MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 09:30
Gara-gara Kulit Pisang, Siswa SMK Pertanian Banjarbaru Masuk Final Astra Green Energy Student Innovation

Sisihkan .425 Pendaftar dari Seluruh Indonesia

ILMIAH: Siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru saat melakukan uji lab sampel kulit pisang kepok. | Foto: humas for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU -  Membanggakan.  Itulah kata yang layak disematkan pada tim karya ilmiah SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Banjarbaru. Pasalnya, inovasinya meneliti kulit pisang berbuah lolosnya tim SMK Pertanian ke final Astra Green Energy Student Innovation.

Dalam rilis yang diterima SMK PP Negeri Banjarbaru, tim karya ilmiah ini berkompetisi dengan 1.425 tim dari seluruh Indonesia.  SMK Pertanian Banjarbaru berhasil lolos dan menjadi wakil satu-satunya bagi Kalimantan.

Lomba ini sebenarnya strategi Astra untuk mengkomunikasikan Astra Green Energy kepada stakeholder agar mendapatkan dukungan, sinergi dan menjalin network untuk keberlanjutan Astra Green Energy.

Astra Green Energy Summit yang merupakan acara khusus dalam rangka meningkatkan efisiensi dan konservasi energi, serta untuk mempromosikan teknologi bersih & teknologi industri hijau untuk bisnis yang berkelanjutan. Salah satu rangkaian event Astra Green Energy Summit adalah Astra Green Energy Student Innovation yang diikuti pelajar baik tingkat menengah maupun perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Nah, judul inovasi yang yang dikirimkan kelompok SMK Pertanian Banjarbaru yang beranggotakan Siti Kholisah, Rizkha Wella Febiantama, Sofhia Noor Sahamira, Muhammad Adelin Nazhirin dan Indra Saleh Maulana ini adalah proses pembuatan Bioetanol dari limbah kulit pisang kepok.

Menurut pembimbingnya Akbar Suhaji SPd alasan memilih limbah pertanian kulit pisang untuk maju dalam lomba inovasi energy ini karena jumlahnya yang berlimpah dan belum maksimal dimanfaatkan. 

"Sehingga saya mengajak siswa yang tergabung dalam tim ini untuk memikirkan pembuatan bioethanol dari kulit pisang kepok.  Alhamdulillah kerja keras dari kelompok ini membuahkan hasil yang lumayan bagus, paling tidak kita membuktikan bahwa siswa SMK Pertanian juga mampu untuk berkomptensi tingkat Nasional," ungkapnya

Limbah kulit pisang ini belum banyak dimanfaatkan padahal limbah kulit pisang masih mengandung lemak, protein dan karbohidrat yang cukup tinggi.  Kulit buah pisang merupakan bahan buangan yang cukup banyak jumlahnya yaitu kira-kira sepertiga buah pisang yang belum dikupas.

Tingginya produksi pisang di Indonesia akan juga menghasilkan limbah kulit buah pisang yang banyak pula.Kulit buah pisang yang merupakan bahan organik dan bersifat semi basah dan banyak ditemukan pada limbah rumah tangga.

Bioetanol dapat diperoleh dari substrat, diantaranya adalah kulit pisang.  Kulit pisang merupakan salah satu permasalahan limbah di alam karena akan meningkatkan keasaman tanah dan mencemarkan lingkungan. 

“Oleh karena itu, disini kami mencoba memanfaatkan limbah kulit pisang tersebut menjadi bioethanol,' kata salah seorang anggota tim, Indra kepada tim reporter SMK Pertanian Banjarbaru.

Kepala Sekolah Suherman SP MP menyampaikan selamat dan rasa gembira.  “Semoga mereka bisa menunjukan bahwa mereka mampu untuk mengkampanyekan Sekolah Pertanian di tingat Nasional khususnya SMK PP Banjarbaru," imbuhnya.

Menurutnya, pertanian yang selama ini masih dianggap sebelah mata bisa diminimalisir melalui pembuktian dalam ajang-ajang lomba prestisius seperti ini.

"Selamat kepada tim dari SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru dan pembimbingnya.  Semoga nanti bisa memberikan hasil yang terbaik," tukasnya.  (humas/ema)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 15:56

Hujan Mengguyur, Kabut Asap Mulai Berkurang

BANJARBARU - Dampak kabut asap akibat kebakaran lahan di area Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di…

Selasa, 18 September 2018 15:45

Dewan Tak Cabut Laporan, Kasus Perusakan Tetap Lanjut

BANJARMASIN - Kasus perusakan di gedung DPRD Provinsi Kalsel pada aksi unjuk rasa beberapa hari lalu…

Selasa, 18 September 2018 15:41

Buruh Sawit di Kotabaru Tiga Bulan Tak Gajian, Uang BPJS Diduga Ditilep

Ribuan keluarga buruh sawit megap-megap, terancam kelaparan. Harga minyak sawit tinggi, tapi karyawan…

Selasa, 18 September 2018 14:38
Parlementaria

Area Dekat Bandara Potensial untuk Sentra Perdagangan

BANJARBARU - Soal pariwisata Banjarbaru. Wakil Ketua DPRD Banjarbaru, Wartono mengatakan kalau Kota…

Selasa, 18 September 2018 14:34
Pemko Banjarbaru

Gerakan Salat Subuh Berjamaah Membentuk Karakter Masyarakat Religius

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan didampingi Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah…

Selasa, 18 September 2018 13:43
Pemkab Tanah Bumbu

Haornas di Tanah Bumbu Dimeriahkan Aneka Perlombaan

BATULICIN - Ratusan masyarakat di Tanah Bumbu turut memeriahkan Peringatan Hari olah Raga Nasional (Haornas)…

Selasa, 18 September 2018 13:42
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Sampaikan Tiga Raperda 2018

BATULICIN - Plt Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ambo…

Selasa, 18 September 2018 13:40
Pemkab Tanah Bumbu

Rumah Tahfiz Quran Dibuatkan Perda

BATULICIN - Demi mewujudkan generasi penghafal Quran  di Tanah Bumbu, saat ini pemerintah daerah…

Selasa, 18 September 2018 13:33
Pemkab Tabalong

ASN Tabalong Contoh Pembayaran PBB P2

TANJUNG - Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah daerah, TNI, Polri dan badan usaha milik negara…

Selasa, 18 September 2018 11:11

Kabut Asap Kian Pekat, DLH Akan Keluarkan Peringatan

BANJARMASIN - Dua hari terakhir, kabut asap kian pekat di Banjarmasin. Terutama pada pagi dan malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .