MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 10:29
Pertamina dan Pemerintah Harus Transparan Terkait Langkanya Gas 3 Kg
MAHAL: Elpiji 3 kg di salah satu pangkalan di Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram yang  bergejolak di masyarakat menimbulkan banyak tanggapan miring. Banyak yang menduga karena pengecer dan agen. Namun menurut  Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Kalimantan Selatan (YLK) Kalsel, Ahmad Murjani mengatakan pangkal permasalahannya ada pada pengawasan.

“Pertamina dan pemerintah harus melakukan pengawasan yang ekstra terhadap distribusinya,” tegasnya.  Dengan pengawasan yang ketat, dia yakin tidak akan terjadi kelangkaan seperti  ini.  Karena dia melihat kondisi ini bukan baru kali ini terjadi, melainkan sudah beberapa kali. Meski telah dilakukan operasi pasar di sejumlah kawasan,  namun masih saja terjadi.

Bahkan,  kabarnya Pertamina sudah menambah  kuota gas elpiji bersubsidi.  Tapi nyatanya masih menimbulkan gejolak di masyarakat. Pertamina dan pemerintah seharusnya turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang terjadi. “Sehingga dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan,” pintanya.

Dia menyarankan kepada Pertamina agar lebih terbuka kepada publik mengenai kelangkaan ini.  Jika memang ada kebijakan yang mempengaruhi pendistribusian gas ke wilayah Kalsel dapat disampaikan melalui media.

Murjani melihat selama ini stigma yang timbul, kelangkaan ini disebabkan karena pangkalan atau agen yang lebih mementingkan menjual kepada pengecer ketimbang masyarakat.  Padahal kalaupun terjadi penjualan ke pengecer, dia yakin jumlahnya tidak terlalu banyak.

Dosen pasca sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cahaya Bangsa Banjarmasin ini mendesak kepada Pertamina dan pemerintah agar segera memberikan solusi yang tepat. Sehingga masyarakat tidak dirugikan. 

“Pertamina dan pemerintah harus tegas menyampaikan kepada masyarakat kondisi sebenarnya yang terjadi, karena ini menjadi tanggungjawab Pertamina dan pemerintah,” harapnya. (gmp)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 11:26
BREAKING NEWS

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Turun ke Jalan

BANJARMASIN -- Peringatan Hari Bumi se-Dunia sejumlah mahasiswa  yang tergabung…

Senin, 22 April 2019 09:42

Kabar Gembira..! Usai Pemilu, BRT Segera Beroperasi

BANJARMASIN - Dalam waktu dekat masyarakat Kalsel bakal dapat merasakan…

Senin, 22 April 2019 09:35

Sekda Ajak Waspadai Ajaran Sesat

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengingatkan jajarannya untuk…

Senin, 22 April 2019 09:32
Pemkab Tanah Bumbu

Tingkatkan Iman dan Taqwa

BATULICIN - Pemkab Tanbu menggelar acara penyambutan malam Nisfu Syakban…

Senin, 22 April 2019 09:30
Pemkab Tanah Bumbu

191 CPNS Tanbu Terima SK

BATULICIN - Sebanyak 191 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten…

Senin, 22 April 2019 09:26
Pemko Banjarbaru

Gelar Lomba Baegal Tingkat SKPD

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan Kamis…

Senin, 22 April 2019 09:24

Bungas...! Karyawan Syamsudin Noor Mendadak Jadi Model

BANJARBARU - Suasana ruang tunggu keberangkatan Terminal Bandara Syamsudin Noor,…

Senin, 22 April 2019 09:21

Hari Bumi: Pecinta Alam Banua Deklarasikan #SaveMeratus

BANJARBARU - Sejumlah organisasi pecinta alam dari Banjarbaru dan Martapura,…

Senin, 22 April 2019 09:10
Parlementaria

Dewan Minta Angkutan Pelajar Lebih Dikembangkan

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mengapresiasi program angkutan pelajar gratis yang…

Senin, 22 April 2019 08:44

Paman Birin: Terima Kasih Ulama

BANJARMASIN - Ribuan jemaah dari Kota Banjarmasin dan sekitarnya memadati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*