MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 05 Oktober 2018 13:54
Takut Bakal Meluas, Longsor Haur Gading Bikin Cemas
AMBLAS: Jalan Desa Keramat Kecamatan Haur Gading longsor puluhan meter hingga membuat jembatan ikut roboh.

PROKAL.CO, AMUNTAI – Nurjanah terjaga dari tidurnya dini hari, Kamis (4/10). Dia mendengar suara-suara yang menakutkan di luar rumahnya. Ibu rumah yang tinggal di bantaran Sungai Haur Gading Hulu Sungai Utara (HSU)  ini  tidak berani keluar rumah untuk memeriksa. Dia menunggu pagi untuk keluar rumah.

Saat keluar, perempuan 45 tahun itu terkejut. “Pagi hari barulah musibah tampak jelas di depan mata," ucapnya kepada Radar Banjarmasin. Dia mengatakan suara yang didengarnya ternyata adalah bergeraknya tanah  di bantaran sungai.

Longsor itu membuat  struktur jembatan gantung sepanjang 50 meter rusak.   Oprit jembatan turun drastis menyebabkan   tiang penyangga terbawa ke bawah. Tiang utama tak mampu menahan beban sehingga jembatan terputus. Padahal jembatan itu menjadi penghubung aktivitas  warga Desa Teluk Haur dan Keramat.

Nurjanah sendiri cemas melihat kerusakan itu.  Tempat tinggalnya hanya berjarak  2 meter dari rumahnya. "Takut. Kami harap ada langkah cepat dari pemda," ungkapnya.

Untungnya tak ada korban jiwa dari bencana tersebut.  Tapi warga yang tinggal di dua desa yang dibatasi jembatan itu  mengalami kerugian materi. Sebagian teras rumah mereka ikut longsor.  

Sekretaris DesaTeluk Haur Abdurrahim mengaku khawatir atas kejadian ini, sebab apabila turun hujan musibah serupa bakal terjadi. Sebab retakan tanah yang mengering rawan longsor. "Warga kami takut longsor akan meluas," ungkap Rahim. "Kami harap ada perhatian cepat dari pemda atau dinas terkait seputar musibah yang dialami ini," harapnya.

  Pelaksana Tugas Kepala Dinas  Pekerjaan Umum  Ir Hj Inna Wahyudiaty menyampaikan pihaknya  sudah melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat kerusakan jembatan."Kami tak bisa melakukan perbaikan secara cepat. Sebab mengingat anggaran yang sangat terbatas. Tapi jalan alternatif masih dapat dilalui warga untuk beraktivitas setiap harinya," jawabnya. Jembatan yang terputus masih ada beberapa titik jembatan yang dapat digunakan warga.

Solusi paling cepat,  adalah jalan alternatif. Untuk itu, rumah warga akan harus “dibalik”. Bagian depan  menjadi bagian belakang. Pembangunan jalan alternatif yang dikerjakan saat ini berada tepat di belakang rumah warga. "Tahun ini kami sudah kerjakan dan akan dilanjut di tahun 2019 sesuai anggaran yang ada nantinya," paparnya.

  Junaidi dari Komisi II yang ikut meninjau ke lokasi menyebut mengaku sangat prihatin dengan musibah yang menimpa warga. Pihaknya akan melakukan konsultasi langsung ke pusat terkait solusi fenomena amblas ini ke PUPR Pusat."Kami siap membantu eksekutif mengusulkan alokasi dana sumber pusat untuk perbaikan sejumlah infrastruktur yang rusak," ucapnya.

Dia mengatakan pembangunan jembatan pengganti harus yang lebih baik dengan perencanaan yang cermat dalam ketahanannya. Jalan yang dibangun juga sebaiknya  menggunakan sistem plat beton yang kuat secara konstruksi ketimbang beronjong atau pondasi batu gunung. "Memang konstruksi plat beton mahal. Tapi hasil tentu kuat. Sehingga musibah tak berulang. Contoh Jalan Abdul Azis kuat," sarannya yang mengatakan jika  dana minim untuk perbaikan jembatan, mending  pemukim di bantaran sungai direlokasi dengan  kesepakatan bersama.  (mar/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 18:26

Hadeehh..! Begini Jadinya Klo Suka Bikin Gaduh di Kos-kosan

BANJARBARU - Berkumpul di dalam satu kamar indekos dan bikin gaduh hingga larut malam, tujuh muda-mudi…

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .