MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 16 Oktober 2018 11:54
Ibnu: Ini Ujian Allah yang Luar Biasa
MENANGIS: Suarna Tanjung terisak di depan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

PROKAL.CO, Suarna Tanjung terisak di depan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Jika terkenang 12 anggota keluarganya yang menjadi korban gempa Palu, otomatis mata perempuan berusia 58 tahun itu menjadi basah.

===========================

SYARAFUDDIN, Banjarmasin

===========================

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina lebih banyak diam. Dia menjadi pendengar yang setia atas cerita duka dari Syaiful Hendra dan ibunya, Suarna Tanjung.

Pemuda 31 tahun itu menunjukkan foto sang nenek dari ponselnya. Yang menjadi korban pada gempa dan tsunami yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala pada Jumat, 28 September lalu.

Suarna pun terisak. "Jika terkenang mereka, mata saya pasti basah," ujarnya. Beberapa kali dia harus membersihkan kacamatanya dengan tisu.

Keluarga besar ini kehilangan banyak, terlalu banyak. Ada 12 anggota keluarga yang dinyatakan tewas. Lima lainnya dalam status hilang. "Ya, kami tak berharap banyak atas mereka yang hilang," tambah Syaiful.

Selama empat hari, mereka kelaparan dan kehausan. Bertahan di tengah reruntuhan karena bantuan tak kunjung tiba. Mereka juga ketakutan. Melihat penjarahan terjadi dimana-mana.

Sembilan orang ini kemudian bertaruh nasib. Dengan harta hanya pakaian di badan, berjalan menuju Pelabuhan Pantoloa untuk keluar dari Palu. "Namanya Kapal Bukit Siguntang. Tujuannya katanya Makassar. Kami senang karena ada keluarga di sana," kata Syaiful.

Ternyata, kapal itu malah berlabuh di Tarakan. Syukur, ada anggota keluarga dari Banjarmasin yang menelepon. Namanya April, 54 tahun. "Om April lalu menyuruh kami ke Banjarmasin," imbuhnya.

Mereka lalu ditampung di sebuah rumah kosong bekas PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Jalan Cempaka XII Kelurahan Mawar. Tak jauh dari KUA (Kantor Urusan Agama) Banjarmasin Tengah.

Nama pengungsi lainnya adalah Hajra Rasmita Ngemba, perempuan 29 itu adalah istri Syaiful. Dengan anak mereka Sarah Putri Tanjung yang baru berusia 1,5 tahun.

Lalu ada suami Suarna, Ilyas Chaniago, 58 tahun. Pada kunjungan pertama Radar Banjarmasin kemari, Kamis (11/10) lalu, Ilyas juga tak tampak. Dia masih terlalu trauma untuk diajak membaur.

Berikutnya kakak ipar Syaiful, yakni pasangan Syahruddin, 34 tahun dan Tria Suci Ilyas, 33 tahun. Dengan kedua anak mereka Alvaro Izzatul Ghazi, 10 tahun dan adiknya Rezki Fajri, 8 tahun.

Kabar baiknya, dibantu Dinas Sosial setempat, Alvaro dan Rezki sudah kembali bersekolah. Mereka ditampung di SDN Mawar 7 di kelas IV dan I.

"Saya tidak tahu. Apakah akan kembali ke Palu atau tidak. Yang pasti, situasi di sana belum benar-benar pulih," jelas Suarna.

Sementara itu, Ibnu meminta agar sebagian hasil penggalangan dana yang hendak dikirimkan ke Palu, agar disisihkan untuk pengungsi yang ada di Banjarmasin.

"Saya sudah mendengar cerita mereka. Luar biasa. Mereka lebih dekat dan utama untuk dibantu. Saya berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka," ujarnya.

Dia juga menyampaikan ucapan turut berduka mewakili pemko. "Banjarmasin membuka diri bagi pengungsi yang ingin sementara waktu tinggal di sini dalam memulihkan traumanya. Anggaplah ini ujian dari Allah," pungkas Ibnu.

Ibnu lantas meminta Dinsos melanjutkan pelacakan. Kabarnya, ada kelompok pengungsi lain yang tiba di Banjarmasin. Ada empat kepala keluarga yang telah ditampung di Jalan Sutoyo S. (fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 14:22

Warga Amaco Tagih PLN Perbaikan Elektronik yang Rusak

BANJARBARU - Hampir dua pekan sudah kejadian rusaknya peralatan elektronik…

Minggu, 20 Januari 2019 14:05

Sudah Masuk DPT, Tapi Bagaimana Napi Kenali Para Caleg?

BANJARMASIN - Kampanye di dalam lapas dan rutan jelas dilarang.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:57

Balai Jalan Khawatirkan Kondisi Jalan Pulau Pinang

BANJARMASIN - Jalan Ahmad Yani menjadi rute vital yang bakal…

Minggu, 20 Januari 2019 13:11

50 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul, Beberapa Jalan Perlu di Tambal dan Penerangan

MARTAPURA - Menghadapi Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, sangat banyak…

Minggu, 20 Januari 2019 12:52

Menengok Kawasan Rumah Disabilitas Milik Pemko

Diresmikan pada April 2018, kini tempat tinggal di kawasan Rumah…

Minggu, 20 Januari 2019 12:38

Paman Birin di Anugerahi Alumni Berprestasi

Keluarga Besar SMAN 5 (Smali) Banjarmasin menganugerahkan alumni berprestasi kepada…

Minggu, 20 Januari 2019 11:40

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:33

Pengelola Indekos Mulai Terapkan Jam Malam

BANJARBARU – Pernah mendapati pasangan belum menikah di indekos yang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:17

Belum Genap Sebulan Bupati Banjar Kembali Rombak Kabinetnya

MARTAPURA - Tak sampai satu bulan, Bupati Banjar H Khalilurrahman…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

PJN Kalsel Siapkan Jalur Alternatif Untuk Warga Alalak

BANJARMASIN - Proses pembangunan Jembatan Alalak kian terlihat. Sebagian dinding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*