MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 09:05
HEBOH...! Polisi Kejar-Kejaran Dan Sempat Berduel Dengan "Pak Ogah"
SEMPAT MELAWAN: Dua orang Pak Ogah, Bani (kaos biru) dan Hendrik (kaos merah) diamankan Satlantas Polres Banjarbaru di Mapolres Banjarbaru usai menjalankan profesinya di u-turn depan Tower Taman Van Der Pijl Banjarbaru pada Selasa (13/11) sore. FOTO: muhammad rifani

PROKAL.CO, BANJARBARU - Dua orang "Pak Ogah" yang beroperasi liar di U-Turn depan Tower Taman Van Der Pijl, Rabu (13/11) tadi diamankan Satuan Lantas Polres Banjarbaru. Petugas harus bekerja keras saat meringkus mereka, sebab keduanya sempat melakukan perlawanan.

Bahkan, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Banjarbaru Ipda Hartono yang ketika itu memimpin penangkapan terkena tendangan dari salah seorang "Pak Ogah" bernama Hendrik. "Tangan saya juga berdarah, karena kena cakarannya," kata Hartono.

Selain adu duel, petugas dan kedua pengatur lalu lintas ilegal itu juga sempat saling kejar-kejaran. "Satu orang bernama Bani sempat kabur ketika kita datang, tapi berhasil kami amankan di depan Lapangan Basket Rebatig," ucapnya.

Kasus penertiban Pak Ogah sendiri sebetulnya bukan yang pertama. Selama satu bulan terakhir, Satlantas Banjarbaru telah berhasil menangkap 20 orang di wilayah Banjarbaru.

Aktivitas mereka memang dilarang oleh pihak Kepolisian Banjarbaru. Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya menegaskan bahwa tidak boleh ada aktivitas Pak Ogah dan Premanisme di wilayah hukum Banjarbaru.

Lantaran banyaknya pengaduan dari masyarakat. "Kita dapat laporan dan pengaduan soal ini, sebab meresahkan masyarakat," ucap Kapolres Kelana Jaya melalui Kasubbag Humas, AKP Siti Rohayati.

Dia mengungkapkan, dari temuan pihak kepolisian. Bahwa ternyata aktivitas Pak Ogah punya dampak buruk. Pertama karena aktivitasnya yang bisa membuat kemacetan. Lalu, tidak adanya pengetahuan dan keilmuan soal pengaturan arus lalu lintas.

"Mereka tidak memiliki ilmu dan pengetahuan itu, sudah pernah terjadi ada kecelakaan akibat mereka. Terus kebanyakan juga bekerja dalam keadaan tidak sadar, sering mengonsumsi miras oplosan atau obat-obatan terlarang," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan saat ini pihaknya tengah mengejar koordinator dari para Pak Ogah. Sebab dari keterangan yang sudah tertangkap, bahwa mereka dikoordinir oleh dua orang. "Kita sudah mengantongi data dan namanya, koordinator ini terus kita kejar. Karena, mereka punya peran atas kejadian ini," ucapnya.

Soal cara kerja para pengatur lalu lintas gadungan itu, diketahui menggunakan sistem setoran. Setiap Pak Ogah menyetor uang sebesar Rp5 ribu untuk satu shift bekerja di beberapa titik.

"Titik favorit ada di depan tower, mereka bekerja dari sore menjelang Magrib. Sistemnya shift dengan durasi satu orang satu jam, satu orang bisa dapat dua shift. Pendapatannya biasanya Rp80 ribu perhari untuk dua shift," ungkap wanita yang akrab disapa Siti ini.

Diterangkannya, untuk para Pak Ogah yang diamankan petugas kepolisian. Mereka akan diserahkan kepada pihak Satpol PP Banjarbaru selaku penegak Perda.

"Mereka akan dibina dan didata oleh Satpol PP Banjarbaru, apakah nanti akan mendapat sanski dan dilanjutkan ke persidangan, itu wewenang pihak Satpol PP," pungkasnya. (rvn/ij/ris)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 16:26

Sopir Tronton yang Langgar U Turn di Pal 29 jadi Tersangka, Ternyata Dia Warga Bekasi

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Banjarbaru pada…

Selasa, 23 Juli 2019 08:54

Sepuluh Rumah dan Kubah Dingin Hangus di Daha Selatan HSS

KANDANGAN – Warga Desa Pasungkan, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai…

Selasa, 23 Juli 2019 08:37

Pelajar Kelas 5 SD Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Besi Sungai Kuin

BANJARMASIN - Menghilangnya Muammar Khadafi terjawab sudah. Pelajar kelas V…

Selasa, 23 Juli 2019 08:26

KONI Banjarbaru Tersandung Dana Hibah, Nilainya Capai 6,7 Miliar Rupiah, Begini Penjelasan Pihak Terkait

BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Banjarbaru memilih waktu yang spesial untuk…

Senin, 22 Juli 2019 12:36

Anak SD Berlarian, Gudang Penyimpanan Galam Terbakar

RANTAU - Begitu ada asap membubuk anak-anak sekolah dasar (SD)…

Senin, 22 Juli 2019 12:08

Diduga Balapan Liar di Pal 4, Enam Motor Diamankan

BANJARMASIN - Enam buah motor berbagai jenis milik diduga pembalap…

Senin, 22 Juli 2019 11:52

Jual Gas Melon Kemahalan, Marjuni Diamankan Aparat

AMUNTAI – Gara-gara menjual harga gas LPG 3 Kg melebihi…

Senin, 22 Juli 2019 11:12

Ngeri, Pelajar Pria Diduga Cabuli Bocah di Kotabaru

KOTABARU - Sabtu (20/7) tadi, dua sekawan bocah berusia lima…

Senin, 22 Juli 2019 10:10

Mengaku Polisi dengan Pistol Mainan, Begal ini Ditangkap

BANJARMASIN - Muhammad Rizki Ramadani alias Dani akhirnya diringkus. Selama…

Senin, 22 Juli 2019 06:52

Minibus Seruduk Truk Kontainer di Pal 29

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan A Yani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*