MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 12 Oktober 2018 09:27
Tuntaskan Revisi UU Penyiaran

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sebelum berakhirnya masa jabatan anggota DPR Kalsel periode 2014-2019, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjanjikan untuk menuntaskan revisi Undang-Undang Penyiaran. Demikian diungkapkan anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha dalam pertemuan dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel di Banjarbaru, Kamis (11/10).

“Revisi UU penyiaran ini akan kita tuntaskan sebelum berakhirnya masa jabatan,” kata Syaifullah. Sebab jika revisi tidak bisa dituntaskan pada periode ini, lanjut dia, dikhawatirkan pembahasannya akan  dimulai dari awal lagi.  Jika tidak, maka RUU Penyiaran akan kembali terabaikan, padahal keberadaan RUU Penyiaran ini sangat diperlukan.

Terutama untuk menata penyiaran yang kini mengarah pada era digital. Karena UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dinilai tidak sesuai dengan perkembangan teknologi informasi sekarang ini. “Era digital sudah dimulai, namun RUU untuk mengaturnya hingga kini belum rampung,” ujarnya.

Hal ini juga menyangkut regulatornya, yakni KPID di daerah yang kondisinya tidak menentu, terutama masalah anggaran dengan keluarnya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, mengingat penyiaran bukan kewenangan daerah yang didanai melalui APBD. Sehingga mereka sulit melaksanakan tugas secara maksimal. “Padahal tugas KPID sangat penting dalam mengawasi lembaga penyiaran, namun terkendala masalah anggaran,” terangnya.

Pada pertemuan yang dihadiri anggota KPI Pusat, Agung Suprio ini, mantan Ketua Fraksi PPP di DPRD Kalsel ini mengatakan,  dari beberapa KPID yang dikunjungi Komisi I, kondisinya berbeda-beda. Tergantung kedekatan dengan pemerintah daerah. Mengingat masih di danai melalui APBD. “Ini yang menjadikan kinerja KPID tidak optimal,” tambahnya.

Sementara pimpinan rombongan, Andreas Hugo Pariera mengatakan, kunjungan kerja ini dalam rangka mencari masukan terkait keberadaan KPID. Yerutama perannya dalam mengawasi isi siaran dan iklan politik di lembaga penyiaran. “Kita juga mendapatkan banyaknya keluhan dari KPID yang ada, terkait masalah anggaran, karena tanpa ada anggaran yang jelas, sulit bagi KPID dalam merealisasikan tugasnya,’’ ujarnya.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kalsel, Marliyana  mengakui KPID tidak bisa melaksanakan tugas secara maksimal karena keterbatasan anggaran. Hal ini dikarenakan ketiadaan payung hukum yang jelas untuk menganggarkan dana bagi  KPID “Saat ini memang ada surat edaran Kemendagri untuk dianggarkan melalui dana hibah, namun hibah tidak bisa dilakukan tiap tahun,” tandas wanita yang biasa disapa Yana ini. (gmp)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 10:06

RUSAK TERUS, Portal Alalak Bakal Diganti Baja

BANJARMASIN – Berkali-kali ditabrak dan patah, portal Jembatan Sungai Alalak…

Selasa, 25 Juni 2019 10:01

Gambut Bakal Jadi Kota: Tanah Pertanian Akan Dipindahkan

MARTAPURA – Tanah pertanian di Kecamatan Gambut menggiurkan untuk investasi.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:52

Masih Kosong, RTH Taman Pintar Dilanjutkan Bulan Depan

BANJARBARU - Setelah tahap satu rampung akhir tahun 2018 lalu.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:49

Sampai Kini, TPA Regional Kesulitan Beroperasi

BANJARBARU - Belum memiliki alat berat, membuat TPA Regional Banjarbakula…

Selasa, 25 Juni 2019 09:27

Sayed Jafar Mau Nyalon Lagi di 2020

KOTABARU - Bupati Sayed Jafar menyatakan kesiapan kembali berlaga di…

Senin, 24 Juni 2019 15:35
SMK PP Negeri Banjarbaru

SMK-PPN Banjarbaru seleksi peserta PWMP

SMK Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Banjarbaru melaksanakan kegiatan seleksi…

Senin, 24 Juni 2019 11:03

Gambut, Penyangga Pangan atau Penyangga Kota?

Sejatinya, pemerintah Kabupaten Banjar sudah menyiapkan lahan abadi pertanian dalam…

Senin, 24 Juni 2019 10:29
Pemkab Balangan

Pembangunan Asrama Mahasiswi Balangan di Yogyakarta Masuk Perencanaan

PARINGIN – Suasana akrab dan kekeluargaan terasa pada gelaran halalbihalal…

Senin, 24 Juni 2019 09:53

Tak Ada Tawar-Menawar untuk Posisi Karmila, Harry: PAN Terbuka untuk Koalisi

BANJARMASIN - Harry Wijaya menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi…

Senin, 24 Juni 2019 09:49
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Dilatih Budi daya Kelapa Sawit

BATULICIN - Dinas Pertanian Tanbu mengadakan Pelatihan Manajemen Budi daya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*