MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:24
Banjarbaru Kekurangan Guru Pembimbing Khusus
DAMPINGI SISWA: Guru pembimbing khusus (GPK) di SMPN 5 Banjarbaru saat mendampingi para siswa berkebutuhan khusus, kemarin. Sejumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusif saat ini kekurangan GPK untuk mendampingi para ABK.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pendidikan inklusif di Banjarbaru memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Sebab, saat ini sejumlah sekolah penyelenggara inklusi kekurangan guru pembimbing khusus untuk mendampingi para siswa yang berkebutuhan khusus.

Seperti halnya SMPN 5 Banjarbaru, jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) yang menempuh pendidikan di sana tak diimbangi dengan ketersediaan guru pembimbing khusus atau GPK. "Di sini ada 10 siswa berkebutuhan khusus, sementara pendampingnya hanya dua. Idealnya, dua siswa didampingi satu guru," kata Kepala SMPN 5 Banjarbaru Undi Sukarya.

Dia mengungkapkan, kurangnya GPK membuat mereka keteteran mendampingi siswa berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian serius dibandingkan dengan pelajar lainnya. "Pelajaran yang diberikan juga kurang maksimal, jika pendampingnya kurang," ungkapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Pendamping Khusus (MGPK) SMP se-Banjarbaru ini menyampaikan, kekurangan GPK dialami sebagian besar sekolah penyelenggara inklusi. "Di Banjarbaru sendiri sudah ada sembilan SMP yang menyelenggarakan pendidikan inklusif," ucapnya.

Secara terpisah, Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Disdik Banjarbaru, Kusnadi membenarkan jika sejumlah satuan pendidikan penyelenggara inklusi di Banjarbaru kekurangan guru pendamping khusus. "Jumlah anak berkebutuhan khusus cukup banyak, namun belum diimbangi dengan ketersediaan GPK," ujarnya.

Dia menyampaikan, untuk menambah ketersediaan GPK di sekolah-sekolah. Tahun ini, Dinas Pendidikan Banjarbaru akan melaksanakan perekrutan. "ABK merupakan anak yang istimewa dan perlu pendampingan dan bimbingan oleh GPK yang memiliki kompetensi yang mumpuni," katanya.

Sebelum melakukan perekrutan, pihaknya kini sedang mendata berapa GPK yang diperlukan setiap sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif. "Saat ini masih dihitung secara cermat. Jadi, kami belum bisa memastikan berapa GPK yang kita butuhkan," pungkas Kusnadi. (ris/al/bin)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 19:05

Sahbirin Dianugerahi Pena Hijau Award

BANJARBARU – Kebijakan gerakan revolusi hijau, menanam dan menanam untuk anak cucu kita yang dikeluarkan…

Senin, 22 Oktober 2018 18:38
Pemilu 2019

Banyak Warga Tercecer dari DPT Pemilu 2019

BANJARMASIN – Helmy tampak bingung. Namanya tak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu…

Senin, 22 Oktober 2018 18:28

Pak Walikota, Jalan ini Lima Tahun Lebih tak Diperbaiki

BANJARBARU - Warga Jalan Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, mempertanyakan kinerja Pemko Banjarbaru…

Senin, 22 Oktober 2018 18:23

Relokasi Pasar Bauntung, Sekda Sebut Ada Provokator

BANJARBARU - Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah angkat bicara, terkait pro dan kontra rencana relokasi…

Senin, 22 Oktober 2018 16:14
Parlementaria Banjarbaru

Dewan Minta Tambah Sekolah Rujukan untuk Penyandang Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 diantaranya merupakan penyandang…

Senin, 22 Oktober 2018 16:13
Berita Banjarbaru

Walikota Imbau Warga Waspadai Peralihan Musim

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama wakilnya Darmawan Jaya Setiawan dan Kepala Bagian…

Senin, 22 Oktober 2018 16:11
Berita Tanah Bumbu

Melindungi Pekerja dan Pelaku Usaha

BATULICIN - Kepala Disnakertranskop dan UM Tanbu, Suhartoyo, mengatakan semua pekerjaan pasti ada resiko…

Senin, 22 Oktober 2018 16:05
Berita Tanah Bumbu

TNP2K Kunjungi Tanah Bumbu

BATULICIN - Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dibawah Sekretariat Wakil Presiden…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:27
Berita Tabalong

Ribuan Warga Meriahkan HUT TNI ke-73

TANJUNG - Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 73 dimeriahkan ribuan masyarakat…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:21

Hermansyah: Dewan Harus Ngebut

BANJARMASIN -Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menuntut DPRD Banjarmasin untuk tancap gas. Mengingat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .