MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 11 Oktober 2018 10:43
Hasan Senso, Tokoh Kenamaan Karang Intan Berpulang

Namanya Bikin Ciut, Gelarnya Membuat Bergetar

DIKENANG SHABAT: Hasan Senso (kiri) bersama Supiansyah dan Antung Aman.

PROKAL.CO, Hasan Senso meninggal dalam usia 56 tahun siang kemarin di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar. Banyak cerita para sahabat mengenang pria yang terkenal berani ini.

Gerimis mengiringi pemakaman Hasan Senso, kemarin sore. Keluarga, kerabat dan para sahabat terlihat mengantarkan jasadnya ke peristirahatan terakhir di alkah keluarga di Karang Intan.

Kiprah pria yang namanya sangat disegani tersebut memberi kesan mendalam, terutama bagi teman dekat dan orang yang mengaku sering mendapat pertolongannya.

Nama Hasan Senso sebenarnya Muhammad Hasan. Gelar “Senso” di belakang namanya merujuk gergaji mesin pemotong pohon; Chainsaw.

Konon, Hasan mendapatkan gelar itu sewaktu bekerja menjadi pemotong kayu dan pencari emas di Sungai Durian, Kalteng. Waktu itu di masin muda. Mesin pemotong mengenai tubuhnya. Jangan luka di kulit, sakit pun tidak dirasakannya.

Kabar lain, mesin pemotong pernah diuji coba lagi memotong bagian tubuhnya. Tidak ada yang luka. Itu jadi gambaran bahwa ilmu kebal Hasan Senso sangat mumpuni dan menakutkan. Gelar Senso pun menempel sampai akhir hayatnya.

Tapi, cerita-cerita itu hanya kabar dari mulut ke mulut dan tidak ada saksi mata yang menyaksikan. Almarhum sendiri tidak pernah menyombongkan apalagi pamer kehebatan selama bergaul.

Sekretaris KNPI Banjar Ardi mengatakan Hasan Senso sosok yang sangat mengayomi, membela kawan, dan pantang menyerah. Tak seperti namanya yang terkesan angker dan kasar, Hasan selalu mengutamakan pendekatan kekeluargaan tiap menghadapi masalah di lapangan.

Ardi mengaku sangat kehilangan tokoh Karang Intan tersebut, ujar Ardi memanfaatkan kehebatannya untuk kebaikan.


“Beliau khusnul khatimah, meninggal setelah sakit, informasi keluarga sempat jatuh dari kendaraan sebulan yang lalu,” kata Ardi lagi.

Senada diungkapkan oleh Gusti Abdurrahman atau Antung Aman. Ketua Komisi IV DPRD Banjar ini juga sangat dekat dengan Hasan Senso. Antung menilai, Hasan adalah pria yang setia kawan, bernyali besar, dan jujur.

“Orang lebih banyak mengenal nama dibanding sosoknya sendiri. Kadang kita juga merinding karena gelar beliau. Tapi setelah berkawan sangat lama justru gelar itu tidak sebanding dengan perilaku aslinya. Banyak yang tahu nama saja dibanding melihat atau bertemu Hasan. ” kata Antung Aman.


Sejatinya, menurut Antung, Hasan Senso adalah sosok penolong dan hobi mengumpulkan kawan. Berkat nama besarnya banyak kendala selesai, rekan seperjuangan bisa hidup dengan cara baik dan pekerjaan yang cukup mapan.

Kasmili, mantan Ketua Komisi III DPRD Banjar pun mengaku kaget mendengar kabar sahabatnya wafat. Tiga hari sebelum meninggal, dia mengatakan masih bertemu Hasan Senso di Pasar Martapura dan berbincang-bincang santai.

Di umur yang sangat matang, Hasan Sinso ujar Kasmili berubah 180 derajat, rajin beribadah dan cinta dengan agama. Selalu menyelipkan nasihat baik kepada dirinya dan kawan-kawan yang lain. Keterlibatannya dalam kegiatan amar maruf nahi munkar sangat teruji di Ormas Garu Sikat.

Untuk menghormati Hasan, Kasmili mengatakan akan menghidupkan kembali organisasi kemasyarakatan tersebut.


“Hasan adalah saudara dunia akhirat, dangsanak yang sangat supel, ramah, suka mendengarkan pendapat kawan,” ungkapnya.

Disinggung gelar Senso di belakang namanya, Kasmili menafsirkan dengan cara yang lebih bijaksana. Menurutnya, Senso itu diartikan sendiri oleh almarhum, maknanya tajam membela kebaikan dan kebenaran, siap berdiri di depan bila ada masalah. "Bukti beliau baik, sangat banyak yang mengantar ke pemakaman,” pungkasnya.(mam/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:50

Sisi Lain Pelatih Tinju kalsel, Arbain

Menjadi pelatih tinju rupanya bukan satu-satunya pekerjaan yang digeluti oleh…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .