MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:52
Permohonan Menukar Caleg Kandas, PBB Siap ke PTUN

Sidang Kasus Caleg yang Tertukar Dapil

TOLAK PERMOHONAN: Bawaslu Kalsel dihadiri Iwan Setiawan (kiri) dan Aris Mardiono dalam sidang ajudikasi, Rabu (10/10).

PROKAL.CO, Masih ingat kasus partai yang ingin menukar caleg mereka di masa kampanye? Bawaslu Kalsel akhirnya memberikan keputusan.

M OSCAR FRABY, Banjarmasin

Rabu malam tadi, sidang penyelesaian konflik sengketa (ajudikasi) di Bawaslu Kalsel digelar. Majelis sidang yang terdiri dari lima komisioner Bawaslu Kalsel membacakan secara bergantian putusan di hadapan termohon (KPU Kalsel) dan Partai Bulan Bintang (PBB) Kalsel.

Dalam putusan bernomor 002/VS.REG/631X/2018, Ketua Bawaslu Kalsel Iwan Setiawan menyatakan permohonan termohon dalam hal ini PBB Kalsel ditolak seluruhnya. Dasar penolakan adalah PKPU Nomor 20 tahun 2017 tentang Pencalonan Anggota Legislatif, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota. Di aturan tersebut sangat jelas mengatur jadwal dan tahapan pendaftaran hingga penetapan daftar calon legislatif.

Wakil Ketua Divisi Hukum KPU Kalsel Nur Zazin mengatakan, keputusan Bawaslu Kalsel sudah sesuai dengan atutan PKPU. Pihaknya sendiri siap ketika pemohon melanjutkan kasus ini ke ranah hukum di PTUN Banjarmasin atau koreksi putusan di Bawaslu RI. “Keputusan Bawaslu ini sudah tepat, apabila permohonan dikabulkan maka tahapan yang sudah berjalan akan kacau,” ujar Zazin.

Bagi yang mengikuti kasus unik ini, awal PBB Kalsel mengajukan prmohonan untuk mengutak-atik posisi caleg mereka. Mereka meminta salah seorang caleg dari daerah pemilihan (dapil) Kalsel 6 ditukar ke dapil 7. Alasannya, karena ada kesalahan penginputan di Sistem Pencalonan (Silon) Caleg.

KPU Kalsel menolak permintaan tersebut. Penolakan KPU berdasarkan nomor 5 tahun 2018 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu. Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah menegaskan jika permintaan PBB dikabulkan pihaknya berpotensi melanggar asas penyelenggara Pemilu. “Kalau kami memberikan perlakuan khusus kepada PBB soal ini, akan jadi pertanyaan oleh parpo;l lain, bahkan dinilai tak adil. Kami bisa kena etik, bahkan pidana karena melanggar administrasi Pemilu,” tegas Edy.

Apalagi dia bersikeras kekeliruan penempatan caleg ini bukan kesalahan KPU. "Semua nama caleg diinput oleh parpol sendiri," ucap Edy yang menyayangkan jeda waktu cukup panjang untuk mengoreksi tidak dimanfaatkan parpol tersebut.

Merasa permintaan mereka ditolak oleh KPU Kalsel, PBB pun meminta mediasi ke Bawaslu Kalsel. Mereka menilai KPU terlalu birokratif. “KPU Kalsel masih berkutat dengan aturan, kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu Kalsel untuk tetap melanjutkan perkara ini,” ujar Ketua DPW PBB Kalsel, Pangeran Iberahim.

Dia mengakui, persoalan ini murni kekeliruan pihaknya dalam memasukkan data. Namun, Iberahim meyakini masih ada celah untuk memperbaiki.

Sebelum sidang ajudikasi, Bawaslu Kalsel sendiri menggelar mediasi untuk kasus ini. Sayangnya mediasi berjalan buntu. Kedua belah pihak ngotot dengan argumen masing-masing untuk bisa dikabulkan. Proses penyelesaian perselisihan ini pun berlanjut ke ajudikasi melalui persidangan.

Sementara itu, meski menghormati putusan sidang ajudikasi Bawaslu Kalsel, Kuasa hukum PBB, Dian Korona mengatakan belum bisa menerima putusan Bawaslu Kalsel. Pihaknya akan memikirkan untuk melanjutkan proses hukum ke PTUN Banjarmasin. Bahkan bisa saja melakukan koreksi putusan ke Bawaslu RI. “Kami akan rapat internal dulu. Masih ada ruang permohonan ke tingkat pengadilan lain,” ujar Dian. (ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 19:05

Sahbirin Dianugerahi Pena Hijau Award

BANJARBARU – Kebijakan gerakan revolusi hijau, menanam dan menanam untuk anak cucu kita yang dikeluarkan…

Senin, 22 Oktober 2018 18:40

Polemik Kenaikan UMP 2019: Buruh Mengeluh Pengusaha Menjerit

BANJARMASIN – Pemerintah memutuskan untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2019 mendatang…

Senin, 22 Oktober 2018 18:38
Pemilu 2019

Banyak Warga Tercecer dari DPT Pemilu 2019

BANJARMASIN – Helmy tampak bingung. Namanya tak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu…

Senin, 22 Oktober 2018 18:28

Pak Walikota, Jalan ini Lima Tahun Lebih tak Diperbaiki

BANJARBARU - Warga Jalan Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, mempertanyakan kinerja Pemko Banjarbaru…

Senin, 22 Oktober 2018 18:23

Relokasi Pasar Bauntung, Sekda Sebut Ada Provokator

BANJARBARU - Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah angkat bicara, terkait pro dan kontra rencana relokasi…

Senin, 22 Oktober 2018 16:14
Parlementaria Banjarbaru

Dewan Minta Tambah Sekolah Rujukan untuk Penyandang Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 diantaranya merupakan penyandang…

Senin, 22 Oktober 2018 16:13
Berita Banjarbaru

Walikota Imbau Warga Waspadai Peralihan Musim

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama wakilnya Darmawan Jaya Setiawan dan Kepala Bagian…

Senin, 22 Oktober 2018 16:11
Berita Tanah Bumbu

Melindungi Pekerja dan Pelaku Usaha

BATULICIN - Kepala Disnakertranskop dan UM Tanbu, Suhartoyo, mengatakan semua pekerjaan pasti ada resiko…

Senin, 22 Oktober 2018 16:05
Berita Tanah Bumbu

TNP2K Kunjungi Tanah Bumbu

BATULICIN - Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dibawah Sekretariat Wakil Presiden…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:27
Berita Tabalong

Ribuan Warga Meriahkan HUT TNI ke-73

TANJUNG - Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 73 dimeriahkan ribuan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .