MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 08 September 2018 12:51
Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

2.000 Jenis Anggrek Tumbuh di Kalsel

TERANCAM PUNAH: Anggrek Bulan terancam tergerus oleh penebangan liar dan tambang. Salah satu spesies anggrek ini ditampilkan dalam ajang Festival Anggrek di Taman Kamboja.

PROKAL.CO, Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman bernama latin Orchidaceae ini memiliki tampilan yang memikat dan punya nilai jual tinggi.

DONNY MUSLIM, Banjarmasin

Menggaungkan lagi nama tanaman ini, kemarin (7/9), Dinas Pariwisata Kalsel menggelar Festival Anggrek di Taman Kamboja Banjarmasin. Event ini diikuti 13 kabupaten dan kota di Kalsel. Tiap daerah membuka stan. Memamerkan masing-masing spesies anggrek yang mereka miliki.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Heriansyah menyebut ada 2.000 jenis tanaman anggrek yang tumbuh di Kalsel. Hidup tersebar di sepanjang Pegunungan Meratus. "Kenapa jadi sampai bikin acara seperti ini? Nama anggrek begitu unggul dan dicari-cari banyak orang. Anggrek dan batu permata memang berpotensi memikat minat wisatawan untuk datang," ujarnya.

Melalui Festival Anggrek 2018, Heri berharap para pelancong luar negeri serta domestik bisa berkunjung. Lebih-lebih acara ini digelar selama tiga hari. Dari tanggal 7 hingga 9 September ini.

"Ini festival pertama yang digelar oleh Pemprov Kalsel. Melibatkan provinsi Jawa Timur serta Papua. Sebelumnya, pameran yang digelar hanya sekadar memamerkan anggrek-anggrek yang tersebar dari Pegunungan Meratus," tuturnya.

Dari sekian banyak spesies anggrek, Anggrek Bulan memikat banyak pengunjung. Tanaman bernama latin Phalaenopsis amabilis ini di Kalsel cuma hidup di Kabupaten Balangan. Tepat di Pegunungan Meratus wilayah Balangan. Dalam festival, DPC Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Balangan memamerkannya.

Jenis anggrek ini berwarna putih. Bunganya tampak tipis. Samar-samar tercium aroma harum dari anggrek jenis yang bisa hidup selama setahun lebih tersebut. Sayang, saat ditampilkan tanamannya sudah layu.

"Meski memiliki tampilan menarik, keberadaannya terancam penebangan liar dan tambang. Tak bisa kita pungkiri, Balangan bermasalah dengan dua jenis usaha ini. Anggrek Bulan jelas kena imbasnya," kata penjaga stan PAI Kabupaten Balangan, Sanusi.

Ia bersyukur masih ada warga setempat yang membudidayakan anggrek jenis ini. "Kalau tidak begitu, salah-salah bisa punah. Padahal harga jualnya mahal. Satu tanaman bisa sampai Rp500 ribu hingga Rp1 juta," jelasnya.

Dengan digelar Festival Anggrek, Sanusi juga menyambutnya dengan baik. Lantaran, ajang ini bisa menjadi corong edukasi untuk masyarakat yang masih banyak belum mengenali tanaman anggrek dengan baik. (dom/at/nur)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 12:52
Berita Tenaga Kerja Indonesia

Hongkong Paling Banyak, Baru Arab Saudi

September tadi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin bersama BP3TKI…

Sabtu, 10 November 2018 11:34

Mengenang Gugurnya Sembilan Syuhada 9 November 1945 di Banua

Abdul Majid, lahir sepuluh tahun setelah penyerangan 9 November 1945.…

Jumat, 09 November 2018 08:35

Kisah Pengrajin Arang Asal Banjarbaru Ciptakan Alat Musik dari Arang

Lima tahun bergelut sebagai pengrajin dan wirausaha arang, Narwanto berpikir…

Kamis, 08 November 2018 13:07

Kala Dua Penyandang Tunanetra Raih Juara Literasi Tingkat Nasional

Memiliki keterbatasan, tak menghentikan dua penyandang tunanetra: Ikhsanul Sodikin, 17,…

Selasa, 06 November 2018 14:50

Sungai Baru Larut dalam Nostalgia Layar Tancap

Layar tancap adalah hiburan rakyat. Orang juga menyebutnya dengan misbar…

Jumat, 02 November 2018 10:50

Ada yang Jadi Mata Pilot, Ada yang Penjaga Cuaca

BANJARBARU - Bandara adalah sebuah dunia sendiri. Dengan ribuan orang yang…

Jumat, 26 Oktober 2018 15:28

Menanti Hujan Turun di Pulau Laut, PDAM Andalkan Empang...Eh Waduk

Doa PDAM minta hujan rupanya masih tertahan di langit. Pulau…

Rabu, 24 Oktober 2018 12:32

Lagu "Insya Allah" Fadly Padi Sejukkan Ribuan Napi

Lapangan besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banjarbaru memutih. Ribuan…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:05

Memahami Selera Fashion Leluhur dari Busana Pengantin Banjar Abad 15-19

BANJARMASIN -Mengusung suara dari masa lampau, bukan berarti Kawang Yoedha…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:17

Mega Proyek Siring Laut, Jaksa Minta Jangan Curang

KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Indah Laila, meminta jangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .