MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 11 Oktober 2018 10:21
Tiga Formasi CPNS ini Masih Minim Peminatnya
BAWA ANAK: Seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) membawa putranya saat menyerahkan berkas pendaftaran ke Kantor BKPP Banjarbaru, Rabu (10/10) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Memasuki hari ke-15 pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), puluhan pelamar Rabu (10/10) kemarin terlihat memadati Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banjarbaru untuk menyerahkan berkas.

Tercatat sudah ada 699 pelamar yang telah melengkapi berkas dan dianggap memenuhi syarat administrasi, dari 1.254 orang yang sudah mendaftar di portal sistem seleksi CPNS nasional (SSCN).

Namun dari ribuan peserta yang mendaftar, ternyata masih ada tiga formasi yang belum ada pelamarnya. Yaitu, dokter spesialis jantung, patologi anatomi dan bedah syaraf.

Sementara, formasi yang paling banyak diminati ialah guru kelas ahli pertama dengan jumlah 308 pelamar. Disusul guru pendidikan Agama Islam pertama 246 pelamar. Kemudian formasi perawat ahli pertama dengan 198 pendaftar.

Kasubid Informasi dan Fasilitasi ASN BKPP Banjarbaru Syahri Fadhli mengaku tidak tahu kenapa masih ada beberapa formasi yang belum ada peminatnya. "Bisa jadi baru ada yang melamar di sisa waktu pendaftaran. Kami berharap, semua formasi nantinya terisi," katanya.

Dia mengungkapkan, masa pendaftaran CPNS secara online berakhir pada 15 Oktober. Sementara penyerahan berkas akan ditutup satu hari setelahnya. "Masa pendaftaran ini diperpanjang empat hari dari sebelumnya," ungkapnya.

Secara terpisah, Kabag TU RSD Idaman M Firmansyah menyampaikan bahwa pihaknya telah memprediksi formasi dokter spesialis bakal minim pelamar. "Sudah kami duga, sebab dokter spesialis sangat langka. Kalaupun ada, mereka memilih ke rumah sakit yang menawarkan tunjangan lebih besar dan fasilitas lengkap," ucapnya.

Padahal, saat ini RSD Idaman sangat memerlukan adanya dokter spesialis jantung, patologi anatomi dan bedah syaraf berstatus PNS. Karena, selama ini mereka hanya meminjam dari rumah sakit lain. "Kalau tidak ada dokter spesialis, terpaksa pasien kami rujuk ke rumah sakit lain," tambah pria yang akrab disapa Firman ini.

Menurutnya, untuk bisa merekrut dokter spesialis BKPP Banjarbaru harus jemput bola bekerja sama dengan sejumlah universitas. "BKPP perlu datang ke universitas yang mempunyai bidang studi dokter spesialis, lalu menawarkan ke dokter yang masih kuliah untuk menjadi PNS melalui jalur khusus tanpa tes," pungkasnya. (ris/by/bin)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .