MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Jumat, 26 Oktober 2018 10:12
Peseban Buyar di Masa Injury Time Piala Soeratin U-17
TERTUNDA: Peseban Banjarmasin U-17 terpaksa harus menyelesaikan laga lanjutan babak adu penalti pagi ini, setelah bermain imbang 1-1 atas tuan rumah Gasib Barabai U-17 kemarin.

PROKAL.CO, BARABAI - Hasrat Peseban Banjarmasin untuk melangkah ke babak final Piala Soeratin U-17 tahun 2018 tertunda. Keunggulan 1-0 atas tuan rumah Gasib Barabai U-17 buyar di menit 91 saat Sahrul Roraji menciptakan gol penyeimbang 1-1 hingga akhir laga.

Bermain di Lapangan Bina Muda Pandawa Barabai, laga berjalan seru dan menarik. Perebutan bola di tengah lapangan sering terjadi hingga saling berbalas serangan.

Peseban yang mampu mencuri gol lewat sepakan jarak jauh Ricko Mangaray di menit ke-14 mampu bermain baik hingga 90 menit jalannya pertandingan.

Namun, kemenangan di depan mata buyar di masa injury time. Bermain di hari yang mulai gelap tanpa ada penerangan, konsentrasi pemain The Young Yellow Alligator ikut menurun.

Pelatih Peseban U-17, Andi Amarullah mengaku kecewa dan merasa sangat dirugikan.

"Kondisi sudah tidak kondusif untuk memainkan sebuah laga. Bahkan sudah menunjukkan pukul 18.30 pertandingan masih berlanjut tanpa ada satupun penerangan. Tentu saja jika mengacu di peraturan ini masuk dalam kondisi force majeure, dan laga harus dihentikan," ungkap Iyul.

Inspektur Pertandingan Rudi Aspian berdalih bahwa dalam kondisi tersebut sang pengadil, Anil dari Balangan masih mampu memimpin laga.

"Selagi wasit masih sanggup memimpin laga makanya kita terus melanjutkan pertandingan hingga akhir," terang Rudi.

Berhubung hasil imbang dan laga tidak bisa diteruskan, Rudi memutuskan bahwa laga dilanjutkan (26/10) pagi ini.

"Kami lanjutkan di tempat yang sama. Perangkat pertandingan yang sama, dan pemain sama juga melalui babak adu penalti," terangnya.

Manajer Peseban U-17, Rayhan Rahimi mengaku sebenarnya sulit menerima keputusan yang telah dibuat Inspektur Pertandingan.

"Kami harus berjiwa besar menyelesaikan pertandingan. Saya harap anak-anak bisa melupakan, dan fokus di babak adu penalti nanti," tuntasnya.(bir/az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .