MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 14 September 2018 11:04
Hati-Hati...! Mainan di Taman Ini Karatan dan Tajam, Awas Anak Terluka

Mengunjungi Taman Kamboja yang Dinobatkan Ramah Anak

BUNTUNG: Jungkat-jungkit di Taman Kamboja Banjarmasin kondisinya memprihatinkan.

PROKAL.CO, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina kerap mempromosikan Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi sebagai taman bermain ramah anak. Apakah taman di Banjarmasin Tengah tersebut memang layak mendapat pengakuan dari pemerintah pusat? 

Syarafuddin, Banjarmasin

DARI 514 kabupaten dan kota di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hanya memilih delapan kota. Dijadikan contoh dalam program pembangunan ruang bermain ramah anak. Banjarmasin termasuk di antara sederetan kota terpilih itu.

Pemko kemudian memilih Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi. Dalam banyak kesempatan, wali kota kerap mempromosikan taman di Banjarmasin Tengah tersebut sebagai taman bermain ramah anak yang telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Untuk mengetahui apakah pengakuan itu layak didapatkan, cukup dengan mengunjungi taman tersebut. Ada belasan fasilitas bermain di sini. Dari ayunan, permainan jungkat-jungkit, mangkok putar, hingga papan perosotan.

Hampir semuanya dalam kondisi memprihatinkan. Sudah karatan, dan patah dengan bagian tajam yang justru berbahaya jika dipakai oleh anak-anak.  "Ada jungkat-jungkit yang sudah patah. Tinggal sebelah saja. Mana mungkin main jungkat-jungkit seorang diri," kata Reindy, 30 tahun, warga Jalan Ratu Zaleha.

Kemarin (13/9) pagi, dia mengajak putranya yang berumur tiga tahun untuk bermain di sini. Biasanya dia membawa anaknya ke Siring Pierre Tendean yang lebih dekat dengan rumah.

Kali ini, dia ingin mencari suasana berbeda dengan memilih Taman Kamboja. Niat itu dibatalkan. "Ada sambungan las yang sudah karatan. Bagian patahnya terbuka. Bisa menyebabkan luka. Bisa-bisa kena infeksi," sebutnya.

Untuk permainan perosotan, papannya memang masih bagus. Namun, ada beberapa jeruji tangga yang sudah patah. Rawan menyebabkan anak terjatuh.

Sekalipun bisa melewati tangga tersebut, meluncur dari papan perosotan, masih ada satu bahaya mengadang. Tanah tempat turunan perosotan bersinggungan dengan gundukan semen. Entah bekas apa. Tapi jika tersenggol bisa menyebabkan kaki cedera.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Taryanto tak menampik kondisi itu. Namun, dia menegaskan bukan berarti pemko sengaja untuk diam membiarkan. Kabar baiknya, fasilitas bermain yang sudah bobrok itu akan diganti pada tahun depan. "Sebab, tahun ini anggaran diprioritaskan untuk menuntaskan pembangunan Air Mancur Menari," ujarnya.

Proyek Air Mancur Menari itu ditarget rampung sebelum akhir Desember. Menelan anggaran sekitar Rp5,4 miliar. Air mancur dengan diameter 43 meter itu digadang-gadang bakal menjadi objek wisata baru di kota ini.

Taryanto menjelaskan, DLH dan Dinas PPPA sudah merampungkan DED (Detail Engineering Design) untuk RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak) Banjarmasin. Taman Kamboja menjadi salah satu bagian dari desain besar tersebut. "Jadi seluruh taman bermain anak di kota ini bakal ditata ulang secara keseluruhan," jelasnya. Berapa anggaran yang diusulkan DLH untuk mencapai target tersebut, Taryanto mengaku lupa.

Ada sejumlah syarat yang telah ditetapkan kementerian. Kapan suatu taman layak disebut ramah anak. Pertama, lokasinya harus strategis, berada di pusat kota, dan mudah dijangkau. Kedua, fasilitas bermainnya memenuhi standar nasional dan aman untuk digunakan. Ketiga, memiliki penerangan yang cukup pada malam hari. Terakhir, pengunjung yang hendak masuk tidak dipungut bayaran alias gratis.(at/dye)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:45

Ustaz Derry Sulaiman Tausiah di Tanbu

BATULICIN - Ustaz Derry Sulaiman memberikan siraman rohani kepada ratusan…

Senin, 12 November 2018 15:52

ULM Raih Penghargaan KIP

JAKARTA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru saja menerima penghargaan.…

Senin, 12 November 2018 15:24

Hari Pahlawan Dirangkai Ziarah

MARABAHAN - Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Barito Kuala dipimpin…

Senin, 12 November 2018 15:14
Berita Batola

Dicanangkan sebagai KKB

MARABAHAN - Kampung Keluarga Berencana (KKB) di lingkungan Kabupaten Barito…

Senin, 12 November 2018 12:16
Berita Politik

Relawan Pilpres Bermunculan

BANJARMASIN – Relawan pendukung pasangan calon Presiden terus bermunculan. Keyakinan…

Senin, 12 November 2018 11:41

Nadjmi Takut 96 Formasi Tak Terisi

BANJARBARU - Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemko Banjarbaru…

Senin, 12 November 2018 11:09
Berita Banjarbaru

Dorong Provinsi Pasang PJU di Jalan Trikora

BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru menyoroti kondisi Jalan Trikora…

Senin, 12 November 2018 11:03
Berita Banjarbaru

Targetkan Tahun Depan Miliki Command Center

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi wakilnya Darmawan Setiawan…

Senin, 12 November 2018 10:18
Berita Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Langsung Bantuan ke Palu

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana…

Senin, 12 November 2018 10:05
Berita Tanah Bumbu

Tingkatkan Wawasan Pengelola Kepariwisataan

BATULICIN - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tanbu mengadakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .