MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:32
MANTAP..! Persiapan Hari Pangan Sedunia di Batola Sudah 99 Persen

Misi Pembuktian di Depan Mata

HAMPARAN HIJAU: Petani berisitirahat di sekitar area persawahan yang bakal dijadikan tempat digelarnya perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38, di Jejangkit Muara, Batola. Presiden Joko Widodo akan menghadiri puncak acara HPS pada 18 Oktober nanti.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Banyak orang yang memprediksi menanam padi di Jejangkit Muara, Batola, akan gagal. Mereka beralasan hal ini karena kondisi keasaman air, tanah dan cuaca.

Namun demikian, kenyataan di lapangan, Pemprov Kalsel dan panitia telah berhasil menanam padi di rawa. Hasilnya pun akan segera dipanen pada pada puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVIII 18 Oktober mendatang.

" Namun ternyata kita bisa melewatinya," ucap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Selatan, Fathurrahman dengan bangga. Dia mengatakan jenis padi yang ditanam ada jenis Inpara (Inbrida padi rawa) dan Inpago (Inbrida padi gogo).

“Walaupun baru tanam pertama, hamparan sawah di Jejangkit yang sudah ditanami jenis padi unggulan tersebut diprediksi mampu menghasilkan beras sampai 5 ton,” tambahnya saat Jumpa Pers, Kamis (11/10) di kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Hamparan padi itu sendiri melambai-lambai menanti para tamu yang akan datang pada even berskala besar itu.

Persiapannya acara sendiri tak main-main. Luasan lahan sawah yang digarap seluas 4.000 hektare. Lahan 750 hektare di Jejangkit dibagi menjadi 2 cluster. Cluster 240 hektar dan 510 hektar. Padi yang akan dipanen pada puncak acara HPS seluas 100 hektar berada di cluster pertama. Sisanya? "3.250 Hektar saat ini sudah digarap sekitar 50 persen," ungkap Ketua Harian HPS, Suparno.

Menurutnya, kesiapan tidak hanya pada lahan pertanian saja, melainkan sarana dan prasarana penunjang lainnya. Suparno yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahaan Pangan Provinsi Kalsel ini menyebutkan sarana jalan, lahan parkir, helipad serta jembatan penghubung yang akan dilintasi oleh para tamu, dipastikan dapat digunakan pada saat puncak acara.
"Persiapan kita sudah 99 persen," tambahnya seraya mengatakan belum bisa memastikan kedatangan Presiden Joko Widodo. "Yang pasti surat sudah saya kirimkan ke presiden,” jelasnya.

Memang, Suparno mengatakan tidak sedikit hambatan yang dihadapi di lapangan. Namun berkat kerjasama dengan semua SKPD dan instansi terkait lainnya, semuanya dapat diatasi.

“Kendala yang dihadapi cuma hama pengerek, hama tikus, banjir dan kekeringan. Kita sudah antisipasi itu semua, kalaupun kena banjir atau kekeringan prediksi di bawah seribu hektar lah,” ujarnya.

Puncak perayaan HPS tidak hanya panen -panen padi saja. Ada acara lainnya, seperti pameran dan gelar teknologi yang berhubungan dengan ketersediaan pangan, sektor pertanian, perkebunan hingga peternakan. Kemudian ada pula lomba cipta menu, lomba menggambar, gelar teknologi dan pemecahan rekor MURI 2018 .

“Acaranya ada di Jejangkit dan di Banjarbaru, presiden nanti hanya satu hari di tanggal 18 saja. Acara keseluruhan ada 11 acara,” jelasnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berharap pelaksanaan HPS berjalan aman dan lancar, termasuk antisipasi hujan dan kemungkinan kabut asap. Pentingnya HPS ini karena Kalsel ingin membuktikan lahan rawa yang banyak di Kalsel, sangat mungkin tumbuh padi.

“Kalsel mendukung keinginan Presiden Jokowi menjadi daerah agraris dengan program ketahanan pangan di tiap daerah,” katanya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .