MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 10:53
Pengamat Tata Kota: RTH Banjarmasin Butuh Road Map
BERSANTAI: Warga bersantai menikmati akhir pekan di Taman Kamboja.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Belakangan Pemko Banjarmasin gencar membangun dan menata taman-taman kota. Ambil contoh, pembangunan air mancur di RTH Kamboja, atau penataan kembali tugu bundaran Jalan Hasanudin HM. Dua-duanya sedang dikerjakan.

Proyek-proyek penataan RTH kota ini juga ada yang menuai kontroversi karena dianggap tak jelas arah tujuan penataannya mau ke mana. Pengamat Tata Kota, Subhan Syarif mengatakan pemerintah kota sudah saatnya memiliki road map pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banjarmasin. Road map tersebut adalah dokumen rencana kerja rinci. Menggambarkan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah kota untuk mencapai tujuan, khususnya penataan RTH.

Menurutnya, ruang-ruang hijau yang ada di kota ini masih dianggap hanya sekadar menjadikannya sebagai etalase kota. Plus untuk mengejar ketertinggalan RTH yang disyaratkan 30 persen. "Keberadaan RTH sangat dibutuhkan sebagai pusat berkumpul masyarakat. Ada interaksi di dalamnya. Bukan sekadar menjadi memoles untuk terlihat cantik. Ambil contoh, patung Ikan Kelabau di MT Haryono atau yang terbaru pembangunan tugu bundaran Jalan Hasanudin HM. Fungsi untuk masyarakatnya apa?" tukasnya.

Ketua Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel ini merekomendasikan pemerintah kota bisa membangun RTH di setiap kecamatan. Tepatnya lima kecamatan yang tersebar di kota ini. Supaya menjadi pusat berkumpul dan rekreasi masyarakat. "Road map itu adalah kuncinya. Perencanaan jangka panjang yang spesifik. Bukan asal-asalan. Kalau tidak, penataan pertamanan kita tidak jelas tujuannya mau seperti apa," ujarnya.

Mau ambil kasus, Subhan mencontohkan keberadaan RTH Siring Pierre Tendean yang sudah membeludak oleh masyarakat kala akhir pekan. Ini gara-gara kota ini tak memiliki RTH yang representatif untuk ditempati. "Seandainya ini dipikirkan sejak dulu, kita tidak akan mengalami ketertinggalan. Sekali lagi, kuncinya adalah road map," tuntasnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Mukhyar belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Kabarnya sedang menghadiri rapat di Surabaya.(dom/at/dye)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 16:12

Dafam Awali Tahun Dengan Silaturahmi

BANJARBARU – Manajemen Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Rabu (16/1)…

Rabu, 16 Januari 2019 16:04

Masih Dipusingkan Soal DPT

JANGAN DULU memikirkan ide kampanye di Lapas, Pemerintah dan penyelenggara…

Rabu, 16 Januari 2019 14:00

Barito Rekrut Pemain Liga 3

BANJARMASIN – Barito Putera juga mengikat tiga pemain baru. Mantan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:36

Proyek Masa Depan, Manajemen Barito Beri Kontrak Jangka Panjang

JAKARTA - Barito Putera mengonfirmasi pemberian kontrak jangka panjang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 12:55

Empat Kabupaten Dalam Siaga Bencana

BANJARMASIN - Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 16 Januari 2019 12:49

Berebut Suara Penghuni Penjara

Narapidana di Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tetap diberikan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:41

Persaingan Mulai Berjalan Tidak Sehat

BANJARMASIN - Telepon seluler Akhmad Zainuddin Djahri terus berdering. Semua…

Rabu, 16 Januari 2019 12:32

Banjir Membuat Dua Kecamatan di Tapin Lumpuh

Banjir selalu menjadi momok di musim hujan. Yang paling menyedihkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Uji Petik Pendapatan THM, Tujuannya Ini...

BANJARMASIN – Uji petik terhadap pendapatan tempat hiburan malam di…

Rabu, 16 Januari 2019 10:21

Revitalisasi 154 Hektare Kawasan Kumuh

BANJARMASIN – Kawasan kumuh di Banjarmasin di klaim tersisa 154…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*