MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 18 September 2018 15:45
Dewan Tak Cabut Laporan, Kasus Perusakan Tetap Lanjut

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kasus perusakan di gedung DPRD Provinsi Kalsel pada aksi unjuk rasa beberapa hari lalu dipastikan akan terus berlanjut. DPRD Kalsel mengatakan pihaknya tidak akan mencabut laporan yang masuk ke kepolisian.

“Karena sudah masuk ranah kepolisian, proses hukumnya sedang berjalan, DPRD menyerahkan proses sepenuhnya kepada kepolisian,” tegas Wakil Ketua DPRD Kalsel, Asbullah usai rapat yang dilakukan unsur pimpinan DPRD, pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan pimpinan fraksi DPRD Provinsi Kalsel, Senin (17/9).

Sikap tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Pihaknya tidak ingin ke depan peristiwa serupa terulang. Dia mengatakan hal ini sebagai pembelajaran, kesadaran pendidikan berbangsa dan bernegara bagi mahasiswa. "Supaya mereka mengerti, memahami dan taat hukum," ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, aksi unjuk rasa bukan hal baru. Semua anggota dewan tanpa terkecuali sudah sering menemui aksi unjuk rasa. Tapi selama ini masih dalam tahap wajar. "Pengunjuk rasa tidak sampai melakukan perusakan. Namun yang terjadi beberapa hari lalu sudah masuk tindakan anarkis dan pidana. Tentu ini sangat membahayakan," tambahnya.

Sejauh ini, sudah ada enam mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka. Kapolresta Banjarmasin, Komisaris Besar Polisi Sumarto mengatakan sudah cukup alat bukti yang ditemukan. Meski demikian, para mahaisswa ini hanya dikenakan tahanan kota dan wajib lapor atas jaminan institui dimana mereka belajar.

Zainul Muslihin salah seorang koordinator aksi yang menuntut rekan-rekannya bebas mengatakan perusakan di gedung dewan tidak sebanding dengan yang dirasakan masyarakat jika pemerintah tak mengambil langkah untuk menstabilkan ekonomi sekarang. “Berapa sih harga plakat yang rusak itu, kami bisa menggantinya. Tapi perlu diingat imbas dari ekonomi, sangat besar. Ini persoalan kecil. Kami sudah berkali-kali ingin ketemu dengan anggota dewan selalu tak ada,” tuturnya. (gmp/ ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:17

Sudah 29 Kotak Suara Ditemukan Rusak Dalam Proses Perakitan

MARABAHAN - Dijaga pihak kepolisian, Proses perakitan kotak suara terus…

Jumat, 15 Februari 2019 15:13

Salut!! Tradisi Bahalarat Masih Eksis di Ulu Benteng

MARABAHAN - Memasuki musim tanam, Warga Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:32

Tak Main-main, Pengkot PTMSI Tunjuk Pelatih dari Binpres

BANJARMASIN – Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengkot…

Jumat, 15 Februari 2019 11:48

TAK DIBAYAR..! Ini Ternyata Motivasi Petugas Haul Abah Guru Sekumpul

MARTAPURA – Haul Ke-14 Abah Guru Sekumpul digelar 9-10 Maret…

Jumat, 15 Februari 2019 11:46

BANUA PEDIA: Kambang Sarai, Kerajinan Spesialis Acil Kampung Kembang

MARTAPURA – Ada istilah kambang barenteng dan kambang sarai. Keduanya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:44

BANUA PEDIA: Legenda Nini Randa, Nenek Moyang Parentengan Kampung Bunga Bincau

MARTAPURA – Sebagian besar bunga yang dijajakan di pasar, sekitar…

Jumat, 15 Februari 2019 11:41

Kapolda Kalsel Terjun ke Lapangan Pantau Logistk Pemilu 2019

BANJARMASIN - Kiriman surat suara pertama tiba di Pelabuhan Trisakti,…

Jumat, 15 Februari 2019 11:39

Berikut Desa Pengasil Kembang di Kabupaten Banjar

MARTAPURA – Sentra kembang Kabupaten Banjar sering disebut kampung kembang.…

Jumat, 15 Februari 2019 11:33

Kecewa Berat, Caleg Sebut Bawaslu Tebang Pilih Dalam Menindak

Baliho milik Partai Nasdem diturunkan di Amuntai. Semua pihak bersuara,…

Jumat, 15 Februari 2019 11:12

BANUA PEDIA: Mengenal Istilah Kambang Barenteng Khas Martapura

MARTAPURA – Kabupaten Banjar punya Kampung Kembang. Dari situ mengemuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*