MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 14 September 2018 11:17
Lagi dan Lagi, Mantan Kades Terjerat Korupsi Dana Desa
DIPERIKSA: Tersangka H Kasrani (berkopiah) ketika diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Tabalong, Kamis | 13/9 kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG - H Kasrani hanya bisa terdiam di depan jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Tabalong, Kamis (13/9) kemarin. Mantan Kepala Desa Muara Uya Kabupaten Tabalong diperiksa atas kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran dana desa (ADD) tahun 2016.


Hanya beberapa jam diperiksa, pria berusia 65 tahun itu pun ditetapkan sebagai tersangka. Dia langsung digelandang ke Rutan Tanjung untuk menjalani masa penahanan.

Hasil pemeriksaan, Kasrani telah merugikan uang negara mencapai Rp627 juta. Diantaranya sebanyak Rp200juta diterimanya untuk kepentingan pribadi.


Kasus ini pun bermula dari hasil audit Inspektorat Kabupaten Tabalong terhadap ADD desa tersebut di tahun 2017 lalu. Dari hasil audit, ada kejanggalan ditemukan dan kemudian dilaporkan ke kejaksaan.


Meski laporan sudah masuk ke kejaksaan, namun pria berusia senja ini belum berstatus tersangka. Dia diberi kelonggaran selama dua bulan untuk mengembalikannya. Dua bulan berlalu, tidak sepeser pun dana diserahkan. Akhirnya, kasus ini pun masuk dalam penyidikan dan penyelidikan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Tabalong Muhammad Ali Rizza mengatakan dari hasil audit Inspektorat, kerugian negara hanya Rp400 jutaan. Tapi ketika didalami penyidik mencapai Rp600 juta.

Ia mengatakan, modus tersangka korupsi dengan memark-up (menggelapkan) barang dan jasa, berupa membuat surat pertanggungjawaban fiktif, tidak membayarkan proyek fisik sepenuhnya, serta tidak menyerahkan pengelolaan pembangunan kepada yang semestinya menerima.

"Kalau pelaksanaan kegiatan yang seharusnya dikerjakan RT (rukun tetangga) dan aparat desa, ini diserahkan tukang," ujarnya. Sedangkan saat proses pencairan dana dari kas desa, sebelumnya tersangka mengambilnya berdua dengan bendahara, namun dana tersebut diserahkan seluruhnya ke tersangka.

Dari banyaknya dana yang dirugikan tersangka, penyidik pun terus dilakukan pencarian kemana saja arah pencairannya, pasalnya tersangka mengaku sebagian dana kerugian sebanyak ratusan juta Rupiah untuk kepentingan dirinya sendiri.
Pengacara Tersangka, Irana Yudiartika membenarkan terkait pemeriksaan kedua tersebut. "Alhamdulillah untuk pemeriksaan, tersangka masih sehat, sehingga bisa memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik," jelasnya.
Memang sebelumnya, pihaknya sempat mengajukan permohonan agar tidak dilakukan penahanan selama proses penyidikan dan penyelidikan. Namun, dari hasil pemeriksaan, Kasrani tetap ditahan karena berada dalam kondisi sehat.(ibn/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 15:35

Bibir Robek Gara-gara Ngebut

BANJARMASIN - Kecelakaan lalu lintas lagi-lagi terjadi. Kali ini di…

Senin, 12 November 2018 12:39

Kejati Akan Datangkan Saksi Ahli

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel terus menyelidiki dugaan penyimpangan…

Jumat, 09 November 2018 08:09

Musim Razia, Pemohon SIM Membeludak

BANJARBARU - Memasuki bulan November, pembuatan dan perpanjangan surat izin…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Maling Helm Bawa Seledryl, Begini Jadinya

BANJARBARU - Nasib sial menimpa Rahmat. Pria berusia 33 tahun…

Kamis, 08 November 2018 08:27

Prostitusi Berkelas di Banjarbaru, Kebal Satpol PP

BANJARBARU - Meski lokalisasi Pembatuan telah ditutup oleh Pemko Banjarbaru,…

Rabu, 07 November 2018 11:02

Kapal Sampah Berujung Masalah

BANJARMASIN – Supian AH tampak bangga kala memperlihatkan kapal motor…

Selasa, 06 November 2018 14:44

Potong Jalur, Tabrakan, Langsung Kabur

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Banjarbaru.…

Selasa, 06 November 2018 10:45

Hendak Transaksi Dipinggir Jalan, Pengedar Narkoba Diringkus

RANTAU -- Seorang pria berinisial MK (38) harus berurusan dengan…

Sabtu, 03 November 2018 10:43

Hari ke-4 Razia, Ratusan Kendaraan Terjaring

BANJARBARU - Baru digelar selama empat hari, Operasi Zebra Intan…

Jumat, 02 November 2018 10:59

Kesal dengan Petugas, Pria ini Bakar Pintu Rutan

MARABAHAN - Rutan Marabahan mendadak heboh, Kamis (1/11) pagi. Seorang lelaki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .