baru bisa didapat melalui Badan Pusat Statistik dan hitungan dari tiket pesawat orang dari daerah luar yang masuk ke Kalsel. “Saya yakin target kunjungan wisatawan tersebut terpenuhi. Contohnya tadi malam ketika Rossa tampil. Pengunjung sangat membeludak,” yakin Heri.

Tak hanya itu, Heri menyatakan pada hari terakhir kemarin dengan rangkaian kegiatan pawai budaya dan fashion carnival, pengunjung yang datang jumlahnya jauh lebih banyak dari even serupa tahun lalu. Ya, kemarin siang Jalan Sudirman Banjarmasin dipenuhi masyarakat hanya untuk menyaksikan fashion carnival dan pawai budaya.

Sebanyak 31 peserta dengan kostum menarik, ditunggu-tunggu pengunjung. Panitia juga menyuguhkan parade sepeda antik, becak hias hingga parade acil jukung pasar terapung. Fashion carnival ini sendiri mengadopsi Jember Fashion Carnaval yang saat ini menjadi even unggulan Jember. “Fashion carnival ini salah satu magnet kunjungan para wisatawan. Selain berkunjung untuk melihat budaya pasar terapung yang disajikan di Sungai Martapura, masyarakat juga tertarik melihat fashion carnival ini,” tandas Heri. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:17

Sudah 29 Kotak Suara Ditemukan Rusak Dalam Proses Perakitan

MARABAHAN - Dijaga pihak kepolisian, Proses perakitan kotak suara terus…

Jumat, 15 Februari 2019 15:13

Salut!! Tradisi Bahalarat Masih Eksis di Ulu Benteng

MARABAHAN - Memasuki musim tanam, Warga Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:32

Tak Main-main, Pengkot PTMSI Tunjuk Pelatih dari Binpres

BANJARMASIN – Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengkot…

Jumat, 15 Februari 2019 11:48

TAK DIBAYAR..! Ini Ternyata Motivasi Petugas Haul Abah Guru Sekumpul

MARTAPURA – Haul Ke-14 Abah Guru Sekumpul digelar 9-10 Maret…

Jumat, 15 Februari 2019 11:46

BANUA PEDIA: Kambang Sarai, Kerajinan Spesialis Acil Kampung Kembang

MARTAPURA – Ada istilah kambang barenteng dan kambang sarai. Keduanya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:44

BANUA PEDIA: Legenda Nini Randa, Nenek Moyang Parentengan Kampung Bunga Bincau

MARTAPURA – Sebagian besar bunga yang dijajakan di pasar, sekitar…

Jumat, 15 Februari 2019 11:41

Kapolda Kalsel Terjun ke Lapangan Pantau Logistk Pemilu 2019

BANJARMASIN - Kiriman surat suara pertama tiba di Pelabuhan Trisakti,…

Jumat, 15 Februari 2019 11:39

Berikut Desa Pengasil Kembang di Kabupaten Banjar

MARTAPURA – Sentra kembang Kabupaten Banjar sering disebut kampung kembang.…

Jumat, 15 Februari 2019 11:33

Kecewa Berat, Caleg Sebut Bawaslu Tebang Pilih Dalam Menindak

Baliho milik Partai Nasdem diturunkan di Amuntai. Semua pihak bersuara,…

Jumat, 15 Februari 2019 11:12

BANUA PEDIA: Mengenal Istilah Kambang Barenteng Khas Martapura

MARTAPURA – Kabupaten Banjar punya Kampung Kembang. Dari situ mengemuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*