MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 09 Oktober 2018 13:39
Siswa Korban Gempa dan Tsunami Palu Bersekolah di Tanah Laut

Datang dengan Sandal Jepit, Ceritakan Gempa Hancurkan Sekolahnya

DISAMBUT: Dengan berpenampilan sederhana kedatangan Alif disambut Kepala Madrasah MAN IC Tala Hilal Najmi.

PROKAL.CO, Gempa dan tsunami di Palu membuat pendidikan terhenti.  Sebuah sekolah di Tanah Laut mengundang salah seorang siswa di Palu untuk bersekolah di Tanah Laut.

  Kota Palu  dilanda duka akibat gempa gempa 7,7 SR yang disusul oleh gelombang tsunami pada hari Jumat tanggal 28 September 2018 lalu. Banyak rumah dan gedung -gedung sekolah hancur. Banyak anak-anak yang telantar karena tidak lagi memiliki rumah, apalagi seragam untuk sekolah.  Kehidupan dan pendidikan belum pulih di Palu.

Berempati atas penderitaan anak-anak di sana,  Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) Kalimantan Selatan menawarkan salah seorang siswa di Palu untuk sekolah di Tanah Laut.

Siswa bernama Muhammad Alif itu tadinya adalah pelajar MAN IC Kota Palu.

Alif harus merasakan kepiluan akibat bencana karena selain ditinggal sang ayah sejak 5 tahun yang lalu, rumah tempat tinggalnya juga rata dengan tanah akibat musibah gempa. Kemarin, anak dari pasangan Aris Amkono (alm) dan Masdiana tersebut datang ke sekolah barunya dengan sandal jepit.

  Alif datang bersama ibu, paman dan bibinya. Dia disambut langsung oleh Kepala MAN ICT Hilal Najmi  beserta seluruh guru dan siswa MAN ICT di halaman sekolah

 , Hilal menyampaikan bahwa MAN ICT beserta keluarga MAN IC se Indonesia menerima kedatangan siswa MAN IC Kota Palu untuk bersama-sama meringankan beban para korban gempa.

Hilal juga berjanji kepada orang tua dan wali Alif  agar tidak mengkhawatirkan Alif selama ikut belajar dan mengikuti kegiatan keasramaan di MAN ICT. Peralatan yang diperlukan untuk kegiatan belajar akan ditanggung sepenuhnya.

“Kamar asrama untuk Anakda Alif juga sudah kami persiapkan,”ujar Hilal.

Hilal juga mengimbau kepada seluruh siswa MAN ICT agar terus membersamai Alif dalam seluruh kegiatan, baik kegiatan belajar di asrama maupun di ruang belajar. Hal ini agar Alif dapat keluar dan sembuh dari trauma pasca kejadian gempa dan Tsunami tersebut.

Anak-anak korban  gempa dan tsunami tidak hanya mengalami luka fisik tetapi juga mengalami tekanan akibat rasa takut yang dahsyat. Rasa trauma terus membayangi mereka dan hal ini tidak akan bisa disembuhkan dalam waktu yang singkat.

“Kita harus bisa membuat Alif terus tersenyum dan bahagia selama di MAN ICT,” tegasnya.

Sementara itu, tidak banyak yang bisa di ucapkan Masdiana, Ibunda Alif selain meneteskan air mata dan terharu atas sambutan  di MAN ICT. Terbata-bata, Masdiana hanya mampu mengucapkan terima kasih diiringi dengan isakan tangisan.

Sedangkan Alif sendiri terlihat jauh lebih tegar dan mampu menceritakan kepada seluruh siswa MAN ICT kejadian yang baru dilaluinya itu. Dia mengatakan saat gempa, dirinya sedang bersiap-siap untuk melakukan ibadah Salat Maghrib  namun secara tiba-tiba gempa dan bumi berguncang dengan kerasnya.

Semua siswa MAN IC Kota Palu juga berbondong-bondong keluar ruangan untuk menyelamatkan diri hingga tsunami selesai melanda Palu.  “Alhamdulilah semua siswa MAN IC Palu selamat, namun semua gedung IC Palu tidak bisa beroperasi karena rusak dan retak karena gempa,,” ujar Alif.

Alif  menceritakan perjalanannya naik kapal laut dari Palu menuju Makassar dan naik pesawat ke Kota Banjarmasin untuk mengungsi ke tempat paman saudara ibunya.  Dia mendengar kabar dari pihak MAN IC Kota Palu kalau MAN ICT siap menerima siswa dari MAN IC Kota Palu.

“Dan Qadarullah saat ini saya ada dihadapan teman-teman sekalian,” ungkapnya.

Alif juga menjelaskan, rekan-rekannya ada yang memilih untuk tinggal di Palu, namun juga ada yang pindah di MAN IC Gorontalo. Hanya dirinya yang memilih MAN IC di Kalimantan Selatan. (ard/ay/ran)

 


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .