MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 05 September 2018 11:46
Dollar Naik, Belum Tentu Eksportir Sawit Untung
BAKAL MELONJAK: Pelabuhan peti kemas Trisakti di Banjarmasin. Selain Trisakti, dua pelabuhan lain yang melayani pengiriman komoditas ke luar negeri ada di Satui Tanah Bumbu dan Tarjun Kotabaru.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang hampir mencapai Rp 15.000 per dolar, memberi dampak positif bagi eksportir. Meski demikian, perusahaan pengekspor minyak mentah sawit di banua tak sepenuhnya setuju hal itu.

"Kenaikan nilai tukar mata uang dolar terhadap rupiah saat ini, tidak serta merta berdampak pada keuntungan yang diperoleh oleh kami di PT GHN (Golden Hope Nusantara). Inti bisnis kami adalah ekspor refined products dari CPO dan keuntungan sangat tergantung kepada harga penjualan secara keseluruhan," ujar Humas Mimanas Group Clara kepada Radar Banjarmasin, Selasa (4/9) malam kemarin.

Dia menambahkan, yang nyata kenaikan dolar berdampak pada pengeluaran perusahaan. "Juga memasukkan faktor-faktor pengurang seperti biaya produksi, tingkat suku bunga pinjaman dalam mata uang Dolar AS dan biaya-biaya lainnya," ujarnya.

Sekadar diketahui, GHN adalah perusahaan pabrik minyak CPO yang berada di Pulau Laut. GHN adalah salah satu perusahaan besar yang masuk dalam grup Minamas.


Di Indonesia sendiri ada tiga ribu perusahaan sawit itu termasuk perkebunan rakyat. Dengan hasil produksi 42 juta Ton produksi minyak sawit mentah, 31 juta Ton atau 73 persen diantaranya terserap di pasar ekspor.

Kepala Bagian Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Tofan Mahdi menyebutkan hal itu tidak signifikan. “Yang harus disadari melemahnya nilai tukar rupiah itu menyebabkan meningkatnya biaya-biaya produksi, overhead cost yang dikeluarkan perusahaan dan lainnya juga naik,” kata Tofan yang dihubungi melalui telepon genggamnya, kemarin (4/9).

Kenapa bisa begitu? Menurutnya, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tentu akan mendorong meningkatnya laju inflasi. “Apabila harga-harga naik, pastinya karyawan juga menuntut kenaikan gaji, inilah dampaknya terhadap perusahaan,” jelasnya.

Belum lagi ditambah dengan keperluan perusahaan untuk membayar pinjaman bank. Karena kata Tofan, hampir sebagian besar perusahaan itu memiliki pinjaman di bank yang beberapa dalam bentuk dolar. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar pinjaman bank pasti akan berdampak terhadap suku bunga pinjaman.

“Salah satu cara yang paling efektif untuk mengendalikan nilai tukar rupiah ini ya dengan menaikkan nilai suku bunga,” katanya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian besar kelompok barang yang diekspor dari Kalimantan Selatan merupakan hasil eksplorasi umber daya alam terutama hasil tambang danbeberapa komoditas unggulan di sektor pertanian dan kehutanan. Tahun ini ekspor produk kelapa sawit sendiri nilainya sebesar 497 juta USD dan menduduki urutan kedua komoditas ekspor di banua setelah batubara. (gmp/zal/mof/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 08:17

Satpol PP Amankan Belasan Manusia Gerobak

BANJARBARU - Mulai marak mangkal di beberapa jalan utama dan…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:09

Belasan Perda Pajak dan Retribusi Cacat Hukum

BANJARBARU – Belasan Perda yang digunakan oleh Pemko Banjarbaru untuk…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:06

Lensa Foto Pemkab Tanah Laut Pekan ke-3 Januari 2019

ADIPURA: Bupati Tanah Laut Sukamta menerima Piala Adipura dari Wakil…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:20

BSF 3 Gandeng Perajin Sasirangan Sungai Jingah

BANJARMASIN - Rangkaian persiapan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 3 terus…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:14

PUPR Kalsel Tuntut Pemko Banjarmasin Lebih Serius

BANJARMASIN – Dinas PUPR Kalsel mengharapkan, pembebasan kawasan Sungai Lulut…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:08

Pengusaha THM Keluhkan Penerapan Pajak Pemko

BANJARMASIN – Pajak hiburan malam yang ditetapkan Pemko Banjarmasin dikeluhan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:02

Walikota dan Wawali Sepakat Menaikan Tunjangan Pasukan Kuning

Piala Adipura yang diraih Banjarmasin membawa berkah bagi petugas kebersihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:52

KPUD Tanbu Bentuk Relawan Demokrasi

BATULICIN - Untuk menyukseskan Pemilu serentak yang akan diselenggarakan bulan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:48

Tingkatkan Produksi Ikan Melalui Pokdakan

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan pembinaan terhadap kelompok…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:43

Wahh, Tanbu Punya Motif Sasirangan Sendiri

BATULICIN - Kain Sasirangan merupakan kain khas Provinsi Kalimantan Selatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*