MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 09 Oktober 2018 13:39
Siswa Korban Gempa dan Tsunami Palu Bersekolah di Tanah Laut

Datang dengan Sandal Jepit, Ceritakan Gempa Hancurkan Sekolahnya

DISAMBUT: Dengan berpenampilan sederhana kedatangan Alif disambut Kepala Madrasah MAN IC Tala Hilal Najmi.

PROKAL.CO, Gempa dan tsunami di Palu membuat pendidikan terhenti.  Sebuah sekolah di Tanah Laut mengundang salah seorang siswa di Palu untuk bersekolah di Tanah Laut.

  Kota Palu  dilanda duka akibat gempa gempa 7,7 SR yang disusul oleh gelombang tsunami pada hari Jumat tanggal 28 September 2018 lalu. Banyak rumah dan gedung -gedung sekolah hancur. Banyak anak-anak yang telantar karena tidak lagi memiliki rumah, apalagi seragam untuk sekolah.  Kehidupan dan pendidikan belum pulih di Palu.

Berempati atas penderitaan anak-anak di sana,  Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) Kalimantan Selatan menawarkan salah seorang siswa di Palu untuk sekolah di Tanah Laut.

Siswa bernama Muhammad Alif itu tadinya adalah pelajar MAN IC Kota Palu.

Alif harus merasakan kepiluan akibat bencana karena selain ditinggal sang ayah sejak 5 tahun yang lalu, rumah tempat tinggalnya juga rata dengan tanah akibat musibah gempa. Kemarin, anak dari pasangan Aris Amkono (alm) dan Masdiana tersebut datang ke sekolah barunya dengan sandal jepit.

  Alif datang bersama ibu, paman dan bibinya. Dia disambut langsung oleh Kepala MAN ICT Hilal Najmi  beserta seluruh guru dan siswa MAN ICT di halaman sekolah

 , Hilal menyampaikan bahwa MAN ICT beserta keluarga MAN IC se Indonesia menerima kedatangan siswa MAN IC Kota Palu untuk bersama-sama meringankan beban para korban gempa.

Hilal juga berjanji kepada orang tua dan wali Alif  agar tidak mengkhawatirkan Alif selama ikut belajar dan mengikuti kegiatan keasramaan di MAN ICT. Peralatan yang diperlukan untuk kegiatan belajar akan ditanggung sepenuhnya.

“Kamar asrama untuk Anakda Alif juga sudah kami persiapkan,”ujar Hilal.

Hilal juga mengimbau kepada seluruh siswa MAN ICT agar terus membersamai Alif dalam seluruh kegiatan, baik kegiatan belajar di asrama maupun di ruang belajar. Hal ini agar Alif dapat keluar dan sembuh dari trauma pasca kejadian gempa dan Tsunami tersebut.

Anak-anak korban  gempa dan tsunami tidak hanya mengalami luka fisik tetapi juga mengalami tekanan akibat rasa takut yang dahsyat. Rasa trauma terus membayangi mereka dan hal ini tidak akan bisa disembuhkan dalam waktu yang singkat.

“Kita harus bisa membuat Alif terus tersenyum dan bahagia selama di MAN ICT,” tegasnya.

Sementara itu, tidak banyak yang bisa di ucapkan Masdiana, Ibunda Alif selain meneteskan air mata dan terharu atas sambutan  di MAN ICT. Terbata-bata, Masdiana hanya mampu mengucapkan terima kasih diiringi dengan isakan tangisan.

Sedangkan Alif sendiri terlihat jauh lebih tegar dan mampu menceritakan kepada seluruh siswa MAN ICT kejadian yang baru dilaluinya itu. Dia mengatakan saat gempa, dirinya sedang bersiap-siap untuk melakukan ibadah Salat Maghrib  namun secara tiba-tiba gempa dan bumi berguncang dengan kerasnya.

Semua siswa MAN IC Kota Palu juga berbondong-bondong keluar ruangan untuk menyelamatkan diri hingga tsunami selesai melanda Palu.  “Alhamdulilah semua siswa MAN IC Palu selamat, namun semua gedung IC Palu tidak bisa beroperasi karena rusak dan retak karena gempa,,” ujar Alif.

Alif  menceritakan perjalanannya naik kapal laut dari Palu menuju Makassar dan naik pesawat ke Kota Banjarmasin untuk mengungsi ke tempat paman saudara ibunya.  Dia mendengar kabar dari pihak MAN IC Kota Palu kalau MAN ICT siap menerima siswa dari MAN IC Kota Palu.

“Dan Qadarullah saat ini saya ada dihadapan teman-teman sekalian,” ungkapnya.

Alif juga menjelaskan, rekan-rekannya ada yang memilih untuk tinggal di Palu, namun juga ada yang pindah di MAN IC Gorontalo. Hanya dirinya yang memilih MAN IC di Kalimantan Selatan. (ard/ay/ran)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 10:06

RUSAK TERUS, Portal Alalak Bakal Diganti Baja

BANJARMASIN – Berkali-kali ditabrak dan patah, portal Jembatan Sungai Alalak…

Selasa, 25 Juni 2019 10:01

Gambut Bakal Jadi Kota: Tanah Pertanian Akan Dipindahkan

MARTAPURA – Tanah pertanian di Kecamatan Gambut menggiurkan untuk investasi.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:52

Masih Kosong, RTH Taman Pintar Dilanjutkan Bulan Depan

BANJARBARU - Setelah tahap satu rampung akhir tahun 2018 lalu.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:49

Sampai Kini, TPA Regional Kesulitan Beroperasi

BANJARBARU - Belum memiliki alat berat, membuat TPA Regional Banjarbakula…

Selasa, 25 Juni 2019 09:27

Sayed Jafar Mau Nyalon Lagi di 2020

KOTABARU - Bupati Sayed Jafar menyatakan kesiapan kembali berlaga di…

Senin, 24 Juni 2019 15:35
SMK PP Negeri Banjarbaru

SMK-PPN Banjarbaru seleksi peserta PWMP

SMK Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Banjarbaru melaksanakan kegiatan seleksi…

Senin, 24 Juni 2019 11:03

Gambut, Penyangga Pangan atau Penyangga Kota?

Sejatinya, pemerintah Kabupaten Banjar sudah menyiapkan lahan abadi pertanian dalam…

Senin, 24 Juni 2019 10:29
Pemkab Balangan

Pembangunan Asrama Mahasiswi Balangan di Yogyakarta Masuk Perencanaan

PARINGIN – Suasana akrab dan kekeluargaan terasa pada gelaran halalbihalal…

Senin, 24 Juni 2019 09:53

Tak Ada Tawar-Menawar untuk Posisi Karmila, Harry: PAN Terbuka untuk Koalisi

BANJARMASIN - Harry Wijaya menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi…

Senin, 24 Juni 2019 09:49
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Dilatih Budi daya Kelapa Sawit

BATULICIN - Dinas Pertanian Tanbu mengadakan Pelatihan Manajemen Budi daya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*