MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:07
Kasus Pencaplokan Lahan Transmigrasi, Disnakertrans Beri Keterangan di Kepolisian
MENGADU KE DEWAN: Warga transmigrasi menunjukkan berkas lahannya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pencaplokan lahan milik warga transmigrasi oleh perusahaan yang terjadi di sejumlah kabupaten di Kalsel hingga kini masih menjadi persoalan. Berhubung belum ada kejelasan penyelesaian, masyarakat sampai mendatangi DPRD Kalsel meminta bantuan. 

Ada dua daerah transmigrasi yang sudah mengadu ke dewan. Warga Trans Desa Ambawang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), dan warga Transmigrasi Desa Sinar Baru Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Lantas apa respons Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalsel mengenai persoalan yang juga terkait dengan instansinya? “Masalah di Desa Ambawang, saya sudah penuhi panggilan Reskrim setempat untuk dimintai keterangan,” ungkap Kasi Transmigrasi, Rahmadi, kemarin (16/10) sore.

Semua yang diketahui sudah dibeberkan kepada pihak kepolisian. Rencananya setelah pemanggilan, bersama-sama dengan kepolisian akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi lahan yang diduga dicaplok oleh perusahaan. “Rabu (9/10) rencananya mau cek lapangan, tapi tampaknya tidak jadi. Entah kapan lagi,” ujarnya.

Apakah setiap warga transmigrasi yang sudah diberikan lahan untuk bertani/berkebun mempunyai sertifikat kepemilikan tanah?  Menurut Rahmadi, setelah para transmigran diberikan pembinaan selama lima tahun mereka biasanya diberikan sertifikat hak kepemilikan atas tanah yang akan digarap dan tempat tinggalnya. “Itu resmi karena kami punya peta kapling. Jadi tidak bisa tertukar. Kalau ada hak lain, itu harus ke luar,” jelasnya.

Sementara mengenai persoalan yang terjadi di Desa Simpang Arja, Batola, Rahmadi mengaku tidak dapat menjelaskan kurang begitu mengetahui penyelesaiannya secara pasti. Dia mengaku hanya mengetahui lahan tersebut ditukar guling. “Setahu saya itu ada perjanjian tukar guling seluas 224 hektare. Namun penyelesaiannya sampai mana saya kurang tahu, karena saya waktu itu masih staf di Disnakertrans,” katanya.

Sebagaimana diketahui, perwakilan warga transmigrasi Desa Ambawang, Kabupaten Tala mendatangi Gedung DRPD Kalsel pada Kamis (11/10). Mereka tak putus asa memperjuangkan haknya untuk merebut kembali tanah miliknya yang sudah dicaplok perusahaan. Sekitar 640 hektare lahan kebun karet milik 312 warga dicaplok perusahaan. Hingga kini persoalannya masih berproses di pengadilan.

Harapan mereka, legislator mampu memediasi persoalan yang menimpa sejak dua tahun terakhir. Warga mengaku miris dengan derita ini. Lahan pemberian pemerintah melalui program transmigrasi malah dikuasai perusahaan dengan dalih Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan pisang dan karet. Bahkan sebagian kebun karet mereka sudah dibabat habis oleh pihak perusahaan tanpa kompensasi. Ketidakadilan inilah yang dituntut warga.

Begitu pula dengan warga transmigrasi Simpang Arja Desa Sinar Baru, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Batola. Karena sudah bertahun-tahun tak ada kejelasan, mereka juga mendatangi dewan dan meminta solusi karena lahan milik ratusan warga desa yang luasnya 224 hektare tumpang tindih dengan perusahaan sawit PT PBB.(gmp/az/dye)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 17:33

TP PKK Balangan Gelar Lomba Pemanfaatan Toga

PARINGIN --- Lomba pemanfaatan toga tingkat Kabupaten Balangan tahun 2018,…

Selasa, 20 November 2018 12:28

Mantap Brata 2019, Jajaran Polri Bersiap Amankan Pesta Demokrasi

BANJARMASIN - Pemilu 2019 tak lama lagi akan digelar. Seluruh…

Selasa, 20 November 2018 12:08

Kampanye Pesta Demokrasi Terlihat Sepi

MARABAHAN - Sejak tanggal 23 September 2018 sudah memasuki masa…

Selasa, 20 November 2018 12:03

Deteksi Sejak Dini Untuk Hentikan Penyebaran

PELAIHARI – Sejumlah tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah…

Selasa, 20 November 2018 11:18

Gara-Gara Salah Ketik Malah ini Yang Terjadi

Puluhan guru honorer gugur pada tahap administrasi PPG (Pendidikan Profesi…

Selasa, 20 November 2018 11:10

Perangkingan Hasil Ujian CPNS Cuma Sebatas Wacana

BANJARMASIN – Usulan perangkingan hasil ujian CPNS terus mengemuka. Sebagai…

Selasa, 20 November 2018 10:58

106 Kepala Daerah Akan Kunjungi Banjarmasin

BANJARMASIN - Seratus bupati dan wali kota akan bertandang ke…

Selasa, 20 November 2018 10:47

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Turut Angkat Bicara

SECARA terpisah, Walikota Banjarbaru,  turut angkat bicara soal kasus ini.…

Selasa, 20 November 2018 10:20

Tambah Rambu Larangan Parkir Guna Kurangi Kemacetan

BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru berencana akan menambah…

Selasa, 20 November 2018 09:50

Kabar Ikan Asin Berformalin, Ikan Asin di Kotabaru Berasal Dari Ikan Segar

KOTABARU - Kabar adanya ikan asin berformalin di Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .