MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 05 November 2018 14:54
Parlementaria Banjarbaru
DPRD Banjarbaru: Sikapi Keberadaan Penyandang Tunanetra Secara Bijaksana
Nurkhalis Anshari

PROKAL.CO, BANJARBARU - Keberadaan penyandang tunanetra di Banjarbaru, menurut Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari perlu disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah. Jangan sampai, mereka dipandang sebagai orang yang tidak bisa melakukan hal-hal produktif.

"Bila ada yang berfikir mereka adalah orang-orang yang hanya mengharap belas kasih, maka itu sebuah kekeliruan cara berfikir," katanya.

Dia mengungkapkan, para penyandang disabilitas di Banjarbaru telah membuktikan bahwa mereka hanya mengalami kekurangan pada penglihatannya. Tapi dari sisi semangat, tak ubahnya seperti orang normal yang ingin berusaha keras untuk memenuhi kebutuhannya.

"Meski memiliki keterbatasan mereka tetap semangat mencari nafkah, ada yang berprofesi sebagai tukang pijat dan pengamen," ungkapnya.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Usaha pijat mereka kalah dengan jasa pijat profesional dengan segala fasilitasnya. Begitu pula yang berprofesi sebagai pengamen, tidak bisa menghasilkan uang sesuai harapannya.  Lantaran dilarang beroperasi di lokasi-lokasi tertentu.

"Harusnya, Pemko Banjarbaru lebih bisa memperdayakan mereka. Agar mereka tetap bisa menjalankan profesinya," ujar Nurkhalis.

Dia menyampaikan, mengacu pada undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, dalam pasal 27 dijelaskan bahwa pemerintah daerah wajib melakukan perencanaan, penyelenggaraan dan evaluasi tentang pelaksanaan penghormatan, perlindungan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Sementara dalam hal efektifitas pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, harus menyiapkan rencana induk.

"Jika kita telaah undang-undang tersebut, penyandang disabilitas ditempatkan sebagai warga negara yang punya hak dan kewajiban sama dengan warga lainnya yang normal. Agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan," ucapnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 10:02

Siap-siap..! Jembatan Alalak I Ditutup Total Pekan Depan

BANJARMASIN - Kemacetan parah terjadi di jalur penghubung Banjarmasin dan…

Selasa, 26 Maret 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Kapolsek Sungai Loban Ajak Anggotanya Tingkatkan Imtaq

BATULICIN - Sosok polisi yang humanis merupakan harapan masyarakat saat…

Selasa, 26 Maret 2019 09:54
Pemkab Tanah Bumbu

Hj Sadariah Lantik Ketua PKK Kecamatan

BATULICIN - Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj Sadariah melantik…

Selasa, 26 Maret 2019 09:51
Pemkab Tanah Bumbu

Taruna Akademi TNI AL Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyambut kunjungan Cortesycall (CC)…

Selasa, 26 Maret 2019 09:48

Banjarbaru Tunggu Kejelasan Dana Kelurahan

BANJARBARU - Kelurahan tampaknya harus lebih bersabar lagi untuk bisa…

Selasa, 26 Maret 2019 09:33
Pemko Banjarbaru

Minggu Pagi, Menari Baegal di Kawasan Malioboro

BANJARBARU - Selain pada Sabtu (23/2) malam di Pentas Kangen…

Selasa, 26 Maret 2019 09:27

Bentuk Bandara Baru Sudah Mulai Terlihat

BANJARBARU - Satker Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor bergerak cepat…

Selasa, 26 Maret 2019 09:22
Pemko Banjarbaru

Tarian Baegal Memecah Deras Hujan di Jogja

Launching kalender event Banjarbaru tahun 2019 berbeda. Lokasinya tidak di…

Selasa, 26 Maret 2019 09:17

KPU Tunjuk 316 Lokasi Rapat Umum di Kalsel

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel menetapkan 316 lokasi…

Selasa, 26 Maret 2019 09:12

Cuaca Ekstrim Kotabaru: Berputar Tujuh Kali, Pesawat Tak Berani Mendarat

KOTABARU - Beberapa hari terakhir cuaca di pesisir Pulau Laut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*