MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:26
Klasifier Kalsel Harus Jeli
PEMBUKAAN: Suasana Bimtek Klasi? kasi Atlet Difabel Kalsel 2018 di Hotel Roditha Banjarmasin, kemarin (19/10).

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi (Bappeda Setdaprov) Kalsel turut berpartisipasi dalam bidang pembangunan dan pengembangan olahraga Kalsel. Salah satunya dengan menggelar Pembinaan Teknis Klasifikasi Atlet Difabel Kalsel di Hotel Roditha Banjarmasin, 19-20 Oktober. Dalam kegiatan ini, Bappeda Kalsel berkeinginan untuk mencetak para klasifier untuk menentukan tingkat klasifikasi para atlet difabel.

Menurut Kepala Bappeda Kalsel, Ina Yuliani, potensi atlet difabel Kalsel cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan para atlet difabel Kalsel dalam meraih medali di ajang Asian Para Games (APG) 2018 di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Dalam ajang tersebut, ada tiga medali perak dan satu medali perunggu yang berhasil dibawah pulang para paralimpian Kalsel. Ini menandakan prestasi atlet difabel Kalsel bagus dan perlu ditingkatkan kualitasnya,” ungkap Ina.

Oleh karena itu, lanjut Ina, pihaknya merasa terpanggil dan berinisiatif dalam proses perekrutan atlet difabel melalui tahapan klasifikasi. “Untuk diketahui, klasifikasi adalah langkah awal dalam mencapai kesuksesan membina atlet difabel. Tentunya, untuk menentukan klasifikasi atlet difabel, memerlukan peranan klasifier. Mereka dituntut jeli untuk menentukan tingkatan klasifikasi disabilitas para atlet, inilah yang ingin kami tonjolkan supaya ke depan Kalsel bisa mempunyai tenaga klasifier yang mumpuni,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Comitee (NPC) Kalsel, Ahmad Firdaus menyambut baik kegiatan bimtek klasifikasi atlet difabel Kalsel tersebut. “Ini menandakan adanya kepedulian dari Pemprov Kalsel melalui Bappeda Kalsel dalam mengembangkan dan meningkatkan potensi para paralimpian Kalsel. Untuk saat ini, tenaga teknis kualifier di Kalsel memang masih minim,” sebutnya.

Di sisi lain, Daus optimistis dengan adanya kegiatan ini, maka akan semakin menambah pengetahuan dalam menganalisa tingkat disabilitas para atlet difabel. “Kebetulan, yang diundang di Bimtek ini adalah para pelatih dan pengurus NPC Kalsel dan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) se-Kalsel yang memang banyak bersentuhan dalam pembinaan atlet difabel,” tandasnya.(oza)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .