MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 08 Oktober 2018 14:05
Jokowi Datang, Kabut Asap Wajib Hilang
PENGENDALI API: Helikopter pengebom air memadamkan kebakaran lahan di Guntung Manggis, Banjarbaru, (6/10). | Foto: Randu/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, Presiden Joko Widodo dijadwalkan datang ke Kalsel 18 Oktober mendatang. Dia akan hadir di puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 di Desa Jejangkit. Acara itu juga akan menghadirkan duta besar dari puluhan negara di dunia. Mengingat pentingnya momen itu bagi citra Kalsel dan Indonesia, kabut asap tak boleh muncul.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyudin terlihat sangat sibuk hari-hari ini. Dia punya beban yang sangat besar untuk menghilangkan kabut asap saat Presiden Jokowi tiba di Kalsel pada 18 Oktober mendatang. Mampukah?

Setidaknya, Ujud - demikian sapaannya - telah memberikan usaha maksimal. Kemarin dia telah menurunkan satuan tugas khusus ke wilayah Guntung Damar. Ini areal yang selalu membara di Banjarbaru dan berada sangat dekat dengan bandara Syamsuddin Noor.

Bandara memang menjadi konsentrasi penting. Karena di sinilah Presiden Joko Widodo dan 42 Duta Besar dan diplomat dari luar negeri akan mendarat. Kesan pertama begitu penting. Ujud tak mau saat mendarat, kabut asap lah yang pertama menyambut.

“Area bandara yang menjadi fokus kami. Ini pintu awal dan utama,” ucapnya.

Mau tak mau ini harus dilakukan. Pasalnya Hari Pangan Sedunia (HPS) 2018 di Desa Jejangkit, Barito Kuala kurang dari dua pekan lagi sementara kabut asap malah semakin menggila. Jika pun kabut asap gagal dihilangkan, setidaknya bisa "ditiup" sepanjang 3 kilometer dari kawasan bandara.

Demi misi ini, BPBD juga bekerja sama dengan para relawan dan sejumlah aparat kodim, kepolisian hingga damkar swasta. Intinya jelas: “Jangan sampai kabut asap terjadi ketika Presiden datang nanti,” harap Ujud.

Ada beberapa Posko Satgas Khusus yang disiagakan di bandara. Posko-posko tersebut ada di Guntung Damar, Tegal Arum, dan di Jalan Kasturi. Tiga kawasan ini menjadi perhatian karena lahan gambutnya sangat mudah terbakar. Dan ketika terbakar, dampaknya asapnya akan ke bandara.

“Memang sebelumnya sudah ada satgas disana. Sekarang personelnya ditambah. Termasuk operasionalnya. Semula berakhir hingga pukul 16.00 Wita, sekarang hingga pukul 18.00 Wita,” ucap Ujud.

Tak tanggung, enam heli dikerahkan hingga pukul 18.00 Wita untuk mengendalikan lahan kebakaran di Banjarbaru. 10 Damkar swasta juga turut dilibatkan.

Untuk melapis posko-posko ini, posko lainnya juga dibangun di kawasan Bati-Bati Kabupaten Tanah, Liang Anggang Banjarbaru, Mandastana Barito Kuala, Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan posko induk di depan Kantor BPBD Kalsel. “Lima posko ini untuk mengelilingi bandara,” ujarnya.

Ada dua tempat yang menjadi lokasi peringatan HPS 2018 di Kalsel. Selain dihelat di Desa Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, acara juga digelar di Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru. Ada gelar teknologi optimalisasi lahan rawa, gelar teknologi pertanian terpadu, pameran nasional, diplomatic tour, pemecahan rekor MURI, pagelaran seni daerah serta sajian kuliner khas Kalimantan.

“Sesuai agenda dari kementerian Pertanian, acara akan berlangsung dari 18 sampai 21 Oktober yang merupakan puncak acara,” tutur Sekretaris HPS 2018, Suparmi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

Suparmi mengungkapkan, pihak panita memperkirakan ada 6000 tamu yang akan berhadir pada HPS tahun ini. Menyiapkan tamu undangan sebanyak itu, Pemprov juga sudah menyiapkan sejumlah angkutan untuk memfasilitasi mereka. Diungkapkan Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, M Rusli, ada 20 unit lebih mobil dalam rangka memfasilitasi tamu undangan. “bus hingga mini bus sudah kami siapkan,” terang Rusli.

Berbicara jadwal Presiden, Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris mengaku hingga saat ini masih belum mendapat jadwal resmi. Pemprov sebutnya masih mengacu jadwal kementerian, di mana acara puncak akan dilaksanakan pada 18 Oktober mendatang. Namun jadwal resmi dari Sekretariat Negara belum terbit. “Mengacu jadwal dari kementerian saja dulu,” tukasnya.

Yang pasti sebut Haris, persiapan HPS 2018 di Kalsel tak ada kendala berarti. Dia mengatakan, persiapan sudah mencapai 95 persen. Haris optimistis kabut asap yang marak terjadi tak akan mengganggu HPS 2018. “Kegiatan pemadaman sudah dimaksimalkan, kami berharap hujan juga segera turun,” harap Haris.

Dia juga mengingatkan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk turut mengatasi kebakaran lahan ini. Pasalnya, wilayah yang terbakar adalah berada di pemerintah kabupaten dan kota itu sendiri. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…

Kamis, 13 Desember 2018 09:56

Tekad Kuat Pramuka Kalsel Agar Unggul di Tingkat Nasional

SURABAYA– Keseriusan dalam membina para anggotanya agar unggul dalam berinovasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .