MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 11:04
Hati-Hati...! Mainan di Taman Ini Karatan dan Tajam, Awas Anak Terluka

Mengunjungi Taman Kamboja yang Dinobatkan Ramah Anak

BUNTUNG: Jungkat-jungkit di Taman Kamboja Banjarmasin kondisinya memprihatinkan.

PROKAL.CO, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina kerap mempromosikan Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi sebagai taman bermain ramah anak. Apakah taman di Banjarmasin Tengah tersebut memang layak mendapat pengakuan dari pemerintah pusat? 

Syarafuddin, Banjarmasin

DARI 514 kabupaten dan kota di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hanya memilih delapan kota. Dijadikan contoh dalam program pembangunan ruang bermain ramah anak. Banjarmasin termasuk di antara sederetan kota terpilih itu.

Pemko kemudian memilih Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi. Dalam banyak kesempatan, wali kota kerap mempromosikan taman di Banjarmasin Tengah tersebut sebagai taman bermain ramah anak yang telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Untuk mengetahui apakah pengakuan itu layak didapatkan, cukup dengan mengunjungi taman tersebut. Ada belasan fasilitas bermain di sini. Dari ayunan, permainan jungkat-jungkit, mangkok putar, hingga papan perosotan.

Hampir semuanya dalam kondisi memprihatinkan. Sudah karatan, dan patah dengan bagian tajam yang justru berbahaya jika dipakai oleh anak-anak.  "Ada jungkat-jungkit yang sudah patah. Tinggal sebelah saja. Mana mungkin main jungkat-jungkit seorang diri," kata Reindy, 30 tahun, warga Jalan Ratu Zaleha.

Kemarin (13/9) pagi, dia mengajak putranya yang berumur tiga tahun untuk bermain di sini. Biasanya dia membawa anaknya ke Siring Pierre Tendean yang lebih dekat dengan rumah.

Kali ini, dia ingin mencari suasana berbeda dengan memilih Taman Kamboja. Niat itu dibatalkan. "Ada sambungan las yang sudah karatan. Bagian patahnya terbuka. Bisa menyebabkan luka. Bisa-bisa kena infeksi," sebutnya.

Untuk permainan perosotan, papannya memang masih bagus. Namun, ada beberapa jeruji tangga yang sudah patah. Rawan menyebabkan anak terjatuh.

Sekalipun bisa melewati tangga tersebut, meluncur dari papan perosotan, masih ada satu bahaya mengadang. Tanah tempat turunan perosotan bersinggungan dengan gundukan semen. Entah bekas apa. Tapi jika tersenggol bisa menyebabkan kaki cedera.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Taryanto tak menampik kondisi itu. Namun, dia menegaskan bukan berarti pemko sengaja untuk diam membiarkan. Kabar baiknya, fasilitas bermain yang sudah bobrok itu akan diganti pada tahun depan. "Sebab, tahun ini anggaran diprioritaskan untuk menuntaskan pembangunan Air Mancur Menari," ujarnya.

Proyek Air Mancur Menari itu ditarget rampung sebelum akhir Desember. Menelan anggaran sekitar Rp5,4 miliar. Air mancur dengan diameter 43 meter itu digadang-gadang bakal menjadi objek wisata baru di kota ini.

Taryanto menjelaskan, DLH dan Dinas PPPA sudah merampungkan DED (Detail Engineering Design) untuk RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak) Banjarmasin. Taman Kamboja menjadi salah satu bagian dari desain besar tersebut. "Jadi seluruh taman bermain anak di kota ini bakal ditata ulang secara keseluruhan," jelasnya. Berapa anggaran yang diusulkan DLH untuk mencapai target tersebut, Taryanto mengaku lupa.

Ada sejumlah syarat yang telah ditetapkan kementerian. Kapan suatu taman layak disebut ramah anak. Pertama, lokasinya harus strategis, berada di pusat kota, dan mudah dijangkau. Kedua, fasilitas bermainnya memenuhi standar nasional dan aman untuk digunakan. Ketiga, memiliki penerangan yang cukup pada malam hari. Terakhir, pengunjung yang hendak masuk tidak dipungut bayaran alias gratis.(at/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 10:20

Sudah Tiga Bulan, Tunjangan Ketua RT Tak Kunjung Cair

BANJARMASIN – Sudah tiga bulan tunjangan Ketua RT di kota…

Sabtu, 20 April 2019 10:09

Sudah Uzur, Pipa Tua PDAM Masih Belum Bisa Diganti

BANJARMASIN – Dari data PDAM Bandarmasih, 25 persen pipa air…

Sabtu, 20 April 2019 10:06

Dampak Proyek RTH 0Km: Debu yang Mengganggu

Berdebu. Begitulah kondisi Jalan Keramaian. Akibat keluar masuk kendaraan proyek…

Sabtu, 20 April 2019 09:47

Belum Ketemu Ritme, Petugas Rekapitulasi Pemilu 2019 Kewalahan

BANJARMASIN - Rekapitulasi suara Pemilu 2019 masih berjalan. Bahkan diprediksi…

Sabtu, 20 April 2019 09:36

KPU Disomasi Relawan Prabowo

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel disomasi relawan Prabowo-Sandi.…

Sabtu, 20 April 2019 09:31
Pemko Banjarbaru

Asyiknya...! Gubernur dan Walikota Menari Baegal Bersama-sama

BANJARBARU - Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menari ria pada pembukaan…

Sabtu, 20 April 2019 09:22

Melihat Kasus-kasus Kecurangan Pemilu 2019 di Banua

Pemilu tak jauh-jauh dari masalah kecurangan dan uang. Ironisnya, menyogok…

Jumat, 19 April 2019 15:35

Lupakan Perbedaan Politik, Paman Birin Imbau Bersatu Kembali

BANJARBARU – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengingatkan pemerintah daerah…

Jumat, 19 April 2019 15:32
Pemko Banjarbaru

Wujudkan Pembangunan Pasar Tradisional

BANJARBARU - Seiring dengan perpindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan…

Jumat, 19 April 2019 15:29
Pemko Banjarbaru

20 Tahun Banjarbaru, Pemenang!

BANJARBARU - Di usianya yang ke 20 tahun. Kota Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*