MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 18 Oktober 2018 10:51
Optimalisasi Lahan Rawa Bisa Jadi Solusi Paceklik Pangan di Jawa
HARAPAN BARU: Lahan persawahan di Desa Jejangkit Muara, Barito Kuala yang sedianya akan dipanen Presiden Joko Widodo hari ini.

PROKAL.CO, MARABAHAN -  Arti penting peringatan  Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII yang digelar hari ini di Jejangkit, Barito Kuala, sesungguhnya melampaui gebyar acaranya. Pesan pentingnya adalah Barito Kuala dan Kalsel bisa menjadi harapan bagi pertanian Indonesia.

 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaku puas atas hasil ujicoba penerapan optimalisasi lahan rawa di Batola. "Yang kita dilihat di sini adanya solusi baru untuk pangan Indonesia, itu yang terpenting,” ucapnya.

Sambil meniti pematang, dia mengatakan keberhasilan ini bisa mengatasi masa paceklik  di pulau Jawa  yang biasanya berlangsung saat musim kemarau bulan November hingga Januari.

“Ketika di pulau Jawa paceklik,  lahan rawa seperti Kalsel ini di bulan-bulan tersebut justru panen sehingga ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi kekurangan pangan itu,” katanya. 

Dia optimistis,  persoalan kekurangan pangan Indonesia ke depan dapat teratasi sepanjang lahan-lahan rawa yang ada bisa dioptimalkan dengan pola tanam seperti yang diterapkan di Desa Jejangkit Muara.

 Seluas 4 ribu hektare lahan rawa lebak di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola) direncanakan menjadi lumbung padi nasional. Seluas 100 hektarenya diagendakan langsung dipanen oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Persiapan demi persiapan sudah dilakukan Pemprov Kalsel bersama Pemkab Batola sejak bulan Juni lalu. Siang malam dilakukan penggarapan ribuan hektare lahan tersebut. Gubernur Sahbirin Noor bahkan bolak-balik untuk memantau dan turun bertani.

Kesuksesan HPS tahun ini juga menjadi sebuah tantangan bagi Kalsel di mata nasional bahkan dunia. Selain kedatangan ratusan tamu undangan dari pemerintah provinsi lain, Kalsel juga dikunjungi para duta besar dan perwakilan negara sahabat.

Dari data Biro Umum Setdaprov Kalsel, sebanyak 33 Provinsi mengirim pejabatnya menghadiri HPS tahun ini. Ada gubernur dan wakilnya langsung yang datang, ada pula yang hanya diwakili bupati hingga kepala dinasnya yang hadir. Pemprov memperkirakan, ada sebanyak 2000 tamu undangan yang hadir pagi ini.

Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, M Rusli mengungkapkan sejumlah pejabat dari provinsi tetangga tersebut menginap tersebar di kota Banjarmasin hingga di Banjabaru. “Semua hotel dipesan dari Pemprov masing-masing. Kami hanya menyediakan transportasi dari hotel ke tempat acara dan sebaliknya,” terang Rusli.

 Sehari sebelum pelaksanaan,   lokasi panggung HPS diserbu pengunjung.Mereka bukan hanya berasal dari Batola, tetapi ada juga yang datang dari Banjarmasin. Tujuan mereka untuk melihat replika jeruk dan nanas raksasa.

Pantauan Radar Banjarmasin, para pengunjung bisa bebas masuk dan berpose ria di depan replika yang dibuat dari ribuan jeruk dan nanas itu.   "Mumpung masih diperbolehkan masuk, besok  sudah tidak bisa masuk lagi," ujar Nila (23) warga Banjarmasin yang datang bersama keluarganya.

 Nila mengakui, dia datang ke lokasi HPS karena melihat unggahan  limau dan kanas raksasa di media sosial. "Datang ke sini, mau Selfie sama jeruk dan nanas raksasa," katanya yang mengaku tidak bisa menyaksikan langsung HPS hari ini.

Hal serupa juga dilakukan Jatin (35), warga Desa Sahurai yang berada tidak jauh dari lokasi HPS. Dia membawa istri dan anaknya melihat langsung lokasi HPS.  "Mumpung masih di bolehkan masuk, esok mau masuk pasti tidak dibolehkan," ujarnya.

Dari pantauan wartawan Radar Banjarmasin,  panggung utama HPS memang sudah selesai. Hanya saja tenda pameran masih belum terisi. Stan yang disediakan juga terlihat kosong.

