MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 09:30
Gara-gara Kulit Pisang, Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Masuk Final Astra Green Energy Student Innovation

Sisihkan .425 Pendaftar dari Seluruh Indonesia

ILMIAH: Siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru saat melakukan uji lab sampel kulit pisang kepok. | Foto: humas for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU -  Membanggakan.  Itulah kata yang layak disematkan pada tim karya ilmiah SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Banjarbaru. Pasalnya, inovasinya meneliti kulit pisang berbuah lolosnya tim SMK Pertanian ke final Astra Green Energy Student Innovation.

Dalam rilis yang diterima SMK PP Negeri Banjarbaru, tim karya ilmiah ini berkompetisi dengan 1.425 tim dari seluruh Indonesia.  SMK Pertanian Banjarbaru berhasil lolos dan menjadi wakil satu-satunya bagi Kalimantan.

Lomba ini sebenarnya strategi Astra untuk mengkomunikasikan Astra Green Energy kepada stakeholder agar mendapatkan dukungan, sinergi dan menjalin network untuk keberlanjutan Astra Green Energy.

Astra Green Energy Summit yang merupakan acara khusus dalam rangka meningkatkan efisiensi dan konservasi energi, serta untuk mempromosikan teknologi bersih & teknologi industri hijau untuk bisnis yang berkelanjutan. Salah satu rangkaian event Astra Green Energy Summit adalah Astra Green Energy Student Innovation yang diikuti pelajar baik tingkat menengah maupun perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Nah, judul inovasi yang yang dikirimkan kelompok SMK Pertanian Banjarbaru yang beranggotakan Siti Kholisah, Rizkha Wella Febiantama, Sofhia Noor Sahamira, Muhammad Adelin Nazhirin dan Indra Saleh Maulana ini adalah proses pembuatan Bioetanol dari limbah kulit pisang kepok.

Menurut pembimbingnya Akbar Suhaji SPd alasan memilih limbah pertanian kulit pisang untuk maju dalam lomba inovasi energy ini karena jumlahnya yang berlimpah dan belum maksimal dimanfaatkan. 

"Sehingga saya mengajak siswa yang tergabung dalam tim ini untuk memikirkan pembuatan bioethanol dari kulit pisang kepok.  Alhamdulillah kerja keras dari kelompok ini membuahkan hasil yang lumayan bagus, paling tidak kita membuktikan bahwa siswa SMK Pertanian juga mampu untuk berkomptensi tingkat Nasional," ungkapnya

Limbah kulit pisang ini belum banyak dimanfaatkan padahal limbah kulit pisang masih mengandung lemak, protein dan karbohidrat yang cukup tinggi.  Kulit buah pisang merupakan bahan buangan yang cukup banyak jumlahnya yaitu kira-kira sepertiga buah pisang yang belum dikupas.

Tingginya produksi pisang di Indonesia akan juga menghasilkan limbah kulit buah pisang yang banyak pula.Kulit buah pisang yang merupakan bahan organik dan bersifat semi basah dan banyak ditemukan pada limbah rumah tangga.

Bioetanol dapat diperoleh dari substrat, diantaranya adalah kulit pisang.  Kulit pisang merupakan salah satu permasalahan limbah di alam karena akan meningkatkan keasaman tanah dan mencemarkan lingkungan. 

“Oleh karena itu, disini kami mencoba memanfaatkan limbah kulit pisang tersebut menjadi bioethanol,' kata salah seorang anggota tim, Indra kepada tim reporter SMK Pertanian Banjarbaru.

Kepala Sekolah Suherman SP MP menyampaikan selamat dan rasa gembira.  “Semoga mereka bisa menunjukan bahwa mereka mampu untuk mengkampanyekan Sekolah Pertanian di tingat Nasional khususnya SMK PP Banjarbaru," imbuhnya.

Menurutnya, pertanian yang selama ini masih dianggap sebelah mata bisa diminimalisir melalui pembuktian dalam ajang-ajang lomba prestisius seperti ini.

"Selamat kepada tim dari SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru dan pembimbingnya.  Semoga nanti bisa memberikan hasil yang terbaik," tukasnya.  (humas/ema)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 14:24

Wabup Hadiri Rakornas Kemendesa PDTT

PARINGIN --- Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa), melalui…

Kamis, 15 November 2018 14:22

Batumandi Menuju Kecamatan Sayang Ibu

PARINGIN --- - Tim pembinaan dan monitoring Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Provinsi Kalsel tahun 2018, Selasa,…

Kamis, 15 November 2018 14:16

Desa Baramban Wakili Balangan di P2WKSS

PARINGIN --- //KUNJUNGAN : Ketua TP PKK Balangan Nursidah Ansharuddin (empat dari kanan) memperkenalkan…

Kamis, 15 November 2018 11:50

Mimpikan Sudimampir Seperti Tanah Abang

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memimpin rapat tertutup di ruang Sekdako Banjarmasin, Balai…

Kamis, 15 November 2018 11:43

Gagal Uji Emisi Tak Ada Sanksi, Ini Kata Wahyu Hadi Cahyono

BANJARMASIN – Puluhan kendaraan roda empat gagal melewati uji emisi. Artinya, para pemilik mobil…

Kamis, 15 November 2018 11:30

AWAS Jangan Merokok Ditempat Umum, Ini Alasannya

LIMA tahun silam, Pemko Banjarmasin menerbitkan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).…

Kamis, 15 November 2018 11:20

AKUR...! Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

BANJARMASIN - 2019 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Ada perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Ini Alasan Bupati Tanbu Minta Wanita untuk Berinovasi

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi Penilai Lomba Program Terpadu…

Kamis, 15 November 2018 10:19

APKASI Perjuangkan Tuntutan Tenaga Honorer

BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Mardani H Maming, memberikan arahan…

Kamis, 15 November 2018 10:13

Wariskan Nilai Perjuangan Dan Patriotisme

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan upacara gabungan dalam rangka memperingati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .