MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 13 Oktober 2018 08:36
Ini Baru Keren, Utuh Langkar Kada Menzinit
HENTIKAN: Bupati HSU, H Abdul Wahid HK mengajak pemuda untuk menjauhi narkotika dan obat ilegal.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Ramai-ramai pelajar termasuk mahasiswa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berkumpul di Loka BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) setempat,  Kamis (11/10) tadi. Tunggu, ini bukan aksi demo, tapi mereka hadir mengikuti sosialisasi keamanan obat dan makanan.

Kegiatan ini juga dihadiri Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara, dengan mengambil tema “Utuh Langkar Kada Menzinit” dan "Ayo Bersama Kita Lindungi Generasi Muda dari Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat".

Acara sosialisasi ini dihadiri Bupati HSU, H Abdul Wahid HK dan juga diisi oleh tiga narasumber baik dari BPOM, BNNK dan kalangan intelektual yakni pengajar Universitas Muhammadiyah.

Abdul Wahid mengatakan, acara ini sangat positif sekali. Apalagi dengan keterlibatan Loka BPOM yang menaugi wilayah HSU Balangan dan Tabalong. Dengan demikian warga merasa lebih aman serta dapat memeriksa makanan yang aman untuk dikonsumsi.

Tak hanya itu, sebut bupati, kehadiran BPOM di daerahnya juga dilengkapi mobil operasional sehingga dapat menjangkau setiap daerah dengan lebih cepat. "Tema ini sangat unit. Utuh Langkar Kada Menjinit (Baik Itu Kalau Tidak Mengonsumsi Dextro atau Charnophen, red). Mudahan mampu mengedukasi masyarakat kami khususnya kaum muda," sampainya.

Kepala Loka POM HSU,  Bambang Hery Purwanto mengatakan sosialisasi mengangkat isu mengenal obat, obat ilegal dan rokok, penggolongan obat bebas terbatas, obat bebas, obat keras,  serta nomor izin edar obat itu sendiri.

"Stop penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Harus dengan resep dokter,  serta jangan membeli obat secara online. Mengingat saat ini banyak obat dikonsumsi tanpa resep dan dosis yang dianjurkan. Termasuk narkotika. Tolong dijauhi," serunya.

Sekarang, banyak anak-anak muda yang memakai obat-obatan dengan lebih dari 10 biji,  bahkan 20 biji sekali minum. Ini parah dan menimbulkan kematian. (mar)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*