MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 05 November 2018 14:54
Parlementaria Banjarbaru
DPRD Banjarbaru: Sikapi Keberadaan Penyandang Tunanetra Secara Bijaksana
Nurkhalis Anshari

PROKAL.CO, BANJARBARU - Keberadaan penyandang tunanetra di Banjarbaru, menurut Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari perlu disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah. Jangan sampai, mereka dipandang sebagai orang yang tidak bisa melakukan hal-hal produktif.

"Bila ada yang berfikir mereka adalah orang-orang yang hanya mengharap belas kasih, maka itu sebuah kekeliruan cara berfikir," katanya.

Dia mengungkapkan, para penyandang disabilitas di Banjarbaru telah membuktikan bahwa mereka hanya mengalami kekurangan pada penglihatannya. Tapi dari sisi semangat, tak ubahnya seperti orang normal yang ingin berusaha keras untuk memenuhi kebutuhannya.

"Meski memiliki keterbatasan mereka tetap semangat mencari nafkah, ada yang berprofesi sebagai tukang pijat dan pengamen," ungkapnya.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Usaha pijat mereka kalah dengan jasa pijat profesional dengan segala fasilitasnya. Begitu pula yang berprofesi sebagai pengamen, tidak bisa menghasilkan uang sesuai harapannya.  Lantaran dilarang beroperasi di lokasi-lokasi tertentu.

"Harusnya, Pemko Banjarbaru lebih bisa memperdayakan mereka. Agar mereka tetap bisa menjalankan profesinya," ujar Nurkhalis.

Dia menyampaikan, mengacu pada undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, dalam pasal 27 dijelaskan bahwa pemerintah daerah wajib melakukan perencanaan, penyelenggaraan dan evaluasi tentang pelaksanaan penghormatan, perlindungan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Sementara dalam hal efektifitas pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, harus menyiapkan rencana induk.

"Jika kita telaah undang-undang tersebut, penyandang disabilitas ditempatkan sebagai warga negara yang punya hak dan kewajiban sama dengan warga lainnya yang normal. Agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan," ucapnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 17:33

TP PKK Balangan Gelar Lomba Pemanfaatan Toga

PARINGIN --- Lomba pemanfaatan toga tingkat Kabupaten Balangan tahun 2018,…

Selasa, 20 November 2018 12:28

Mantap Brata 2019, Jajaran Polri Bersiap Amankan Pesta Demokrasi

BANJARMASIN - Pemilu 2019 tak lama lagi akan digelar. Seluruh…

Selasa, 20 November 2018 12:08

Kampanye Pesta Demokrasi Terlihat Sepi

MARABAHAN - Sejak tanggal 23 September 2018 sudah memasuki masa…

Selasa, 20 November 2018 12:03

Deteksi Sejak Dini Untuk Hentikan Penyebaran

PELAIHARI – Sejumlah tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah…

Selasa, 20 November 2018 11:18

Gara-Gara Salah Ketik Malah ini Yang Terjadi

Puluhan guru honorer gugur pada tahap administrasi PPG (Pendidikan Profesi…

Selasa, 20 November 2018 11:10

Perangkingan Hasil Ujian CPNS Cuma Sebatas Wacana

BANJARMASIN – Usulan perangkingan hasil ujian CPNS terus mengemuka. Sebagai…

Selasa, 20 November 2018 10:58

106 Kepala Daerah Akan Kunjungi Banjarmasin

BANJARMASIN - Seratus bupati dan wali kota akan bertandang ke…

Selasa, 20 November 2018 10:47

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Turut Angkat Bicara

SECARA terpisah, Walikota Banjarbaru,  turut angkat bicara soal kasus ini.…

Selasa, 20 November 2018 10:20

Tambah Rambu Larangan Parkir Guna Kurangi Kemacetan

BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru berencana akan menambah…

Selasa, 20 November 2018 09:50

Kabar Ikan Asin Berformalin, Ikan Asin di Kotabaru Berasal Dari Ikan Segar

KOTABARU - Kabar adanya ikan asin berformalin di Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .