MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 11 Oktober 2018 10:36
Pelamar Ribuan, hanya Tiga Orang Ditampung

PROKAL.CO, SEMENTARA ITU, Laporan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan belum ada satupun tenaga honorer kategori dua (K2) yang mendaftar. Padahal pendaftaran CPNS online melalui website sscn.bkn.go.id akan ditutup empat hari lagi. Beredar kabar, honorer K2 pun dipersulit mendaftar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin, Ahmad Syafri Azmi mengatakan untuk Banjarmasin jatah honorer K2 pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini telah tertampung.

 

Sesuai jatah yang dikhususkan untuk honorer K2 ini, Pemko Banjarmasin mendapat jatah 3 orang. “Tak ada kendala. Tiga orang honorer K2 yang ada sudah masuk sistem. Mereka tinggal ikut tes saja lagi,” kata Azmi kemarin.

 

Sesuai data dari pihaknya, honorer K2 yang ada di Pemko Banjarmasin jumlahnya sebanyak 120 orang. Namun, dari jumlah itu tak semuanya bisa ikut tes CPNS tahun ini. Faktornya, mulai dari tak sesuainya jenjang pendidikan hingga usia honorer K2.


Azmi menegaskan, pihaknya tak mempersulit honorer K2 ini untuk melakukan pendaftaran. Bahkan, melalui helpdesk yang disediakan pihaknya, petugas memberikan informasi untuk memudahkan pelamar. “Contohnya tiga jatah honorer sudah masuk sistem. Semua syarat yang menentukan BKN. Kami hanya menerima berkas kelengkapan syarat pelamar,” ujarnya.

 

Hingga kemarin, pelamar CPNS di Pemko Banjarmasin sudah mencapai 3.921 pelamar. Sementara berkas yang sudah masuk ke BKD Kota Banjarmasin sebanyak 1.300 lebih. Jatah formasi yang tersedia jumlahnya 397. Formasi tersebut terdiri dari 127 formasi guru, 231 formasi tenaga medis dan paramedis, serta 26 formasi tenaga teknis dan 3 formasi khusus untuk honorer K2.

 

Ketua Guru Honorer Kota Banjarmasin, Ali Wardhana masih berharap pemerintah pusat merevisi kebijakan CPNS untuk honorer K2. Pasalnya, tenaga honorer saat ini perannya sangat besar. Dia memberi contoh yang mengabdi sebagai tenaga pendidik.


Para tenaga honorer tersebut terang Ali lebih banyak berperan dan membantu para guru PNS di sekolah. “Sangat disayangkan dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut, hanya tertampung 3 orang honorer K2 yang memenuhi syarat,” ucap Ali.


Pemerintah sendiri sudah membuka lowongan CPNS jalur khusus untuk tenaga honorer K2 profesi guru dan tenaga kesehatan. Data Kementerian PAN-RB menyebutkan jumlah honorer K2 untuk profesi guru ada 157.210 orang. Dari jumlah ini, hanya 12.883 orang yang memenuhi syarat (eligible) mendaftar CPNS tahun ini.

Sedangkan untuk tenaga honorer K2 profesi tenaga kesehatan berjumlah 6.091 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 464 orang tenaga honorer K2 profesi tenaga kesehatan yang memenuhi syarat mendaftar.

Sayangnya sejak dibuka pendaftaran CPNS mulai 26 September lalu, belum ada satupun tenaga honorer K2 yang mendaftar. Fakta ini diungkapkan oleh Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN Iwan Hermanto. ’’Yang sudah membuat akun banyak,’’ katanya di komplek Kantor Staf Presiden (KSP), baru-baru tadi.

Dia menuturkan pendaftaran CPNS baru secara online di website BKN terdiri dari beberapa tahapan. Dimulai dengan pembuatan akun. Kemudian baru proses pendaftaran, diawali dengan pemilihan formasi. Iwan tidak mengungkapkan secara detail kenapa sampai sekarang pendaftar CPNS baru dari kelompok tenaga honorer K2 masih nihil.

Iwan hanya menjelaskan mekanisme pendaftaran CPNS jalur umum berbeda dengan jalur honorer K2. ’’Mereka (honorer K2) verifikasi dahulu di instansi masing-masing,’’ tuturnya. Dia menduga bahwa ada kendala ketika para honorer K2 itu meminta verifikasi ke instansi asalnya.

Ketua Forum Honorer K2 Indonesia Titi Purwaningsih mengaku bahwa ada kendala yang dialami para tenaga honorer K2 saat pendaftaran CPNS baru. ’’Nyatanya teman-teman honorer K2 yang usia di bawah 35 tahun pun sama dipersulit,’’ jelasnya.

Titi menegaskan janji pemerintah membuka jalan bagi tenaga honorer K2 untuk jadi PNS patut dipertanyakan. Sebab tenaga honorer K2 yang valid dan memenuhi persyaratan, di lapangan dipersulit. (mof/wan/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:47

Tak Ingin Gegabah, Kejati Tunggu Hasil Audit BPKP

BANJARMASIN – Tahun 2019 hampir berakhir tapi beberapa kasus korupsi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:28
Breaking News

Geger Mahasiswi AKPER Ditemukan Tak Bernyawa

BANJARMASIN --- Warga di Jalan Cempaka Raya Simpang Kenanga RT…

Kamis, 13 Desember 2018 11:47

Beruntung, Maling Helem Tidak Sampai Jadi Bulan-Bulanan Masa

BANJARMASIN – Lani (27) tertangkap tangan petugas parkir di Kampus…

Kamis, 13 Desember 2018 11:27

Sempat Dilaporkan Menghilang, NH Ditemukan Tewas Tenggelam

KANDANGAN – Warga Desa Samuda, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu…

Kamis, 13 Desember 2018 10:13

Kedapatan Ngelem, Lima Remaja Banjarmasin Diamankan Polisi

BANJARMASIN - Penyalahgunaan lem fox rupanya masih menjadi momok di…

Rabu, 12 Desember 2018 12:42

Tindak Pidana Korupsi di Kalsel Meningkat, Munaji Berikan Keterangan

BANJARMASIN – Tindak pidana korupsi di Kalsel tak kunjung berkurang.…

Rabu, 12 Desember 2018 11:13

Terakam CCTV, Maling Motor Beraksi di Kantor Camat Kandangan

KANDANGAN – Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tidak pandang siapa…

Rabu, 12 Desember 2018 09:49

Purwanto Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Parkir Inap Bandara

BANJARBARU - Warga Jalan Angkasa, Kelurahan Syamsudin Noor, Landasan Ulin,…

Rabu, 12 Desember 2018 09:32

Sempat Dihadang Preman, Satpol PP Berhasil Amankan 1600 Botol Miras

BANJARBARU - Minuman keras (miras) nampaknya masih dijual bebas di…

Selasa, 11 Desember 2018 12:54

Dana Tindak Pidana Korupsi Dikembalikan ke Kas Daerah

AMUNTAI - Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara menandai Hari Anti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .