MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 30 September 2018 11:18
Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Kala Perkantoran Pemprov Kalsel Disulap jadi Hijau

INDAH: Lahan seluas 4,8 hektare yang berada tepat di depan perkantoran Setdaprov Kalsel yang sebelumnya hanya tanah lapang, disulap menjadi kampung hijau.

PROKAL.CO, Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap menjadi Kampung Pertanian Terpadu (KPT).

=========================

M OSCAR FRABY, Banjarbaru

 ========================

Lahan seluas 4,8 hektare yang berada tepat di depan perkantoran Setdaprov Kalsel yang sebelumnya hanya tanah lapang, disulap menjadi kampung hijau. Seluas 3 hektare dijadikan KPT. Sementara 1,8 hektare lagi dijadikan perkebunan jagung.

Di KPT ini, terbagi menjadi lima kampung, yakni Kampung Tanaman Pangan, Kampung Pertanian, Kampung Peternakan, Kampung Pangan Lestari, Kampung Holtikultura serta Kampung Perkebunan. Untuk Kampung Tanaman Pangan dibuat oleh Dinas Ketahanan Pangan Kalsel. Di kawasan ini ditanami sejumlah tumbuhan, seperti jagung, kedelai dan kacang hijau.

Sementara, di Kampung Perternakan, kandangnya diisi berbagai jenis hewan ternak, seperti kambing, kerbau, dan juga kelinci. Nantinya kampung ini juga akan menyiapkan instalasi bio urine, bio gas bahkan kolam kerbau.

Sedangkan, di Kampung Perkebunan, akan ditanami tumbuhan kakao, kopi, kacang tanah serta Desa Mandiri Benih. Berbeda dengan kampung lainnya, di Kampung Hortikultura akan disuguhi pemandangan rumput hijau yang akan memberikan nuansa sejuk di area tersebut.

Sementara yang akan menjadi pusat kampung adalah Kampung Pangan Lestari. Rencananya kampung ini akan memiliki bentuk yang berbeda dari kampung lainnya, yaitu berbentuk bundar. Ditengahnya dibangun gazebo berbentuk Rumah Adat Banjar yang dihiasi degan kolam ikan seluas 3 x 4 meter.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Suparno mengatakan lahan tersebut sengaja dibuat layaknya kampung. Tak hanya jelang HPS, Kampung Pertanian Terpadu akan terus dilestarikan sebagai wahana untuk edukasi bagi masyarakat.

“Melalui KPT ini, masyarakat bisa tahu cara menanam yang benar dan hasilnya aman untuk dikonsumsi,” jelasnya Suparno. KPT sebutnya terbuka untuk umum. Bahkan, dalam minggu depan KPT sudah selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat.

Peringatan HPS tahun ini di Kalsel, dipusatkan di dua daerah. Selain di kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, juga dipusatkan di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Di Desa Jejangkit ini disiapkan lahan pertanian terpadu seluas 4000 hektar.

Seluas 750 hektarnya, dioptimalisasikan untuk peringatan HPS tahun 2018. Luasan lahan mencapai 4000 hektar tersebut ditunjuk oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ketika meninjau titik HPS 2018 pada bulan Juli lalu.

Persiapan puncak acara diklaim sudah mencapai 98 persen. Kementerian Pertanian yang merupakan sektor utama penyelenggara terus mengawal setiap detail kegiatan, terutama dalam menggenjot pemanfaatan lahan rawa untuk pertanian produktif yang menjadi tema besar nasional 2018 ini.

“Lahan ini seperti membangunkan raksasa tidur. Rawa lebak dan pasang surut yang begitu luas ini akan menjadi basis produksi untuk menjadikan lumbung pangan Indonesia, bahkan dunia,” kata Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam satu kesempatan. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*