Akses masuk sendiri belum rampung dikerjakan. Aspal baru sekitar separuh jalan. Sementara itu jalan masuk HPS  hingga Helipad ada yang baru dilakukan pengerasan. Kepala Dinas PUPR Kalsel  Roy Rizali Anwar melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib menerangkan, ada sepanjang 2 KM jalan lagi yang diselesaikan pengaspalan untuk menyempurnakan pekerjaan demi memperlancar arus tamu undangan hari ini. “Kami selesaikan hingga malam ini (tadi malam). Itupun hanya tersisa 2 KM saja lagi yang tembus ke Kabupaten Banjar. Sementara yang menuju ke Jalan Utama Handil Bakti, sudah selesai,” kata Yasin.

Di lokasi panen raya, tiga mesin panen  sudah berada di tengah lahan.  Rencananya, Presiden Indonesia Joko Widodo yang akan menggunakan mesin ini untuk melakukan panen. Meski demikian, belum ada tanda-tanda bahwa orang nomor satu di negeri ini itu bakal hadir.  Tidak ada pengaman khusus di lokasi.  Bahkan tidak ada satupun Paspampres yang terlihat. Yang ada hanya puluhan aparat kepolisian Polres Marabahan yang berjaga di lokasi.

Apakah Joko Widodo memang tidak datang ke HPS?  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengunjungi lokasi ini Selasa (16/10) juga tidak bisa memastikan.  "Kita berdoa, yang jelas kami pembantu Presiden telah hadir," ujarnya.

Hingga kemarin panitia memang belum bisa memastikan kedatangan Presiden Jokowi. Meski memang helipad sudah dibangun di lokasi acara.  Susunan acara juga sudah ramai tersebar. Namun, tak ada yang berani memastikan kedatangan mantan Walikota Solo tersebut hari ini.

 Datang atau tidak Jokowi pada acara puncak HPS tahun ini, Pemprov yang pasti sudah menyiapkan segala persiapan. “Hingga sore ini, saya belum mendapat kabar pasti datang atau tidak Presiden besok,” tutur Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Kalsel, Kurnadiansyah kemarin.

 Kapenrem 101/Antasari, Mayor Infantri, M Chairul menyebut, secara prosedural kesiapan kedatangan Presiden sudah sejak lama disiapkan. “Datang dan tidak, saya belum bisa memastikan. Kita tunggu sama-sama besok (hari ini),” kata Chairul. (mof/mr-152/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 08:27

Pemerintah Gelontorkan Tiga Triliun Rupiah Untuk 8.122 Kelurahan

BANJARBARU - Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan dengan menggelontorkan Dana Kelurahan…

Kamis, 24 Januari 2019 08:20

Rapat Paripurna Pertama Pemko Bersama Dewan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Senin (21/1) tadi menghadiri…

Kamis, 24 Januari 2019 08:16

Sudian Noor Dukung Penuh Rencana Penerimaan PPPK

BATULICIN - Rencana pemerintah pusat yang akan melakukan penerimaan Pegawai…

Kamis, 24 Januari 2019 08:12

Gelar Ramah Tamah, Bupati Sarapan Bersama Petugas Kebersihan

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dan Sekda…

Kamis, 24 Januari 2019 08:09

Pemkab Harap BNK Bisa Segera Dibentuk

BATULICIN - Pemkab Tanbu bertekad membantu program pemerintah pusat dalam…

Rabu, 23 Januari 2019 17:43

Digelontor Dana Kelurahan, ini Kata Wawali Banjarbaru

BANJARBARU -- Dipastikannya Kota Banjarbaru kecipratan Dana Kelurahan dari Pemerintah…

Rabu, 23 Januari 2019 17:13

Gara-gara Paman Birin, Warga Pulau Laut Jadi Ketagihan

KOTABARU -- Siapa pernah menyangka matahari tenggelam di Batu Ladung…

Rabu, 23 Januari 2019 17:09

ADA APA INI..? Ketua KPUD Kalsel Diganti

BANJARMASIN - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalsel yang…

Rabu, 23 Januari 2019 15:43
Breaking News

Dirut PDAM Beberkan Penyebab Hilangnya Air Sepanjang 2018

KOTABARU - Hilangnya air PDAM di tahun 2018 sebanyak 36…

Rabu, 23 Januari 2019 15:40
Breaking News

Banjarbaru Dipastikan Dapat Kucuran Dana Kelurahan dari Pusat

BANJARBARU - Kota Banjarbaru dipastikan akan mendapat gelontoran Dana Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*