MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:52
Permohonan Menukar Caleg Kandas, PBB Siap ke PTUN

Sidang Kasus Caleg yang Tertukar Dapil

TOLAK PERMOHONAN: Bawaslu Kalsel dihadiri Iwan Setiawan (kiri) dan Aris Mardiono dalam sidang ajudikasi, Rabu (10/10).

PROKAL.CO, Masih ingat kasus partai yang ingin menukar caleg mereka di masa kampanye? Bawaslu Kalsel akhirnya memberikan keputusan.

M OSCAR FRABY, Banjarmasin

Rabu malam tadi, sidang penyelesaian konflik sengketa (ajudikasi) di Bawaslu Kalsel digelar. Majelis sidang yang terdiri dari lima komisioner Bawaslu Kalsel membacakan secara bergantian putusan di hadapan termohon (KPU Kalsel) dan Partai Bulan Bintang (PBB) Kalsel.

Dalam putusan bernomor 002/VS.REG/631X/2018, Ketua Bawaslu Kalsel Iwan Setiawan menyatakan permohonan termohon dalam hal ini PBB Kalsel ditolak seluruhnya. Dasar penolakan adalah PKPU Nomor 20 tahun 2017 tentang Pencalonan Anggota Legislatif, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota. Di aturan tersebut sangat jelas mengatur jadwal dan tahapan pendaftaran hingga penetapan daftar calon legislatif.

Wakil Ketua Divisi Hukum KPU Kalsel Nur Zazin mengatakan, keputusan Bawaslu Kalsel sudah sesuai dengan atutan PKPU. Pihaknya sendiri siap ketika pemohon melanjutkan kasus ini ke ranah hukum di PTUN Banjarmasin atau koreksi putusan di Bawaslu RI. “Keputusan Bawaslu ini sudah tepat, apabila permohonan dikabulkan maka tahapan yang sudah berjalan akan kacau,” ujar Zazin.

Bagi yang mengikuti kasus unik ini, awal PBB Kalsel mengajukan prmohonan untuk mengutak-atik posisi caleg mereka. Mereka meminta salah seorang caleg dari daerah pemilihan (dapil) Kalsel 6 ditukar ke dapil 7. Alasannya, karena ada kesalahan penginputan di Sistem Pencalonan (Silon) Caleg.

KPU Kalsel menolak permintaan tersebut. Penolakan KPU berdasarkan nomor 5 tahun 2018 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu. Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah menegaskan jika permintaan PBB dikabulkan pihaknya berpotensi melanggar asas penyelenggara Pemilu. “Kalau kami memberikan perlakuan khusus kepada PBB soal ini, akan jadi pertanyaan oleh parpo;l lain, bahkan dinilai tak adil. Kami bisa kena etik, bahkan pidana karena melanggar administrasi Pemilu,” tegas Edy.

Apalagi dia bersikeras kekeliruan penempatan caleg ini bukan kesalahan KPU. "Semua nama caleg diinput oleh parpol sendiri," ucap Edy yang menyayangkan jeda waktu cukup panjang untuk mengoreksi tidak dimanfaatkan parpol tersebut.

Merasa permintaan mereka ditolak oleh KPU Kalsel, PBB pun meminta mediasi ke Bawaslu Kalsel. Mereka menilai KPU terlalu birokratif. “KPU Kalsel masih berkutat dengan aturan, kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu Kalsel untuk tetap melanjutkan perkara ini,” ujar Ketua DPW PBB Kalsel, Pangeran Iberahim.

Dia mengakui, persoalan ini murni kekeliruan pihaknya dalam memasukkan data. Namun, Iberahim meyakini masih ada celah untuk memperbaiki.

Sebelum sidang ajudikasi, Bawaslu Kalsel sendiri menggelar mediasi untuk kasus ini. Sayangnya mediasi berjalan buntu. Kedua belah pihak ngotot dengan argumen masing-masing untuk bisa dikabulkan. Proses penyelesaian perselisihan ini pun berlanjut ke ajudikasi melalui persidangan.

Sementara itu, meski menghormati putusan sidang ajudikasi Bawaslu Kalsel, Kuasa hukum PBB, Dian Korona mengatakan belum bisa menerima putusan Bawaslu Kalsel. Pihaknya akan memikirkan untuk melanjutkan proses hukum ke PTUN Banjarmasin. Bahkan bisa saja melakukan koreksi putusan ke Bawaslu RI. “Kami akan rapat internal dulu. Masih ada ruang permohonan ke tingkat pengadilan lain,” ujar Dian. (ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .