MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 12 November 2018 12:39
Kejati Akan Datangkan Saksi Ahli
Proyek pengadaan kapal pembersih alur Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel terus menyelidiki dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan kapal pembersih alur milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel.

Dalam waktu dekat, Kejati akan meminta keterangan dari ahli perkapalan untuk menggali kelayakan kapal seharga Rp11 miliar itu.

Sejauh ini, Kejati sudah memintai keterangan lebih dari 15 orang saksi dalam pengadaan kapal yang dianggarkan dari APBD Kalsel 2015 lalu itu. Berat dugaan memang adanya mark-up dari pengadaan kapal itu.

Asisten Pidana Khusus Kejati Kalsel Munaji menemukan beberapa spesifikasi yang tak sesuai dengan kontrak pekerjaan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ada kekurangan volume pekerjaan.

Seperti ukuran pelat baja yang seharusnya 8 ml namun yang terpasang hanya 6 ml. Begitu pula crane yang terpasang di kapal, seharusnya berkuatan 3 ton, ternyata yang terpasang hanya 2 ton.

“Setelah beberapa saksi dimintai keterangan, kami akan meminta keterangan dari saksi ahli yang berkompeten tentang perkapalan untuk mengungkap kasus ini,” ujar Munaji kepada awak media, Kamis (8/11) tadi.

Sayangnya, pihaknya belum memberi jawaban kapan saksi ahli perkapalan tersebut didatangkan untuk dimintai kesaksian. Munaji ketika dikonfirmasi kemarin, tak memberikan jawaban.

Seperti diketahui, pekan lalu secara mengejutkan, pihak Kejati Kalsel menaikkan kasus yang diselidiki sejak awal tahun 2018 tadi statusnya ke tahap penyidikan.

Kapal pembersih sampah ini sendiri, adalah satu-satunya milik Pemprov Kalsel yang digunakan untuk kebersihan alur sungai.

Berbeda dengan kapal sapu-sapu yang beroperasi di Sungai Martapura Banjarmasin, kapal ini terbilang cukup menterang.

Kapal yang dibuat dengan menggandeng rekanan PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari cabang Palembang itu memiliki fasilitas yang cukup mewah.

Fungsinya pun selain sebagai mengangkat sampah, juga sebagai pencacah enceng gondong di sungai yang dijadikan kompos.

Tak tanggung-tanggung, kapal ini memiliki empat kamera pengintai dengan ditopang monitor LCD ukuran 32 inch dan mesin pompa kebakaran.

Jika Dishub Kalsel berani menganggarkan untuk pembuatan kapal pembersih sampah di sungai, berbeda dengan Pemko Banjarmasin.

Pemko hanya memilih untuk menyewa dari swasta. Alasannya, harganya terbilang mahal. Yakni berkisar Rp5 miliar sampai Rp7 miliar. konsepnya, setengah tahun dengan APBD Pemko, setengah tahun lagi disewakan oleh balai sungai. (mof/ay/ran)

 


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 10:51

80 Pengendara Yang Terjaring Razia Jalani Sidang di Tempat

MARABAHAN - Ratusan pengendara kendaraan bermotor (ranmor) dari Marabahan menuju…

Selasa, 18 Desember 2018 10:33

Dalam Kondisi Mabuk Oplosan, Tiga Remaja Keroyok Ojek Online

BANJARMASIN – Kelakuan tiga remaja masih di bawah umur ini…

Selasa, 18 Desember 2018 10:12

Mengaku Perlu Uang, Seorang Ibu Dua Anak Curi HP Teman

BANJARMASIN - Penyesalan selalu datang belakangan. Itu diakui Reri Raudhatul…

Minggu, 16 Desember 2018 11:29

Saksi Mangkir, Polemik Sengketa Tanah di Tegal Arum Belum Temui Titik Terang

BANJARBARU - Sidang Perdata lanjutan polemik sengketa tanah tumpang tindih…

Minggu, 16 Desember 2018 10:41

Darurat!! Hermansyah Nyatakan Banjarmasin Darurat Ngelem

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyatakan kotanya sedang…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

Apes Salah Target!! Aksi Jambret Gagal Setelah Korbannya Menerjang Pelaku

BANJARMASIN - Noor Rahman alias Rahman  (46), tertangkap setelah mengambil…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:38

Korsleting Listrik Hanguskan Salah Satu Rumah Warga Sarang Halang

KANDANGAN – Warga Desa Sarang Halang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28

Disidang, Bos Miras Ungkap Alasannya Menjual Minuman Keras

BANJARBARU - Teka teki pemilik dari 485 botol minuman keras…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Warga Tala Dibuat Geger, Penjaga Warung Akhiri Hidup Dengan Gantung DiriĀ 

PELAIHARI - Warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut…

Jumat, 14 Desember 2018 10:27

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU - Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .