MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 08 November 2018 13:11
Gawat, Dana Kelurahan Bisa Memangkas Dana Desa
VITAL: Jembatan di Sungai Haur Gading Hulu Sungai Utara (HSU) yang ambruk, (4/10). Dana desa bisa dipakai membenahi infrastruktur jembatan di desa-desa di Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Wacana pemberian dana bagi kelurahan yang berlaku mulai tahun depan membuat jumlah nilai dana desa mengalami pengurangan. Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat RI sendiri sudah memberikan persetujuan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang masuk dalam postur RAPBN Tahun 2019.

Alokasi TKDD untuk tahun 2019, nilainya sebesar Rp826,77 triliun. Dengan rincian dana transfer ke daerah sebesar Rp756,77 triliun, dan dana desa sebesar Rp70 triliun. Persetujuan itu juga untuk dana kelurahan yang nilainya sebesar Rp3 triliun.

Tahun depan, setiap desa di Kalsel, rencananya bakal menerima dana desa sekitar Rp1,4 miliar. Dengan catatan, tidak tergerus dana kelurahan yang akan digelontorkan pemerintah pada tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kalsel Gusti Syahyar menuturkan, jika dana kelurahan tersebut terealisasi, dipastikan jumlah dana desa yang disalurkan akan mengalami penurunan.

Sebaliknya,, jika tidak ada perubahan, setiap desa akan menerima anggaran yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Peningkatan dana desa yang diberikan seiring meningkatnya anggaran secara nasional tahun ini yang mencapai Rp73 triliun. Tahun pertama (2015), dana desa Rp 20 triliun, berikurnya menjadi Rp 47 triliun, Rp 60 triliun dan 2018 mencapai 60 triliun.

“Kalau dana kelurahan ditetapkan, tentu akan memengaruhi nilai dana desa yang disalurkan oleh pemerintah pusat,” kata Syahyar kepada wartawan usai pembukaan rapat koordinasi (rakor) II program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) 2018, Selasa (6/11).

Diketahui, dana desa tahun ini untuk Kalsel sebesar Rp1,3 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, nilainya sebesar Rp1,4 triliun.

Syahyar menjelaskan, dana desa di Kalsel tahun ini dipergunakan untuk pekerjaan jalan desa sepanjang 4.112 Km. Tak hanya itu, ada 52.635 meter jembatan yang dibangun, ditambah 48 pasar, 221 tambatan perahu.

Selain itu, 1.969 sarana air bersih, 9.075 MCK, 746 PAUD, 314 Poyandu, dan 88 sarana olahraga juga dibangun dari dana ini.

Rakor ini sendiri bertujuan agar penyaluran dana desa bisa terpantau sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sebelumnya.

“Saat ini pencairan dana desa sudah tahap yang ketiga. Selain melakukan evaluasi, juga membahas program tahun depan,” tambahnya.

Berbicara serapan dana desa tahun ini, dia mengatakan hingga bulan ini serapan sudah mencapai 80 persen.

Diyakini hingga akhir tahun nanti, akan terserap 98 persen. Dana diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setempat seperti jalan,jembatan, MCK dan sebagainya. Sisanya untuk kebutuhan usaha perekonomian masyarakat desa, sehingga mampu berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

“Semoga dengan wacana, adanya dana kelurahan, tak berpengaruh terhadap jumlah dana desa tahun depan,” harapnya.

Dana desa yang digelontorkan pemerintah sejak tiga tahun terakhir diklaim berhasil menurunkan jumlah desa sangat tertinggal dan desa tertinggal.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Hermansyah Manap menyebut, bahwa jumlah desa sangat tertinggal di Kalsel tahun ini sebanyak 857 desa, atau turun dari jumlah semula sebanyak 1.184 desa.

“Jumlah desa tertinggal di Kalsel juga turun, dari 254 desa pada 2016, menjadi 95 desa pada tahun ini,” ujar Hermansyah. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 17:33

TP PKK Balangan Gelar Lomba Pemanfaatan Toga

PARINGIN --- Lomba pemanfaatan toga tingkat Kabupaten Balangan tahun 2018,…

Selasa, 20 November 2018 12:28

Mantap Brata 2019, Jajaran Polri Bersiap Amankan Pesta Demokrasi

BANJARMASIN - Pemilu 2019 tak lama lagi akan digelar. Seluruh…

Selasa, 20 November 2018 12:08

Kampanye Pesta Demokrasi Terlihat Sepi

MARABAHAN - Sejak tanggal 23 September 2018 sudah memasuki masa…

Selasa, 20 November 2018 12:03

Deteksi Sejak Dini Untuk Hentikan Penyebaran

PELAIHARI – Sejumlah tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah…

Selasa, 20 November 2018 11:18

Gara-Gara Salah Ketik Malah ini Yang Terjadi

Puluhan guru honorer gugur pada tahap administrasi PPG (Pendidikan Profesi…

Selasa, 20 November 2018 11:10

Perangkingan Hasil Ujian CPNS Cuma Sebatas Wacana

BANJARMASIN – Usulan perangkingan hasil ujian CPNS terus mengemuka. Sebagai…

Selasa, 20 November 2018 10:58

106 Kepala Daerah Akan Kunjungi Banjarmasin

BANJARMASIN - Seratus bupati dan wali kota akan bertandang ke…

Selasa, 20 November 2018 10:47

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Turut Angkat Bicara

SECARA terpisah, Walikota Banjarbaru,  turut angkat bicara soal kasus ini.…

Selasa, 20 November 2018 10:20

Tambah Rambu Larangan Parkir Guna Kurangi Kemacetan

BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru berencana akan menambah…

Selasa, 20 November 2018 09:50

Kabar Ikan Asin Berformalin, Ikan Asin di Kotabaru Berasal Dari Ikan Segar

KOTABARU - Kabar adanya ikan asin berformalin di Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .