MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 30 Oktober 2018 17:34
Parlementaria Balangan
DPRD Balangan Soroti Kesejahteraan Petani Karet
PERKEBUNAN : Panen perdana karet hasil peremajaan di Desa Kalahiang yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRS Balangan M Nor Iswan, dan Anggota Komisi II DPRD Balangan, Sahmadi.

PROKAL.CO, PARINGIN  – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Sahmadi meminta Pemerintah Daerah setempat khusus dinas terkait agar bisa meniru keberhasilan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) PT Adaro Indonesia dalam program peremajaan perkebunan milik masyarakat.

“Pola yang dijalankan YABN ini seharusnya menjadi motivasi dan standar kegiatan pemerintah daerah dalam memacu perkembangan perkebunan karet di Balangan,’’ ujar Sahmadi disela acara panen perdana kebun karet hamparan di desa Kalahiang Kecamatan Paringin, Senin, (29/10).

Selain itu, menurut politisi partai Bulan Bintang ini, Pemerintah juga harus fokus berupaya menggiatkan program peremajaan perkebunan milik masyarakat salah satunya melakukan kolaborasi dengan asosiasi pengusaha karet dalam upaya meningkatkan produktivitas dan harga perkebunan karet rakyat yang ada.

“Apalagi komoditi karet inikan menjadi komoditi utama penunjang perekonomian masyarakat Balangan secara luas. Sudah sepatutnya sektor perkebunan khususnya karet menjadi perhatian khusus,’’ bebernya.

Terpenting menurut Sahmadi, program peremajaan karet ini jangan hanya fokus meningkatkan produktivitas perkebunan karet, tetapi juga terpenting mengutamakan kesejahteraan petani karet itu sendiri melalui perbaikan harga yang stabil.

Sebelumnya, Bupati Balangan H Ansharuddin mengakui, jika sektor perkebunan khusus komoditi karet di Kabupaten Balangan terus diperkuat keberadaannya, ini tidak terlepas dari kondisi dimana karet menjadi komoditi dominan yang menjadi lahan mata pencarian bagi warga di Kabupaten yang berjuluk Bumi Sanggam tersebut serta sekaligus merealisasikan janji politik saat Pilkada lalu.

“Berbagai upaya terus kita lakukan guna memaksimalkan sektor komoditi karet ini. Di antara upaya yang kita dilakukan yakni, lewat penyediaan bibit unggul, sosialisasi dan praktis budidaya, penyediaan bahan campuran karet dan bahkan mengkoordinasikan dengan pangsa pasar dengan harga yang cukup memadai,’’ bebernya.

Khusus tahun 2018 ini, menurut orang nomor satu di Bumi Sanggam ini, pihaknya fokos meningkatkan kualitas lewat bantuan deorab (cairan pembeku) untuk membekukan karet.

“Kita berharap dengan meningkatnya kualitas karet, maka harganya pun juga turut meningkat,’’ ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Balangan  Tuhalus menyebutkan, bahwa luas perkebunan Karet di Balangan sekitar 37.939 Ha yang tersebar di 8 kecamatan.

Sampai saat ini, menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan guna mendukung eksistensi karet sebagai sektor ekonomi masyarakat luas di Balangan.

“Khusus tahun ini kita menyediakan anggaran kurang lebih Rp 3 miliar untuk bidang perkebunan karet yang terdiri dari pembagian deorab bagi para petani, pembangunan gudang penyimpanan karet, penanggulangan penyakit dan program lainnya,’’ bebernya.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Balangan, M Nor Iswan menilai, apa yang dilakukan pemerintah daerah dalam merealisasikan program peningkatan/menstabilkan harga karet ini, masih setengah-setengah alias tidak maksimal.

Hal tersebut, menurut politisi PKS ini, bisa dilihat dari besaran anggaran yang disediakan khusus untuk menunjang program tersebut, dimana anggaran yang disediakan hanya sekitar Rp3 miliar.

Dengan besaran anggaran tersebut, menurut Iswan, masih jauh dari cukup jika ingin menstabilkan harga karet dan seharusnya ada program lain selain peningkatan kualitas untuk menaikkan harga karet.

Selain anggaran yang rendah, lebih jauh dirinya menilai, tidak adanya program penunjang dari dinas lain, selain di dinas pertanian terkait program ini juga menandakan tidak seriusnya pemerintah untuk mewujudkan peningkatan harga karet.

