MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 18 Oktober 2018 09:20
Paman Versus Keponakan di Pengambangan, Celurit Akhirnya Keluar
LUKA SABETAN: Dua menderita luka di telapak tangan, dagu serta bahu. Atas kejadian itu, dia meporkan pamannya ke Polsek Banjarmasin Timur

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Perkelahian antara paman dan keponakan terjadi di Simpang Pengambangan, kemarin (17/10) siang. Pemicunya sepele, karena omelan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Sang paman bernama Kurdi (39). Keponakannya adalah Riduan alias Duan (24). Keduanya tinggal bersebelahan. Sama-sama warga RT 28, Simpang Pengambangan. Kurdi merupakan adik kandung ibu Riduan.

Perkelahian itu dicipu rasa jengkel Duan. Dia menyambangi Kurdi karena tak terima atas omelan-omelan sang paman. “Paman saya itu sering ngomel-ngomel. Tetapi selalu melampiaskan ke keluarga saya. Bahkan ayah saya sebelumnya ditamparnya. Kebetulan siang itu saya terpancing. Dan berusaha menanyakan maksud dia yang setiap hari mengomel,” cerita Duan.

Kurdi rupanya tak terima dengan pertanyaan Duan. Adu mulut pun terjadi, hingga keduanya bergumul. Sang paman akhirnya mengambil celurit dan menyerang keponakannya itu hingga terluka.

“Siang itu saya lagi betulkan atap rumah bersama adik. Dia datang dan memancing saya untuk ribut. Saya sebenarnya tak ingin melawan dan ribut. Saya tak akan mengulangi lagi masuk penjara karena melakukan pembunuhan,” ungkap Duan yang merupakan mantan narapidana kasus pembunuhan.

Merasa terancam, Duan lantas berusaha menyelamatkan diri. Pamannya itu sempat mengejarnya bersama istri dan anaknya.

“Saya merasa terancam. Saya kabur keluar Gang, dan menembus ke semak hingga badan saya ini berlumur lumpur," ceritanya. Begitu keluar Gang Turi di Jalan Veteran, Pasar A Yani, Duan langsung naik ojek untuk meminta antar ke Polsek Banjarmasin Timur. Dia ingin melaporankan kejadian itu. Ojek tadi saja belum bayar,” katanya.

Atas kejadian itu, Duan mengalami luka di telapak tangan sebelah kiri, dagu serta bahu. Luka-luka itu akibat sabetan celurit pamannya. Dia kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara untuk perawatan sekaligus menjalani visum.

Sementara itu, Kanit Reskrin Polsekta Banjarmasin Timur, Iptu Timuryono menyebut, setelah personelnya langsung menuju lokasi kejadian. Mereka ingin melakukan penjemputan terhadap Kurdi. Namun, ternyata dia sudah melarikan diri. “Kami tadi cari-cari hingga ke Sungai Tabuk, tetapi tak ketemu,” kata Timuryono. Sejauh ini, pihak kepolisian masih mencoba melakukan pengejaran. (lan/ma/nur)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*