MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 10 Oktober 2018 12:27
Minum "MIko", Gaya Mabuk yang Kini Meresahkan di Kotabaru
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, KOTABARU - Entah siapa yang menderita batuk akut sehingga bungkusnya begitu banyak ditemukan di sudut-sudut perkantoran di Kotabaru.

Selasa (9/10 siang kemarin, Radar Banjarmasin menemukan banyak bungkus obat batuk. Masih baru. Di halaman kantor BPKAD Kotabaru. Agak ke belakang. Dekat objek wisata Siring Laut.

Juga ada di dekat kantor Bappeda. Samping lapangan tenis. "Biasa kalau lagi banyak masalah minum miko katanya," ujar pelajar SMK yang magang di perkantoran Kotabaru.

Miko kata dia istilah untuk obat batuk itu. Dia mendengar cerita, kalau minum obat batuk dalam dosis tinggi bisa mabuk alias fly.

Apakah dia dan teman-temannya pernah? Pelajar menggeleng kepalanya. "Cuma dengar aja," akunya.

Tahukah para pelajar itu siapa yang mengkonsumsi obat batuk sebanyak itu? Mereka menggeleng kepala. "Kami di sini sampai sore saja. Tapi kalau malam ramai di sini. Mungkin malam itu," kata pelajar.

Halaman belakang kantor BPKAD memang berdampingan dengan Siring Laut. Tempat biasa para remaja kumpul malam hari. Di lokasi tumpukan obat batuk itu memang remang, minim penerangan dan ada pohon besar di sana, bisa jadi tempat minum obat sambil berlindung dari keramaian.

Pengunjung perkantoran dan Siring Laut menyesalkan adanya tumpukan obat batuk itu. "Mestinya ada lampu di sini. Atau ada pengawasan dari pemerintah. Kasian anak-anak kalau ada yang mabuk begini," ujar Duki warga Kotabaru.

Dimintai tanggapannya, Kasatpol PP Murdianto mengatakan akan merencanakan untuk melakukan pengawasan di sana. "Kami akan lakukan pengawasan di tempat-tempat potensial terjadinya perilaku itu. Terutama di aset-aset pemerintah," ujarnya.

Benarkah bisa mabuk minum obat batuk? Rapi salah satu sopir truk di Kotabaru membenarkan. "Dulu saya pernah minum itu," akunya. Obat batuk kata dia mengandung zat dextrometrophan. "Gak mesti miko, obat lain asal ada dextro nya bisa dipakai," paparnya.

Diminum jelasnya dalam dosis tinggi. Jika pertama kali dada bisa terasa panas. Setelah itu badan terasa lemas. Logika berpikir jadi berkurang, alias kosong. "Jadi kosong aja pikirannya. Terus kontrol sikap jadi kurang," tambahnya.

Minum itu alasan Rapi untuk menghilangkan masalah. Tapi lebih banyak ujarnya ikut-ikutan saja. Supaya terlihat keren. "Aku nah sudah mabuk keren," ujarnya tergelak menertawakan kebodohan masa lalunya. "Tapi jangan coba lah, kasihan badan. Keren itu kalau banyak uang bukan mabuk," kekehnya. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 10:06

RUSAK TERUS, Portal Alalak Bakal Diganti Baja

BANJARMASIN – Berkali-kali ditabrak dan patah, portal Jembatan Sungai Alalak…

Selasa, 25 Juni 2019 10:01

Gambut Bakal Jadi Kota: Tanah Pertanian Akan Dipindahkan

MARTAPURA – Tanah pertanian di Kecamatan Gambut menggiurkan untuk investasi.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:52

Masih Kosong, RTH Taman Pintar Dilanjutkan Bulan Depan

BANJARBARU - Setelah tahap satu rampung akhir tahun 2018 lalu.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:49

Sampai Kini, TPA Regional Kesulitan Beroperasi

BANJARBARU - Belum memiliki alat berat, membuat TPA Regional Banjarbakula…

Selasa, 25 Juni 2019 09:27

Sayed Jafar Mau Nyalon Lagi di 2020

KOTABARU - Bupati Sayed Jafar menyatakan kesiapan kembali berlaga di…

Senin, 24 Juni 2019 15:35
SMK PP Negeri Banjarbaru

SMK-PPN Banjarbaru seleksi peserta PWMP

SMK Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Banjarbaru melaksanakan kegiatan seleksi…

Senin, 24 Juni 2019 11:03

Gambut, Penyangga Pangan atau Penyangga Kota?

Sejatinya, pemerintah Kabupaten Banjar sudah menyiapkan lahan abadi pertanian dalam…

Senin, 24 Juni 2019 10:29
Pemkab Balangan

Pembangunan Asrama Mahasiswi Balangan di Yogyakarta Masuk Perencanaan

PARINGIN – Suasana akrab dan kekeluargaan terasa pada gelaran halalbihalal…

Senin, 24 Juni 2019 09:53

Tak Ada Tawar-Menawar untuk Posisi Karmila, Harry: PAN Terbuka untuk Koalisi

BANJARMASIN - Harry Wijaya menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi…

Senin, 24 Juni 2019 09:49
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Dilatih Budi daya Kelapa Sawit

BATULICIN - Dinas Pertanian Tanbu mengadakan Pelatihan Manajemen Budi daya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*