Seharusnya, menurut salah satu tokoh muda Bumi Sanggam ini, program peningkatan/menstabilkan harga karet ini, harus dilakukan keroyokan bukan hanya dibebankan hanya kepada dinas pertanian saja.

Dirinya mencontohkan, jika urusan peningkatan kualitas, budidaya dan sejenisnya ok lah dilakukan oleh dinas pertanian. Tapi jika terkait, masalah distribusi dan fluktuasi harga tentu yang lebih paham dan pas adalah dinas perdagangan, begitu pula jika menyangkut bidang pendukung lainnya seperti Infrastruktur tentu dinas PU yang lebih tepat melakukannya.

“Kami di dewan tentu akan mendukung tiap program yang mempunyai tujuan bagus untuk masyarakat dengan menyetujui anggaran yang diusulkan untuk program tersebut, termasuk program menaikan harga karet ini. Jadi tinggal eksekutif, bagaimana keseriusannya untuk mewujudkannya,’’ tegasnya.

Sekedar untuk diketahu, sesuai dengan RPJMD RPJMD Balangan tahun 2016-2021 dan target, Bupati Balangan H Ansharuddin, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang pada tahun 2014/2015 sebesar 66,44 menjadi 66,75 pada tahun 2016 dan lima tahun ke depan menjadi 68,15.

Untuk pertumbuhan ekonomi Balangan, jika pada tahun 2014/2015 kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto sebesar 16,73 %, maka ditargetkan meningkat menjadi 17 % pada tahun 2016 dan dalam lima tahun ke depan menjadi 18,00 %. Khusus untuk tingkat kemiskinan di kabupaten Balangan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati dengan Jargon SEHATI ini,  menargetkan menurun pada tahun 2016 menjadi 6,05 dan dalam lima tahun ke depan menjadi 4,90 dari yang pada tahun 2014/2015 berada di angka 6,17.

Berdasarkan arsitektur RPJMD ini sendiri, selama lima tahun ke depan Balangan setidaknya memerlukan dana sekitar Rp4,87 triliun untuk dana belanja. Besaran anggaran tersebut, direncanakan akan digunakan untuk beberapa program prioritas yang terdiri dari 16 program prioritas diantaranya, pembangunan Sport Centre, Terminal Baru dan Pengembangan jalan mulai bundaran ban dan jembatan kembar Paringin Kota dan pemanfaatan terminal lama sebagai ruang terbuka dan taman kota. (why)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 14:22

Warga Amaco Tagih PLN Perbaikan Elektronik yang Rusak

BANJARBARU - Hampir dua pekan sudah kejadian rusaknya peralatan elektronik…

Minggu, 20 Januari 2019 14:05

Sudah Masuk DPT, Tapi Bagaimana Napi Kenali Para Caleg?

BANJARMASIN - Kampanye di dalam lapas dan rutan jelas dilarang.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:57

Balai Jalan Khawatirkan Kondisi Jalan Pulau Pinang

BANJARMASIN - Jalan Ahmad Yani menjadi rute vital yang bakal…

Minggu, 20 Januari 2019 13:11

50 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul, Beberapa Jalan Perlu di Tambal dan Penerangan

MARTAPURA - Menghadapi Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, sangat banyak…

Minggu, 20 Januari 2019 12:52

Menengok Kawasan Rumah Disabilitas Milik Pemko

Diresmikan pada April 2018, kini tempat tinggal di kawasan Rumah…

Minggu, 20 Januari 2019 12:38

Paman Birin di Anugerahi Alumni Berprestasi

Keluarga Besar SMAN 5 (Smali) Banjarmasin menganugerahkan alumni berprestasi kepada…

Minggu, 20 Januari 2019 11:40

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:33

Pengelola Indekos Mulai Terapkan Jam Malam

BANJARBARU – Pernah mendapati pasangan belum menikah di indekos yang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:17

Belum Genap Sebulan Bupati Banjar Kembali Rombak Kabinetnya

MARTAPURA - Tak sampai satu bulan, Bupati Banjar H Khalilurrahman…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

PJN Kalsel Siapkan Jalur Alternatif Untuk Warga Alalak

BANJARMASIN - Proses pembangunan Jembatan Alalak kian terlihat. Sebagian dinding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*