MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Minggu, 30 September 2018 10:59
PDAM Bandarmasih Lagi Bingung Jar, Bantui Kah?

Peralihan Status Perumda atau Perseroda

Kantor PDAM Bandarmasih di Banjarmasin | Foto: doc

PROKAL.CO, BANJARMASIN - PDAM Bandarmasih belum menetapkan pilihan. Apakah berubah menjadi perseroda (perseroan daerah) atau perumda (perusahaan umum daerah). Padahal, tenggat waktu peralihan status perusahaan itu sebentar lagi habis.

Merujuk Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 tentang BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), paling lambat pada tahun 2019, semua PDAM telah menanggalkan status lama sebagai perusda (perusahaan daerah).

"Masih dikonsultasikan. Tapi pemko tampaknya lebih condong ke perumda. Tapi sekali lagi ini belum dipastikan," kata Direktur Umum dan Pemasaran PDAM Bandarmasih, Farida Ariaty.

Andaikan benar menjadi perumda, masih ada ganjalan. Syaratnya, saham PDAM harus sepenuhnya dimiliki pemko. Sementara 15 persen saham PDAM saat ini masih dipegang Pemprov Kalsel.

Sebagai gambaran, 55 persen keuntungan perusahaan akan diserahkan PDAM kepada pemko. Dari bagian itu, dipotong lagi 15 persen untuk pemprov.

Sisanya sebesar 45 persen kemudian dipakai PDAM untuk ongkos produksi, mengisi dana cadangan, hingga menyiapkan tabungan pensiun pegawai. "Selain pembagian profit, pemprov juga boleh meminta jatah kursi dari dewan pengawas PDAM," jelasnya.

Lalu, mengapa perumda dinilai lebih baik? Farida menekankan, pengambilan keputusan vital akan lebih ringkas dan cepat. Seperti penaikan tarif air atau penerimaan investasi dari luar.

"Jadi direksi cukup melapor kepada wali kota saja. Komunikasinya menjadi satu arah. Tidak perlu sampai melapor ke gubernur," tegasnya.

Sekalipun model perseroda juga tak kalah menarik. Karena PDAM bisa lebih gesit dalam mengembangkan bisnisnya. Seperti mengajak publik (dalam artian swasta) terlibat dalam kepemilikan saham.

Saat ini, di Indonesia baru PDAM milik Cirebon dan Banyuwangi yang telah menjatuhkan pilihan. "Dalam perseroda, peluang pihak swasta untuk masuk menjadi lebih besar," ujarnya.

Namun, peraturan itu tidak berlaku bagi PD PAL (Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah). Yang dulunya menjadi anak perusahaan PDAM Bandarmasih dan kini telah melepaskan diri.

"Sedari awal, PD PAL adalah milik pemko sepenuhnya. Jadi tidak terganggu dengan PP No 54," pungkas Farida.

Yang manapun nantinya dipilih, perubahan status perusahaan akan diberi payung hukum lewat perda (peraturan daerah). DPRD juga akan dilibatkan dalam pembahasan masalah ini. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .