MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:07
Kasus Pencaplokan Lahan Transmigrasi, Disnakertrans Beri Keterangan di Kepolisian
MENGADU KE DEWAN: Warga transmigrasi menunjukkan berkas lahannya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pencaplokan lahan milik warga transmigrasi oleh perusahaan yang terjadi di sejumlah kabupaten di Kalsel hingga kini masih menjadi persoalan. Berhubung belum ada kejelasan penyelesaian, masyarakat sampai mendatangi DPRD Kalsel meminta bantuan. 

Ada dua daerah transmigrasi yang sudah mengadu ke dewan. Warga Trans Desa Ambawang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), dan warga Transmigrasi Desa Sinar Baru Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Lantas apa respons Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel mengenai persoalan yang juga terkait dengan instansinya? “Masalah di Desa Ambawang, saya sudah penuhi panggilan Reskrim setempat untuk dimintai keterangan,” ungkap Kasi Transmigrasi, Rahmadi, kemarin (16/10) sore.

Semua yang diketahui sudah dibeberkan kepada pihak kepolisian. Rencananya setelah pemanggilan, bersama-sama dengan kepolisian akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi lahan yang diduga dicaplok oleh perusahaan. “Rabu (9/10) rencananya mau cek lapangan, tapi tampaknya tidak jadi. Entah kapan lagi,” ujarnya.

Apakah setiap warga transmigrasi yang sudah diberikan lahan untuk bertani/berkebun mempunyai sertifikat kepemilikan tanah?  Menurut Rahmadi, setelah para transmigran diberikan pembinaan selama lima tahun mereka biasanya diberikan sertifikat hak kepemilikan atas tanah yang akan digarap dan tempat tinggalnya. “Itu resmi karena kami punya peta kapling. Jadi tidak bisa tertukar. Kalau ada hak lain, itu harus ke luar,” jelasnya.

Sementara mengenai persoalan yang terjadi di Desa Simpang Arja, Batola, Rahmadi mengaku tidak dapat menjelaskan kurang begitu mengetahui penyelesaiannya secara pasti. Dia mengaku hanya mengetahui lahan tersebut ditukar guling. “Setahu saya itu ada perjanjian tukar guling seluas 224 hektare. Namun penyelesaiannya sampai mana saya kurang tahu, karena saya waktu itu masih staf di Disnakertrans,” katanya.

Sebagaimana diketahui, perwakilan warga transmigrasi Desa Ambawang, Kabupaten Tala mendatangi Gedung DRPD Kalsel pada Kamis (11/10). Mereka tak putus asa memperjuangkan haknya untuk merebut kembali tanah miliknya yang sudah dicaplok perusahaan. Sekitar 640 hektare lahan kebun karet milik 312 warga dicaplok perusahaan. Hingga kini persoalannya masih berproses di pengadilan.

Harapan mereka, legislator mampu memediasi persoalan yang menimpa sejak dua tahun terakhir. Warga mengaku miris dengan derita ini. Lahan pemberian pemerintah melalui program transmigrasi malah dikuasai perusahaan dengan dalih Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan pisang dan karet. Bahkan sebagian kebun karet mereka sudah dibabat habis oleh pihak perusahaan tanpa kompensasi. Ketidakadilan inilah yang dituntut warga.

Begitu pula dengan warga transmigrasi Simpang Arja Desa Sinar Baru, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Batola. Karena sudah bertahun-tahun tak ada kejelasan, mereka juga mendatangi dewan dan meminta solusi karena lahan milik ratusan warga desa yang luasnya 224 hektare tumpang tindih dengan perusahaan sawit PT PBB.(gmp/az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 08:27

Pemerintah Gelontorkan Tiga Triliun Rupiah Untuk 8.122 Kelurahan

BANJARBARU - Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan dengan menggelontorkan Dana Kelurahan…

Kamis, 24 Januari 2019 08:20

Rapat Paripurna Pertama Pemko Bersama Dewan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Senin (21/1) tadi menghadiri…

Kamis, 24 Januari 2019 08:16

Sudian Noor Dukung Penuh Rencana Penerimaan PPPK

BATULICIN - Rencana pemerintah pusat yang akan melakukan penerimaan Pegawai…

Kamis, 24 Januari 2019 08:12

Gelar Ramah Tamah, Bupati Sarapan Bersama Petugas Kebersihan

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dan Sekda…

Kamis, 24 Januari 2019 08:09

Pemkab Harap BNK Bisa Segera Dibentuk

BATULICIN - Pemkab Tanbu bertekad membantu program pemerintah pusat dalam…

Rabu, 23 Januari 2019 17:43

Digelontor Dana Kelurahan, ini Kata Wawali Banjarbaru

BANJARBARU -- Dipastikannya Kota Banjarbaru kecipratan Dana Kelurahan dari Pemerintah…

Rabu, 23 Januari 2019 17:13

Gara-gara Paman Birin, Warga Pulau Laut Jadi Ketagihan

KOTABARU -- Siapa pernah menyangka matahari tenggelam di Batu Ladung…

Rabu, 23 Januari 2019 17:09

ADA APA INI..? Ketua KPUD Kalsel Diganti

BANJARMASIN - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalsel yang…

Rabu, 23 Januari 2019 15:43
Breaking News

Dirut PDAM Beberkan Penyebab Hilangnya Air Sepanjang 2018

KOTABARU - Hilangnya air PDAM di tahun 2018 sebanyak 36…

Rabu, 23 Januari 2019 15:40
Breaking News

Banjarbaru Dipastikan Dapat Kucuran Dana Kelurahan dari Pusat

BANJARBARU - Kota Banjarbaru dipastikan akan mendapat gelontoran Dana Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*