MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 10 Oktober 2018 12:27
Minum "MIko", Gaya Mabuk yang Kini Meresahkan di Kotabaru
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, KOTABARU - Entah siapa yang menderita batuk akut sehingga bungkusnya begitu banyak ditemukan di sudut-sudut perkantoran di Kotabaru.

Selasa (9/10 siang kemarin, Radar Banjarmasin menemukan banyak bungkus obat batuk. Masih baru. Di halaman kantor BPKAD Kotabaru. Agak ke belakang. Dekat objek wisata Siring Laut.

Juga ada di dekat kantor Bappeda. Samping lapangan tenis. "Biasa kalau lagi banyak masalah minum miko katanya," ujar pelajar SMK yang magang di perkantoran Kotabaru.

Miko kata dia istilah untuk obat batuk itu. Dia mendengar cerita, kalau minum obat batuk dalam dosis tinggi bisa mabuk alias fly.

Apakah dia dan teman-temannya pernah? Pelajar menggeleng kepalanya. "Cuma dengar aja," akunya.

Tahukah para pelajar itu siapa yang mengkonsumsi obat batuk sebanyak itu? Mereka menggeleng kepala. "Kami di sini sampai sore saja. Tapi kalau malam ramai di sini. Mungkin malam itu," kata pelajar.

Halaman belakang kantor BPKAD memang berdampingan dengan Siring Laut. Tempat biasa para remaja kumpul malam hari. Di lokasi tumpukan obat batuk itu memang remang, minim penerangan dan ada pohon besar di sana, bisa jadi tempat minum obat sambil berlindung dari keramaian.

Pengunjung perkantoran dan Siring Laut menyesalkan adanya tumpukan obat batuk itu. "Mestinya ada lampu di sini. Atau ada pengawasan dari pemerintah. Kasian anak-anak kalau ada yang mabuk begini," ujar Duki warga Kotabaru.

Dimintai tanggapannya, Kasatpol PP Murdianto mengatakan akan merencanakan untuk melakukan pengawasan di sana. "Kami akan lakukan pengawasan di tempat-tempat potensial terjadinya perilaku itu. Terutama di aset-aset pemerintah," ujarnya.

Benarkah bisa mabuk minum obat batuk? Rapi salah satu sopir truk di Kotabaru membenarkan. "Dulu saya pernah minum itu," akunya. Obat batuk kata dia mengandung zat dextrometrophan. "Gak mesti miko, obat lain asal ada dextro nya bisa dipakai," paparnya.

Diminum jelasnya dalam dosis tinggi. Jika pertama kali dada bisa terasa panas. Setelah itu badan terasa lemas. Logika berpikir jadi berkurang, alias kosong. "Jadi kosong aja pikirannya. Terus kontrol sikap jadi kurang," tambahnya.

Minum itu alasan Rapi untuk menghilangkan masalah. Tapi lebih banyak ujarnya ikut-ikutan saja. Supaya terlihat keren. "Aku nah sudah mabuk keren," ujarnya tergelak menertawakan kebodohan masa lalunya. "Tapi jangan coba lah, kasihan badan. Keren itu kalau banyak uang bukan mabuk," kekehnya. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .