MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:27
Penderita Epilepsi Tabrak Enam Pengendara, Satu Kena Lindas
DIRAWAT: Farihah adalah korban kecelakaan dengan luka terparah. TIga tulang bagian pahanya patah. Kini dia dirawat di RS Bhayangkara.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Pengambangan, Kompleks A Yani 1 Banjarmasin, kemarin (16/10) pagi. Sebuah minibus menabrak enam pengendara roda dua.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Enam pengendara yang beriringan memacu motor, tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus dengan nomor polisi DA 1941 TAI. Pengemudianya bernama Fahrin (28), warga Sultan Adam, RT 34, Banjarmasin Utara.

Luka terparah diderita oleh Farihah (51), warga Kompleks Mahligai, Sultan Adam. Tiga tulang bagian pahanya patah. "Salah satunya diselangkangan, " ungkapnya saat ditemui di ruang Mawar RS Bhayangkara Polda Kalsel. Pasca kecelakaan, dia memang langsung dilarikan ke RS milik Polri tersebut. Dua korban lainnya dilarikan ke RS Ulin dan sisanya diizinkan pulang.

Menurut cerita Farihah, dia adalah pengendara terakhir yang tertabrak. Sebelum minibus itu akhirnya terperosok ke dalam got.

"Tubuh saya ini dilindas. Masih ingat rasanya bagaimana ban mobil melindas. Mobil itu sampai jumping usai melindas badan saya," ceritanya.

Kala itu, Farihah dalam kondisi sadar. Dia masih bisa berdiri bahkan berjalan. "Belum merasa sakit, saya masih bisa jalan. Tetapi ketika dibantu ketepi halaman pertokoan, baru saya merasa sakit. Dan setelah dicek dokter, baru tahu kalau tulang paha saya patah," tutur ASN Bamin Satreskrim Polresta Banjarmasin itu.

Menurut Farihah, sebelum menabrak dirinya dan lima pengendara lain, minibus itu ternyata juga sempat menyerempet seorang pengendara di Jembatan Benua Anyar. Dia menyaksikannya sendiri saat melintas di jembatan itu.

“Begitu di depan Pasar A Yani, saya mendengar suara keras, tak lama langsung motor saya ditabrak. Padahal arus lalu lintas lagi tersendat,” ujarnya. Sama sekali tak terpikirkan oleh Farihah, dia ditabrak mobil yang dilihatnya di Jembatan Benua Anyar.

Di loka insiden, sopir minibus itu sempat disebut-sebut mabuk. Bahkan warga sempat geram. Namun polisi yang kala itu sedang berjaga sigap mengamankannya.

Namun belakangan diketahui, dia adalah penderita epilepsi. Yang kala itu sendang kambuh. Hal itu diutarakan oleh Kanit Gakkum Polresta Banjarmasin, Iptu Eksa P. “Kabarnya tadi diduga mabuk. Dan setelah kita tes urinenya, negative,” katanya.

Meski demikian, Eska menyebut proses hukum tetap berjalan. “Penyebabnya karena epilepsi pengemudi kambuh. Ya, tetap saja itu karena kelalaian. Pihak keluarga pengemudi siap mengganti kerugian,” pungkasnya. (lan/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*