MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 09:30
Gara-gara Kulit Pisang, Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Masuk Final Astra Green Energy Student Innovation

Sisihkan .425 Pendaftar dari Seluruh Indonesia

ILMIAH: Siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru saat melakukan uji lab sampel kulit pisang kepok. | Foto: humas for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU -  Membanggakan.  Itulah kata yang layak disematkan pada tim karya ilmiah SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Banjarbaru. Pasalnya, inovasinya meneliti kulit pisang berbuah lolosnya tim SMK Pertanian ke final Astra Green Energy Student Innovation.

Dalam rilis yang diterima SMK PP Negeri Banjarbaru, tim karya ilmiah ini berkompetisi dengan 1.425 tim dari seluruh Indonesia.  SMK Pertanian Banjarbaru berhasil lolos dan menjadi wakil satu-satunya bagi Kalimantan.

Lomba ini sebenarnya strategi Astra untuk mengkomunikasikan Astra Green Energy kepada stakeholder agar mendapatkan dukungan, sinergi dan menjalin network untuk keberlanjutan Astra Green Energy.

Astra Green Energy Summit yang merupakan acara khusus dalam rangka meningkatkan efisiensi dan konservasi energi, serta untuk mempromosikan teknologi bersih & teknologi industri hijau untuk bisnis yang berkelanjutan. Salah satu rangkaian event Astra Green Energy Summit adalah Astra Green Energy Student Innovation yang diikuti pelajar baik tingkat menengah maupun perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Nah, judul inovasi yang yang dikirimkan kelompok SMK Pertanian Banjarbaru yang beranggotakan Siti Kholisah, Rizkha Wella Febiantama, Sofhia Noor Sahamira, Muhammad Adelin Nazhirin dan Indra Saleh Maulana ini adalah proses pembuatan Bioetanol dari limbah kulit pisang kepok.

Menurut pembimbingnya Akbar Suhaji SPd alasan memilih limbah pertanian kulit pisang untuk maju dalam lomba inovasi energy ini karena jumlahnya yang berlimpah dan belum maksimal dimanfaatkan. 

"Sehingga saya mengajak siswa yang tergabung dalam tim ini untuk memikirkan pembuatan bioethanol dari kulit pisang kepok.  Alhamdulillah kerja keras dari kelompok ini membuahkan hasil yang lumayan bagus, paling tidak kita membuktikan bahwa siswa SMK Pertanian juga mampu untuk berkomptensi tingkat Nasional," ungkapnya

Limbah kulit pisang ini belum banyak dimanfaatkan padahal limbah kulit pisang masih mengandung lemak, protein dan karbohidrat yang cukup tinggi.  Kulit buah pisang merupakan bahan buangan yang cukup banyak jumlahnya yaitu kira-kira sepertiga buah pisang yang belum dikupas.

Tingginya produksi pisang di Indonesia akan juga menghasilkan limbah kulit buah pisang yang banyak pula.Kulit buah pisang yang merupakan bahan organik dan bersifat semi basah dan banyak ditemukan pada limbah rumah tangga.

Bioetanol dapat diperoleh dari substrat, diantaranya adalah kulit pisang.  Kulit pisang merupakan salah satu permasalahan limbah di alam karena akan meningkatkan keasaman tanah dan mencemarkan lingkungan. 

“Oleh karena itu, disini kami mencoba memanfaatkan limbah kulit pisang tersebut menjadi bioethanol,' kata salah seorang anggota tim, Indra kepada tim reporter SMK Pertanian Banjarbaru.

Kepala Sekolah Suherman SP MP menyampaikan selamat dan rasa gembira.  “Semoga mereka bisa menunjukan bahwa mereka mampu untuk mengkampanyekan Sekolah Pertanian di tingat Nasional khususnya SMK PP Banjarbaru," imbuhnya.

Menurutnya, pertanian yang selama ini masih dianggap sebelah mata bisa diminimalisir melalui pembuktian dalam ajang-ajang lomba prestisius seperti ini.

"Selamat kepada tim dari SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru dan pembimbingnya.  Semoga nanti bisa memberikan hasil yang terbaik," tukasnya.  (humas/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 14:22

Warga Amaco Tagih PLN Perbaikan Elektronik yang Rusak

BANJARBARU - Hampir dua pekan sudah kejadian rusaknya peralatan elektronik…

Minggu, 20 Januari 2019 14:05

Sudah Masuk DPT, Tapi Bagaimana Napi Kenali Para Caleg?

BANJARMASIN - Kampanye di dalam lapas dan rutan jelas dilarang.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:57

Balai Jalan Khawatirkan Kondisi Jalan Pulau Pinang

BANJARMASIN - Jalan Ahmad Yani menjadi rute vital yang bakal…

Minggu, 20 Januari 2019 13:11

50 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul, Beberapa Jalan Perlu di Tambal dan Penerangan

MARTAPURA - Menghadapi Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, sangat banyak…

Minggu, 20 Januari 2019 12:52

Menengok Kawasan Rumah Disabilitas Milik Pemko

Diresmikan pada April 2018, kini tempat tinggal di kawasan Rumah…

Minggu, 20 Januari 2019 12:38

Paman Birin di Anugerahi Alumni Berprestasi

Keluarga Besar SMAN 5 (Smali) Banjarmasin menganugerahkan alumni berprestasi kepada…

Minggu, 20 Januari 2019 11:40

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:33

Pengelola Indekos Mulai Terapkan Jam Malam

BANJARBARU – Pernah mendapati pasangan belum menikah di indekos yang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:17

Belum Genap Sebulan Bupati Banjar Kembali Rombak Kabinetnya

MARTAPURA - Tak sampai satu bulan, Bupati Banjar H Khalilurrahman…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

PJN Kalsel Siapkan Jalur Alternatif Untuk Warga Alalak

BANJARMASIN - Proses pembangunan Jembatan Alalak kian terlihat. Sebagian dinding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*