MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 10 September 2018 09:48
Bingung Kuku Anda Jadi Menguning, Pelajari Sebabnya
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Bahkan hingga bagian terujung pun, kuku juga perlu perawatan. Salah-salah, jamur kuku bisa menyerang.

Kuku yang sehat cenderung berwarna merah muda. Selain itu, permukaan kuku terasa halus, tidak ada goresan, dan yang pasti tidak rapuh.

Jamur kuku ditandai dengan perubahan warnanya. Dari yang semula merah muda berubah menjadi pucat. Kemudian muncul titik putih kekuningan. "Jika punya titik seperti itu pada ujung kuku, bisa jadi terkena jamur kuku atau disebut onychomycosis," jelas Dokter Kevin Adrian dari Alodokter.

Ketika jamur kuku berkembang, serangan infeksi itu otomatis menyebar. Warna kekuningan yang berasal dari titik kecil tadi pun menyeluruh. Akibatnya, kuku tak lagi indah dipandang.

Jika tak secepatnya diobati, penyebaran jamur itu membuat kuku menebal. Bukannya semakin kokoh, pada bagian ujung kuku justru semakin mudah rapuh. Infeksi ini bahkan menyebar hingga tingkat terdalam kulit.

Kondisi ini kerap terjadi pada daerah beriklim hangat dan lembap. Sistem kekebalan tubuh yang kurang baik dan gaya hidup tak sehat tentu rentan terserang penyakit ini.

Jamur kuku disebabkan karena jamur dermatofit. Paling mudah menyerang kuku ketika dalam kondisi hangat dan setengah basah. Jadi, kelembapan itu membuat jamur dermatofit mudah berkembang.

Jamur ini paling sering menyerang kuku kaki. Sebab jari kaki sering berada di kondisi yang lembab. Apalagi jika mengenakan sepatu seharian. "Bermasalah dengan aliran darah ke kaki juga bisa memicu pertumbuhan jamur ini," ujar Kevin.

Jarang menggunakan alas kaki jelas dapat membuat kuku kotor. Dalam keadaan tak higienis itulah jamur dermatofit tumbuh berkembang.

Kondisi penyakit tertentu juga bisa memicu pertumbuhan jamur kuku. Seperti mengidap diabetes ataupun radang kulit yang parah. "Psoriasis atau radang kulit yang parah juga memicu berkembangnya jamur dermatofit," ucap Kevin.(mr-150/gr/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 10:50

Terpaut 34 Tahun, Wawan Nikahi Acil Mantili

Jodoh dan nasib seseorang memang tidak ada yang menyangka. Seperti…

Kamis, 08 November 2018 13:13

Seniman Mancanegara Bakal Kumpul di Kiram

BANJARMASIN - Seniman dari sejumlah negara dipastikan hadir pada gelaran…

Rabu, 07 November 2018 11:04

Kisah Muazin Masjid Annur Meninggal di Atas Sajadah: Sempat Ucapkan Kalimat Tauhid

Namanya sama dengan kakek Nabi Muhammad, Abdul Muthalib. Muazin di…

Rabu, 24 Oktober 2018 12:36

Sampai Kapan? Ijazah Pesantren Masih Belum Diakui

BANJARMASIN - Meski disambut dengan gegap-gempita, ada yang mengganjal setiap…

Rabu, 17 Oktober 2018 16:34

Yuk! Cobain Wisata Baru di HSS ini, Dijamin Instagramable

Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memang kaya akan destinasi wisata.…

Selasa, 16 Oktober 2018 02:02
Opini

Mengurai Kemacetan Kendaraan di Kota Banjarmasin

Oleh : Muhammad Reza Hikmatullah* Kota Banjarmasi saat ini di tahun…

Sabtu, 06 Oktober 2018 08:53

Tingkatkan Kompetensi Wartawan Zaman Now

BANJARMASIN – PWI Kalsel terus berupaya meningkatkan kompetensi wartawan di…

Rabu, 03 Oktober 2018 10:20

Belum Berencana Anggarkan Bonus

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) keluar sebagai juara Kompetisi…

Minggu, 30 September 2018 11:24

Pelukis Banjarbaru Raih Penghargaan Internasional

BANJARBARU - Berkarya dengan tulus dan penuh keseriusan sebagai seniman…

Jumat, 28 September 2018 10:09

Pulau Bakut di Bawah Jembatan Barito Segera Dibuka untuk Wisata

MARABAHAN - Direktur Jenderal KSDAE ( Konservasi Sumberdaya Alam dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .