MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01
Pemko Banjarmasin Cemas Menanti Adipura Kencana
PAGI DI SIRING: Warga berjalan di Siring Pierre Tendean dekat Rumah Anno 1925. Kawasan taman kota ini menjadi salah satu andalan dalam tiap penilaian Adipura. Namun pengumuman Adipura 2018, dimundurkan oleh pusat. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pemko masih harap-harap cemas. Belum ada kabar sama sekali terkait Adipura. Apakah Banjarmasin kembali meraihnya, atau justru gagal. Apalagi, sekarang yang diincar adalah Adipura Kencana.

"Kalau Adipura Kirana seperti tahun kemarin, saya yakin Banjarmasin kembali lolos. Tapi kali ini Kencana. Jelas bakal lebih berat," kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Tarianto.

Banjarmasin telah meraih Adipura Kirana dalam tiga tahun berturut-turut. Artinya, boleh mengajukan diri untuk Adipura Kencana. Setelah berhasil meraih Kencana, barulah menanjak pada Adipura yang paling prestisius, yakni Adipura Buana.

Panitia Adipura 2018 memastikan pengumuman dimundurkan. Yang biasanya jatuh pada pertengahan tahun, molor mendekati akhir tahun. Alasannya, syarat untuk meraih Adipura ditambah dan diperketat.

Penilaian tidak sekadar mengandalkan akumulasi skor dari P1 dan P2 (penilaian pertama dan kedua). Tim penilai turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi permukiman, penghijauan kota, pengelolaan sampah, dan pengendalian pencemaran. Kini, pemko juga dituntut menyusun Kebijakan dan Strategi Daerah (Jaktrada) untuk pengurangan dan penanganan sampah. Ditargetkan sampah dari sumbernya bisa ditekan, berkurang hingga 30 persen. Artinya tersisa 70 persen untuk ditangani. Target nasional ini ditetapkan tercapai pada 2025.

Tahap berikutnya, Jaktrada mesti memperoleh kepastian payung hukum. Dituangkan dan disahkan dalam Peraturan Wali Kota. "Ya, draf perwalinya sudah rampung digodok. Wali kota juga sudah membubuhkan tanda tangannya," ungkap Tarianto.

Lalu, apa bedanya antara Adipura Kirana dengan Kencana? Dijelaskannya, Kirana hanya menuntut penampilan kota yang lebih bersih dan asri. Menurutnya, hal itu mudah dicapai oleh daerah yang punya APBD besar.  "Nah, dalam Kencana, yang dituntut justru partisipasi masyarakat. Warga terlibat dengan sadar untuk menjaga kotanya. Jadi tidak melulu mengandalkan pemda yang programnya bakal menyedot banyak anggaran," bebernya.

Ditanya kapan kiranya daftar peraih Adipura diumumkan, Tarianto mengaku tidak tahu sama sekali. "Saya juga menunggu-nunggu. Kalau ada panggilan untuk verifikasi ulang, artinya masuk nominasi. Sampai sekarang belum ada," tuntasnya.(fud/at/dye)


BACA JUGA

Jumat, 22 Maret 2019 10:15
Pemkab Tanah Bumbu

ASN Sebagai Pelayan Masyarakat

BATULICIN - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VIII Kalimantan…

Jumat, 22 Maret 2019 10:13
Pemkab Tanah Bumbu

Pawai Taaruf Karang Bintang: Tingkatkan Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah

BATULICIN - Pawai Taaruf Kafilah mengawali pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran…

Jumat, 22 Maret 2019 10:11
Pemkab Tanah Bumbu

Camat Sungai Loban: TPA Butuh Sarana Belajar Memadai

BATULICIN - Camat Sungai Loban Samsir meresmikan pembangunan satu lokal…

Jumat, 22 Maret 2019 10:09

Peraturan Baru Ojol Belum Sampai Dishub Banjarbaru

BANJARBARU - Beberapa waktu lalu. Aturan ojek online (Ojol) sudah…

Jumat, 22 Maret 2019 10:05
Parlementaria

Galakkan Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Pelajar di Banjarbaru

BANJARBARU - Kenakalan remaja jadi salah satu momok yang masih…

Jumat, 22 Maret 2019 10:01
Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Jadi Tuan Rumah Raker Apeksi Regional Kalimantan

BANJARBARU - Kota Banjarbaru berkesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan…

Jumat, 22 Maret 2019 09:52

4.449 Personil Gabungan TNI/Polri Siap Amankan Pemilu 2019

BANJARMASIN - Menghadapi pesta demokrasi ini, Polda Kalsel gelar Apel…

Jumat, 22 Maret 2019 09:42

UIN Antasari Bjm: Akreditasi B pun Alhamdulillah

BANJARMASIN - Akhir tahun nanti, Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari…

Kamis, 21 Maret 2019 14:28

Ormas Kalsel Tuntut Usut Tuntas Kasus Korupsi

BANJARMASIN - Puluhan massa berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:59

Tiga Jabatan Kadis Dilelang Pemko

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas dilelang secara terbuka oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*