MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

LIFESTYLE

Senin, 29 Oktober 2018 14:56
Bandarmasih Undefeated, Ajang Unjuk Eksistensi Band Indie
MERIAH : Bandarmasih Undefeated yang berlangsung meriah tadi malam (28/10).

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Bandarmasih Undefeated berlangsung, tadi malam (28/10). Konser indoor band indie Banjarmasin dan Banjarbaru ini adalah ekspresi kegelisahan.

Gelaran tersebut dimulai sejak pukul 19.00 Wita. Bertempat di Jorong Cafe and Resto. Rockapudink menjadi band pembuka dalam gelaran tersebut. Menampilkan hits andalan mereka, band pop punk ini berhasil menghentak suasana.

Bandarmasih Undefeated dikemas dalam penampilan band-band indie luar biasa Kalsel. Acara itu berlangsung sekitar 3 jam 30 menit.

Selain Rockapudink, ada sembilan band lagi yang tampil. Yakni Antrodemus, Bejad Jr., Born Alive In Chaos, Heart Seeker Rockets, Naughty Hand, Penembak Jitu, Rocknroll Jahat, Borneo Clan serta South District. Masing-masing band tampil selama 20 menit.

Event ini digelar bukan tanpa alasan. Gabungan Band Indie Kalsel memutuskun untuk menggelar Bandarmasih Undefeated karena keresahan. Bagi mereka hampir tak ada ruang untuk menunjukkan karya. Lantaran sudah tak banyak lagi event yang mengusung konsep penampilan band Indie di Banjarmasin.

Jika dulu, sering digelar panggung pensi. Sekarang tidak lagi. Hiburan musik band indie tergeser dengan keberadaan event musik spektakuler yang mendatangkan bintang tamu ternama. "Ini jadi ruang pembatas band indie unjuk gigi," ucap Robertus Happy Bima Saputra, salah satu penggarap acara.

Problem lainnya, keberadaan pentas seni yang digarap anak-anak muda kini menjadi langka. Padahal, lewat gelaran seperti itu, musisi muda bisa menunjukkan karya sekaligus belajar menggarap event. "Dulunya sering diadakan pentas seni, sekarang sepi," ucapnya.

Dari semua problem, yang paling utama soal biaya. Konser-konser musik sangat bergantung pada sponsorship. Masalahnya, tak semudah itu mencari sponsor.

Kemudian munculah ide Bandarmasih Undefeated. Sebagai gebrakan melawan situasi itu. Band-band indie Banjarmasin dan Banjarbaru hendak membuktikan kemandirian. Bahwa mereka masih bisa unjuk kebolehan.

Sejak dua bulan lalu, Happy dkk disibukkan dengan persiapan. Lewat Bandarmasih Undefeated, band indie lokal menunjukkan eksistensinya. Tajuk acaranya sendiri bermakna Banjarmasin tak terkalahkan. Filosofinya, meski digempur band dan event besar, band indie lokal masih bisa menunjukkan jati diri.

Yang membuat gelaran ini lebih spesial, digarap secara swadaya oleh musisi indie. Mereka patungan untuk menutupi biaya event. "Kami patungan biar acara ini tetap berjalan," ujar personel South District Borneo Reggae itu.

Jika event musik pada umumnya membatasi penonton di bawah umur, maka tidak di sini. Karena misinya, agar gelaran tersebut menginspirasi para pelajar. Dan yang terpenting, Bandarmasih Undefeated tak menarik biaya masuk.

Event ini baru permulaan. Karena rencananya Bandarmasih Undefeated bakal digelar rutin alias berkelanjutan. "Banjarmasin Undefeated menjadi gerakan sekaligus wadahnya band indie Banjarmasin-Banjarbaru menunjukkan buah karya mereka," pungkas Happy.

Salah seorang penonton, Muhammad Refky (19) mengaku terhibur dengan gelaran tersebut. Menurutnya, tak banyak event musik yang menyediakan keberagaman genre dalam satu panggung. "Rock, Hip Hop, Metal bersatu dalam satu event. Bikin konser ini lebih berwarna. Terlebih yang tampil semuanya anak-anak muda dari band lokal," ucap Mahasiswa Uniska Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin itu. (mr-150/ma/nur)


BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:32

Dua Kapal Perang TNI Singgah di Banjarmasin

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .