MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 Oktober 2018 15:29
Gawat, 20 Persen Izin PT MCM Kawasan Karst
MASIH ASRI: Sekelompok pendaki gunung mendaki Tanjakan Puncak Kilai yang masuk wilayah Batang Alai Timur Hulu Sungai Tengah di pedalaman pegunungan Meratus Kalsel, Januari 2018 silam.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Wajar jika rencana penambangan PT Mantimin Coal Mining (MCM) di kawasan Pegunungan Meratus menuai penolakan. Itu dikarenakan, di sana terdapat karst yang harus dijaga.

Perbukitan kapur ini merupakan ekosistem yang berfungsi sebagai akuifer air dan penjaga keseimbangan ekosistem regional.

Berdasarkan data dari Dinas ESDM Kalsel, perbukitan karst memang berada di sebelah Timur wilayah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT MCM. Tepatnya, di blok Batu Tangga, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Membentang dari arah Barat Daya ke Timur Laut.

"Luas kawasan karst yang masuk PKP2B PT MCM, sekitar 20 persen dari jumlah luas izin keseluruhan yang mereka miliki," kata Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Kalsel, Gunawan Harjito.

Namun, dari informasi yang didapatkannya, dia menyebut blok di perbukitan karst nampaknya tidak masuk dalam rencana eksploitasi. Sebab, batukapur bukan formasi pembawa batubara. "Jadi kalau digali kemungkinan tidak ada batubaranya," ucapnya.

PT MCM sendiri tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas ESDM, semenjak adanya penolakan terhadap izinnya di wilayah Blok Batu Tangga. "Mereka tak pernah datang untuk berkoordinasi atau sekadar meminta saran ke kami," ujar pria yang akrab disapa Gunawan ini.

Meski begitu, dia memastikan PT MCM tak akan bisa melakukan kegiatan pertambangan sebelum memilik Izin Lingkungan Hidup dan Amdal (Analisis dampak lingkungan). Amdal merupakan salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha atau suatu kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup.

Nada yang sama sebelumnya disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Ikhlas Indar. Hingga saat ini PT MCM belum mengantongi amdal. Khususnya di Blok Batu Tangga yang berada di kawasan pegunungan Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Saya tegaskan, meski gugatan dari Walhi ditolak oleh PTUN Jakarta, tetap saja PT MCM tak bisa melakukan eksploitasi. Mereka belum punya amdal," beber Ikhlas kemarin.

Pemprov memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi terbitnya dokumen Amdal pasca terbitnya UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sejatinya, PT MCM pernah mengajukan amdal di awal tahun 2010 lalu, namun dikembalikan karena adanya penolakan keras dari masyarakat dan pemerintah kabupaten.

“Setelah itu, hingga sekarang, tak ada lagi pengajuan dokumen amdal ke kami (Pemprov),” terangnya.

Karena itu, mantan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel itu mengatakan masyarakat tak perlu khawatir. Pegunungan Meratus tak akan ditambang selama PT MCM tidak memegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dari Kementerian ESDM. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 15:53
Pemkab Balangan

Peringati Hari Bumi, Tanam Pohon Bersama

PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Lingkungan Hidup, helat…

Rabu, 24 April 2019 15:14

Pemungutan Suara Ulang di TPS 3 Haratai: 27 April

KANDANGAN – Setelah mengkaji usulan Bawaslu Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Rabu, 24 April 2019 12:40
BREAKING NEWS

Kelelahan, Caleg di Tanah Laut Meninggal Dunia.

PELAIHARI-Tidak hanya anggota KPPS dan Aparat Kepolisian yang kehilangan nyawa…

Rabu, 24 April 2019 11:07

Rekapitulasi Landasan Ulin dan Cempaka Lancar

Sementara itu, dua PPK lainnya yakni; Landasan Ulin & Cempaka.…

Rabu, 24 April 2019 11:03
Dinamika Proses Rekapitulasi Suara Tingkat Kecamatan

Tak Cocok, Terpaksa Hitung Ulang di PPK

BANJARBARU - Hampir sepekan pasca hari H pencoblosan pada 17…

Rabu, 24 April 2019 09:43

Terhitung Ganda, Surat Suara TPS 37 Banjarmasin Barat Dihitung Ulang

BANJARMASIN - Petugas rekapitulasi C1 di Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat…

Rabu, 24 April 2019 09:41

Berapa sih Tagihan Penerang Jalan Umum Banjarmasin Perbulannya? Rp1,7 Miliar !

BANJARMASIN – Untuk menerangani ruas jalan di kota ini, ongkosnya…

Rabu, 24 April 2019 09:36

Golkar Diprediksi Kehilangan Dua Kursi

BANJARMASIN – Perhitungan perolehan suara pileg kota ini masih berlangsung…

Rabu, 24 April 2019 09:31
Pemkab Tanah Bumbu

BPD Sukamaju Dilantik

BATULICIN - Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah…

Rabu, 24 April 2019 09:30
Pemkab Tanah Bumbu

Pimpinan SKPD Harus Jadi Motivator

BATULICIN - Pimpinan SKPD harus mampu menjadi motivator atau pendorong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*