MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 12 Oktober 2018 08:46
Kades Rosing Raya Terpilih Diadukan, Diduga Pakai Ijazah Palsu
MELAPOR: Yacob (tengah), didampingi kuasa hukum saat berada di SPKT Polda Kalsel, mengadukan dugaan kasus pemalsuan ijazah.

PROKAL.CO, BANJARMASIN -  Kepala Desa (kades) Rosong Raya terpilih, Kecamatan Pulau Laut Selatan,  Kabupaten Kotabaru, terseret ke jalur hukum.  S  yang berdomisili di desa tersebut  didadukan ke Polda Kalsel, diduga menggunakan ijazah palsu saat maju pada pemilihan kepala desa, pada 30 Agustus 2018 lalu.

Laporan itu disampaikan Yacob (48),  warga Jalan Kerayaan Utara RT 4 Kecamatan Pulau Laut. Yakob adalah calon kades yang bertarung melawan S. Ia didampingi kuasa hukum dari Kantor Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) Setyanegara, dari Jakarta dan Jalan Raya Stagen Km 5 Kompleks Ruko Bumi Saijaan Permai Sungai Taib  Kota baru Kalsel.

Direktur Eksekutif LABHI, Dr Ery Setyanegara SH MH, didampingi Direktur Cabang Kotabaru,  Nawawi SH mengungkapkan,  laporan yang akan disampaikan itu berisi tentang dugaan pemalsuan surat ijazah SD ketika waktu mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Yacob sendiri,  jelasnya adalah kandidat kepala desa. Dari empat calon kades, termasuk Syamsul, kades tiga periode. Mereka sama-sama mencalonkan diri untuk maju pada pada 30 Agustus 2018 lalu. Namun dari kemenangan pihak Syamsul,  ada dugaan kecurangan. Yakni dugaan pemalsuan ijazah SD.

“Dari data dan bukti copy yang kami peroleh, ijazah SD Syamsul itu diduga palsu. Nama dan bin nya berbeda. Di ijazah paket B dan C tertulis Syamsul bin Saimuddin. Sedangkan di ijazah SD Samsul bin Sanunding. Kita sudah cek ke sekolah SD yang sesuai data, namun dari pihak sekolah menyatakan tidak ada nama dan bin tersebut,” terang Ery.

Lanjutnya,  saat pemilihan kemenangan Syamsul hanya terpaut 8 suara. Syamsul calon nomor urut 2 memperoleh  suara sebanyak  237, sedangkan Yacob calon nomor empat  menghasilkan 229 suara. Calon nomor 1  Arjamsyah sebanyak 110 suara dan ketiga Iskandar sebanyak 181.

Namun,  bukan itu yang dipermasalahkan. Hasil analisis pihaknya ada indikasi sangat kuat pelanggaran pemalsuan ijazah SD tersebut.  “Kita minta keadilan dan  sengaja datang dan melaporkan ke Polda kalsel, untuk menghindari masalah yang muncul di lapangan. Jika kita lapor ke Polres sana. Bukan berarti kita ada sikap praduga tak bersalah. Nanti biarkan Polda Kalsel, yang memeriksa,” ujarnya.

Jika pihak kepolisian setelah menerima dan menindaklanjuti laporan dan ada hasil penelitian,  sehingga nantinya ada indikasi sebagai tersangka , maka pihaknya akan melayang surat ke Bupati Kotabaru.

“Kita akan layangkan surat penundaan awal ke bupati, untuk meminta penundaan  pelantikan,  satu dari 40  Kades di Kotabaru, yakni Syamsul. Diduga kuat dia bermasalah. Dan kami berharap ada perhatian dari Bupati Kotabaru,” tutupnya. (lan)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 18:26

Hadeehh..! Begini Jadinya Klo Suka Bikin Gaduh di Kos-kosan

BANJARBARU - Berkumpul di dalam satu kamar indekos dan bikin gaduh hingga larut malam, tujuh muda-mudi…

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .